10 Wilayah Jalin Kemitraan Cegah Judi Online dan Bentuk Ruang Siber Aman

admin.aiotrade 08 Nov 2025 4 menit 16x dilihat
10 Wilayah Jalin Kemitraan Cegah Judi Online dan Bentuk Ruang Siber Aman
10 Wilayah Jalin Kemitraan Cegah Judi Online dan Bentuk Ruang Siber Aman

Pemprov Jatim Perkuat Kolaborasi Digital dengan 10 Kabupaten/Kota

Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan 10 Diskominfo kabupaten/kota dalam ajang Forum Pemerintahan Digital Jawa Timur. Acara ini bertajuk “Akselerasi Pemerintahan Digital dalam Mewujudkan Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara”, yang digelar di Malang, Jumat (7/11/2025).

Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antar daerah untuk menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan produktif. Penandatanganan PKS ini mencakup kerja sama dalam bidang komunikasi, informatika, statistik dan persandian.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Sepuluh daerah yang ikut menandatangani PKS bersama Diskominfo Provinsi Jatim yaitu: Kabupaten Bangkalan, Blitar, Gresik, Mojokerto, Sidoarjo, Tuban, Sumenep, serta Kota Mojokerto, Pasuruan, dan Kota Probolinggo.

Kepala Diskominfo Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin menyampaikan apresiasi kepada para kepala dinas dan peserta forum atas komitmen mereka dalam memperkuat kolaborasi digital di tingkat daerah.

“Sepuluh PKS yang ditandatangani hari ini merupakan tahap awal. Kami ingin mereplikasi keberhasilan program Klinik Hoaks yang sudah berjalan di Jawa Timur dan memperluasnya ke bidang Komunikasi, Informatika, Persandian, Keamanan Informasi, serta Data dan Statistik,” ujar Sherlita.

Ia menambahkan bahwa kerja sama ini akan berlanjut pada tahap kedua dan ketiga hingga melibatkan seluruh 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. “Langkah ini merupakan tindak lanjut dari pembaruan MoU antara Gubernur Jawa Timur dengan para bupati dan wali kota. Kami ingin kerja sama riil di lapangan juga dituangkan dalam bentuk PKS yang konkret,” imbuhnya.

Seminar Infrastruktur Pemerintah Digital

Setelah penandatanganan dan pemberian apresiasi kepada daerah aktif dalam pencegahan judi online, acara dilanjutkan dengan seminar bertema “Infrastruktur Pemerintah Digital”. Narasumber utama, Diah Utami, Kepala Tim Kerja Kemitraan Digital Kota Inovatif dan Karakteristik Mandiri di bawah Direktorat Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi Baru Kementerian Komunikasi dan Digital RI, memaparkan sejumlah topik strategis.

Dalam paparannya, Diah membahas penguatan infrastruktur TIK daerah, keamanan siber, serta pemanfaatan teknologi baru seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan big data untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Tujuan Kolaborasi Lintas Daerah

Forum Pemerintahan Digital Jawa Timur ini menjadi bukti nyata komitmen Pemprov Jatim untuk mempercepat transformasi digital yang inklusif, aman, dan adaptif terhadap kemajuan teknologi. Melalui kolaborasi lintas daerah, Jawa Timur meneguhkan langkahnya menuju “Gerbang Baru Nusantara” — sebuah ekosistem pemerintahan digital yang terintegrasi dan berdaya saing tinggi.

Langkah Strategis Menuju Transformasi Digital

Penandatanganan PKS ini tidak hanya menjadi langkah awal, tetapi juga menjadi fondasi bagi pembentukan sistem digital yang lebih kuat dan koordinasi yang lebih baik antar daerah. Dengan adanya PKS, setiap kabupaten dan kota dapat saling berbagi sumber daya, pengetahuan, dan inovasi dalam menghadapi tantangan digital yang semakin kompleks.

Selain itu, PKS ini juga menjadi wadah untuk memperkuat kapasitas SDM di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Pelatihan dan pelibatan tenaga ahli akan menjadi bagian dari program yang direncanakan, sehingga setiap daerah mampu mengembangkan solusi digital yang sesuai dengan kebutuhan lokal.

Peran Teknologi dalam Pelayanan Publik

Teknologi seperti AI, IoT, dan big data akan menjadi kunci dalam meningkatkan efisiensi pelayanan publik. Dengan pemanfaatan teknologi tersebut, pemerintah daerah dapat memberikan layanan yang lebih cepat, akurat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Selain itu, keamanan siber juga menjadi fokus utama dalam kolaborasi ini. Dengan adanya kerja sama, setiap daerah dapat membangun sistem keamanan yang lebih kuat dan siap menghadapi ancaman cyber yang semakin meningkat.

Tantangan dan Peluang di Masa Depan

Meski ada banyak peluang, kolaborasi digital juga menghadapi tantangan, seperti perbedaan kapasitas teknologi antar daerah dan kurangnya kesadaran akan pentingnya transformasi digital. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih inklusif dan edukasi yang terus-menerus.

Melalui Forum Pemerintahan Digital Jawa Timur, diharapkan semua pihak dapat bekerja sama secara aktif dan saling mendukung dalam menciptakan lingkungan digital yang lebih baik. Dengan demikian, Jawa Timur dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia dalam menghadapi era digital.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan