
aiotrade, JAKARTA – Meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) mengalami penurunan selama periode 22–24 Desember 2025, beberapa saham tetap menunjukkan kinerja yang kuat dan masuk dalam daftar 10 saham dengan pertumbuhan terbesar selama minggu Natal ini.
Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PT Trimitra Prawara Goldland Tbk. (ATAP) menjadi yang paling signifikan dalam tiga hari perdagangan terakhir. Harga sahamnya melonjak sebesar 94,61% dari Rp334 menjadi Rp650 per saham selama periode tersebut. Kenaikan ini juga mencerminkan pertumbuhan yang luar biasa sepanjang tahun 2025 (year-to-date/YtD), di mana harga saham ATAP telah naik sebesar 2.500%. Pada awal tahun, harga saham ATAP hanya berada pada level Rp25 per saham.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Selain ATAP, saham PT Magna Investama Mandiri Tbk. (MGNA) juga menunjukkan performa yang mengesankan. Dari harga Rp153 per saham di awal pekan, MGNA berhasil meningkat sebesar 39,87% menjadi Rp214 per saham. Hal ini berarti kenaikan YtD-nya mencapai 1.158,82%.
Di posisi ketiga, saham PT Sekar Bumi Tbk. (SKBM) mengalami kenaikan sebesar 32,72%, sedangkan saham PT Metropolitan Land Tbk. (MTLA) naik 31,25%. Sementara itu, saham PT MDTV Media Technologies Tbk. (NETV) mengalami kenaikan sebesar 24,79%.
Saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) juga mengalami kenaikan 22,87% menjadi Rp5.050 per saham. Selama tahun 2025, harga saham INCO telah naik sebesar 39,50%. Di sisi lain, saham PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) naik sebesar 20,94% menjadi Rp2.050 per saham. Sejak awal tahun, saham HRTA telah mengalami kenaikan sebesar 479,10%.
Beberapa saham lain yang masuk dalam daftar 10 top gainers antara lain:
PT Dua Putra Utama Makmur Tbk. (DPUM): Naik 24,32%
PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk. (YULE): Naik 22,22%
PT Personel Alih Daya Tbk. (PADA)*: Naik 17,50%
Selama periode 22–24 Desember 2025, IHSG mengalami penurunan sebesar 0,83% menjadi 8.537,91 dari posisi 8.609,55 pada pekan sebelumnya. Penurunan juga terjadi pada kapitalisasi pasar Bursa sebesar 1,17% menjadi Rp15.603 triliun dari Rp15.788 triliun.
Rata-rata frekuensi transaksi harian turun sebesar 2,23% menjadi 2,74 juta kali transaksi dari 2,80 juta kali transaksi pada pekan lalu. Rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) juga mengalami penurunan sebesar 30,91% menjadi Rp23,7 triliun dari Rp34,3 triliun. Volume transaksi harian Bursa turun sebesar 18,44% menjadi 38,34 miliar saham dari 47 miliar saham.
Investor asing pada Rabu (24/12/2025) mencatatkan beli bersih sebesar Rp2,45 triliun. Namun, sepanjang tahun 2025, investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp18,36 triliun.
Berikut daftar lengkap 10 top gainers selama periode 22–24 Desember 2025:
| Kode Emiten | Harga Saat Ini (Rp) | Perubahan |
|---|---|---|
| ATAP | 650 | 94,61% |
| MGNA | 214 | 39,87% |
| SKBM | 645 | 32,72% |
| MTLA | 630 | 31,25% |
| NETV | 146 | 24,79% |
| DPUM | 276 | 24,32% |
| INCO | 5.050 | 22,87% |
| YULE | 3.300 | 22,22% |
| HRTA | 2.050 | 20,94% |
| PADA | 282 | 17,50% |
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. aiotrade tidak bertanggung jawab atas segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.