10 Tempat Angkringan Legendaris Yogyakarta yang Harus Dicoba

admin.aiotrade 12 Nov 2025 9 menit 15x dilihat
10 Tempat Angkringan Legendaris Yogyakarta yang Harus Dicoba

Daftar 10 Angkringan Legendaris di Jogjakarta yang Wajib Dicoba

Jogjakarta tidak lengkap tanpa menyebut angkringan. Gerobak sederhana beratap terpal plastik ini bukan sekadar tempat makan murah meriah, tapi juga simbol kehidupan malam Jogja yang penuh kehangatan. Dari mahasiswa hingga wisatawan, semua pernah duduk di bangku kecil sambil menikmati nasi kucing, sate usus, gorengan, dan segelas kopi jos yang mengepul hangat.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Berikut adalah daftar 10 angkringan legendaris di Jogjakarta yang wajib kamu coba:

Angkringan Klebengan

Terletak di kawasan strategis dekat kampus, Angkringan Klebengan menjadi salah satu tempat favorit mahasiswa dan wisatawan yang ingin menikmati suasana malam khas Jogja. Suasana sederhana namun selalu ramai, terutama saat jam makan malam.

Menu yang ditawarkan sangat beragam dengan harga yang bersahabat. Nasi kucing dibanderol Rp 1.500-Rp 3.000 per bungkus, sementara lauk seperti sate usus, telur puyuh, hingga bakso bakar dijual sekitar Rp 2.000 per tusuk. Ada pula pilihan lain seperti nasi bakar, tempe/tahu bacem bakar, jadah, dan berbagai sate yang tak kalah menggoda.

Angkringan Klebengan buka setiap hari pukul 21.00 hingga 00.00 malam, menjadikannya tempat ideal untuk nongkrong santai atau sekadar mengisi perut sebelum pulang.

Angkringan Pendopo Ndalem

Berada di area Prawirotaman yang dikenal sebagai pusat kuliner malam, Angkringan Ndalem menawarkan suasana yang sedikit lebih modern tanpa meninggalkan cita rasa khas Jogja. Tempatnya bersih, nyaman, dan cocok untuk bersantai setelah seharian beraktivitas.

Menu yang disajikan pun beragam, mulai dari nasi kucing, sate-satean, paket ayam kremes, hingga minuman tradisional seperti wedang jahe. Harga makanan di sini dimulai dari Rp20.000, sepadan dengan suasana dan porsi yang lebih besar dibanding angkringan biasa.

Buka setiap hari pukul 18.30 hingga 02.00 dini hari, Angkringan Ndalem selalu ramai oleh pengunjung yang ingin menikmati suasana malam Jogja dengan sentuhan elegan namun tetap bersahaja.

Angkringan Pak Jabrik (KR)

Terletak di kawasan Kaliurang, Angkringan Pak Jabrik dikenal sebagai salah satu angkringan paling ramai di Jogja, terutama saat malam hari. Suasananya meriah dengan aroma bakaran yang khas dan tawa pengunjung yang silih berganti.

Menu spesialnya antara lain nasi mercon ayam, risol isi mayo, dan sate kornet sapi yang dijual sekitar Rp 15.000. Untuk menu klasik, tersedia nasi kucing dengan harga Rp 2.000-Rp 4.000 per porsi, tergantung lauknya. Beragam sate-satean seperti sate bakso ayam pedas, sate usus, dan sate telur puyuh juga bisa jadi pilihan dengan harga bervariasi namun tetap terjangkau.

Dengan variasi menu dan harga yang ramah di kantong, Angkringan Pak Jabrik cocok untuk siswa, mahasiswa, hingga pekerja yang mencari makan malam atau camilan di tengah aktivitas malam kota Jogja. Tempat ini buka setiap hari pukul 17.00 hingga 03.00 dini hari, menjadikannya salah satu destinasi kuliner malam yang tak pernah sepi.

Angkringan Kang Harjo (Wijilan)

Di tengah kawasan kuliner gudeg terkenal di Wijilan, terdapat sebuah angkringan legendaris bernama Angkringan Kang Harjo. Banyak orang mengenalnya sebagai angkringan Wijilan, dan tempat ini memang sudah menjadi ikon kuliner malam di area tersebut.

Suasana di Angkringan Kang Harjo mencerminkan kehidupan malam Jogja yang hangat dan bersahaja. Setiap malam, aroma nasi kucing dan sate bakaran berpadu dengan tawa pengunjung yang menikmati waktu santai setelah beraktivitas. Menu yang disajikan juga lengkap, mulai dari nasi kucing dengan harga sekitar Rp 5.000-an, berbagai sate-satean seperti sate usus dan sate telur puyuh seharga Rp 2.000-an, hingga makanan berat seperti nasi pecel dan sayur lodeh yang dibanderol mulai Rp 13.000.

Harga yang ramah di kantong membuat angkringan ini digemari oleh berbagai kalangan dari mahasiswa, warga lokal, hingga wisatawan yang ingin mencicipi cita rasa khas Jogja tanpa menguras dompet. Angkringan Kang Harjo buka setiap hari mulai pukul 17.00 hingga 02.00 WIB, menjadikannya salah satu pilihan utama bagi penikmat kuliner malam di kota pelajar ini.

Angkringan Bonbin

Salah satu angkringan yang paling melekat di hati warga Jogja adalah Angkringan Bonbin. Tempat ini sudah lama menjadi ikon kuliner malam berkat nasi kucingnya yang selalu hangat dan menggoda selera.

Setiap kali nasi kucing baru diantar, aroma harumnya langsung menyebar, membuat para pelanggan berebut memilih lauk favorit mereka. Pemandangan ramai di sekitar gerobak sudah menjadi hal biasa, orang-orang sabar menunggu giliran sambil menikmati suasana khas Jogja yang akrab dan penuh canda.

Selain suasananya yang hidup, menu di Angkringan Bonbin juga terkenal murah dan bervariasi. Nasi kucing dijual dengan harga Rp 1.500-Rp 4.000 per bungkus, sementara lauk-pauk seperti sate usus, sate telur puyuh, serta tempe atau tahu bacem bisa dinikmati mulai dari harga di bawah Rp 5.000-an per tusuk atau potong.

Bagi yang ingin makan lebih kenyang tanpa menguras kantong, tersedia pula paket hemat sekitar Rp 10.000-an yang sudah termasuk nasi dan beberapa lauk pilihan. Harga yang bersahabat dan cita rasa yang khas menjadikan Angkringan Bonbin sebagai tempat favorit mahasiswa, pekerja, hingga wisatawan yang ingin menikmati kuliner malam dengan nuansa lokal.

Angkringan Lik Man

Bagi siapa pun yang pernah tinggal di Jogja, nama Angkringan Lik Man pasti sudah tidak asing lagi. Tempat ini dikenal luas sebagai ikon angkringan legendaris yang menjadi saksi sejarah kuliner malam di kota pelajar ini.

Terletak tak jauh dari Stasiun Tugu Jogjakarta, angkringan ini menjadi destinasi wajib bagi wisatawan maupun warga lokal yang ingin menikmati suasana malam khas Jogja sambil menyeruput kopi joss, kopi panas dengan arang membara yang langsung dicelupkan ke dalam gelas, menciptakan sensasi unik sekaligus aroma khas yang menggoda.

Menu makanan di Angkringan Lik Man pun tak kalah menarik. Beragam nasi kucing tersedia dengan harga mulai dari Rp 2.000 hingga Rp 4.000 per porsi, lengkap dengan pilihan lauk sederhana namun menggugah selera seperti sambal teri, oseng tempe, dan oseng ati. Untuk yang ingin makan lebih kenyang, tersedia juga paket makan sekitar Rp 10.000-an, sudah termasuk nasi dan 2-3 jenis lauk.

Selain nasi kucing, pengunjung bisa memilih berbagai lauk-pauk dan gorengan murah, seperti sate usus, sate telur puyuh, tahu dan tempe goreng, hingga menu bakaran yang harum menggoda di malam hari. Meskipun tidak ada daftar harga resmi, rata-rata makanan di sini dibanderol dengan harga sangat terjangkau, khas angkringan Jogja yang ramah di dompet siapa pun.

Angkringan ini buka setiap hari mulai pukul 16.00 hingga 01.00 dini hari, menjadikannya pilihan tepat untuk menghabiskan malam sambil menikmati kelezatan kuliner sederhana nan legendaris.

Angkringan Nganggo Suwe (Lik Adi)

Terletak di kawasan Kotagede, Angkringan Nganggo Suwe atau yang akrab dikenal dengan Angkringan Lik Adi menjadi salah satu lokasi favorit untuk nongkrong santai di malam hari, terutama bagi mahasiswa dan warga sekitar yang ingin menikmati makan malam hemat dengan suasana hangat.

Menu yang disajikan di sini pun beragam. Ada nasi bakar, tongseng keong, wedang asem panas, hingga wedang asem jahe yang siap menghangatkan malam. Selain itu, deretan lauk-pauk seperti sate usus, sate telur puyuh, tempe bacem, dan tahu bacem turut melengkapi sajian khas angkringan ini.

Soal harga, Angkringan Nganggo Suwe (Lik Adi) terkenal sangat bersahabat dengan kantong. Harga makanan berkisar antara Rp 2.000 hingga Rp 2.500 untuk berbagai gorengan seperti bakwan sayur, tempe goreng, bakwan jagung, lumpia tahu, tahu goreng, dan otak-otak crispy. Untuk menu lain seperti nasi kucing, sate-satean, atau minuman tradisional, harganya juga masih sangat terjangkau, cocok bagi mahasiswa yang merantau maupun warga lokal yang mencari santapan malam tanpa perlu keluar banyak biaya.

Dengan tempat yang santai dan menu yang bervariasi, Angkringan Nganggo Suwe menjadi tempat yang ideal untuk berbincang ringan sambil menikmati suasana malam Jogja. Angkringan ini buka setiap hari mulai pukul 17.00 hingga 02.00 dini hari, jadi jangan khawatir jika tiba-tiba lapar saat malam masih muda.

Angkringan Pak Satari

Terletak di Jalan Magelang km 15, Angkringan Pak Satari tetap menjadi tujuan utama para penggemar kuliner malam di Jogja. Angkringan ini dikenal memiliki atmosfer yang selalu ramai dan hangat, menjadikannya tempat yang cocok untuk menikmati makan malam santai bersama teman, keluarga, atau bahkan sendirian sambil menikmati malam Jogja yang tenang.

Meskipun bentuknya lebih mirip warung makan daripada angkringan tradisional, namun keaslian rasa dan kesederhanaan tetap terjaga di setiap menunya. Menu yang disajikan sangat lengkap, mulai dari nasi kucing, berbagai gorengan, sate-satean, hingga aneka wedangan seperti jahe, teh, dan kopi. Semua ditawarkan dengan harga yang sangat bersahabat, tetap mempertahankan semangat angkringan.

Pengunjung bisa menikmati nasi kucing dengan berbagai lauk, sate usus, sate telur puyuh, dan tempe bacem tanpa perlu khawatir soal harga. Angkringan ini buka setiap hari mulai pukul 16.30 hingga 03.00 dini hari, membuatnya menjadi salah satu spot kuliner malam yang tak pernah sepi dan selalu dirindukan.

Angkringan Pak Jack (PJ)

Berlokasi di sebelah barat Jembatan Gondolayu, Angkringan Pak Jek dikenal sebagai salah satu destinasi kuliner malam paling populer di Jogja. Tempatnya cukup luas dan nyaman, menjadikannya pilihan ideal untuk nongkrong santai bersama teman atau menikmati suasana malam kota.

Selain nasi kucing dan berbagai gorengan, sajian kopi jos di sini juga tak kalah legendaris. Aroma khas arang yang dicelupkan ke dalam kopi menghadirkan cita rasa unik yang selalu berhasil menarik para penikmatnya untuk kembali. Tak heran jika anak muda Jogja menjadikan Angkringan Pak Jek sebagai titik kumpul favorit setiap malam.

Dengan harga yang tetap terjangkau seperti angkringan pada umumnya, siapa pun bisa menikmati sajian khas Jogja tanpa perlu merogoh kocek dalam. Angkringan Pak Jek buka setiap hari mulai pukul 09.00 pagi hingga 12.00 malam, sehingga cocok dikunjungi kapan pun, baik untuk sarapan ringan, makan sore, maupun menemani obrolan larut malam.

Angkringan Sendang

Angkringan Sendang menjadi salah satu destinasi kuliner malam yang wajib dikunjungi di Jogja. Ciri khasnya terletak pada bungkus nasi kucing yang bertuliskan “Sendang”, menandakan cita rasa khas dan keaslian racikan yang sudah dikenal luas.

Menunya sangat beragam, mulai dari gorengan, baceman, hingga sate telur puyuh, sate usus, dan sate jeroan yang selalu menggugah selera. Harga makanan di sini juga ramah di kantong, nasi kucing dijual mulai Rp 1.500-Rp 4.000 per porsi, gorengan sekitar Rp 1.000-Rp 2.000 per buah, dan sate-satean berkisar antara Rp 2.000 hingga Rp 4.000 per tusuk, bahkan ada menu usus atau kulit ayam isi empat yang dihargai Rp 14.000.

Untuk minuman, tersedia teh, kopi, dan jahe susu dengan harga mulai dari Rp 3.000-Rp 11.000, tergantung jenis dan tambahan yang dipilih. Dengan suasana yang nyaman dan hangat, Angkringan Sendang menjadi tempat yang pas untuk bersantai bersama teman atau keluarga, apalagi buka hingga larut malam, mulai pukul 16.00 hingga 03.00 dini hari.

Jogjakarta memang tak pernah kehabisan pesona kuliner. Di balik kesederhanaannya, setiap angkringan menyimpan kehangatan, keramahan, dan cita rasa khas yang sulit ditemukan di tempat lain. Jadi, kalau kamu berkunjung ke Jogja, jangan lupa mampir ke salah satu dari sepuluh angkringan ini, karena di situlah rasa Jogja yang sesungguhnya bisa kamu nikmati.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan