110 Dapur MBG Beroperasi di Bali, Koster Ajak Manfaatkan Produk Lokal

admin.aiotrade 08 Nov 2025 2 menit 15x dilihat
110 Dapur MBG Beroperasi di Bali, Koster Ajak Manfaatkan Produk Lokal

Pengembangan Dapur Makan Bergizi Gratis di Bali

Di Denpasar, sebanyak 110 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) telah beroperasi secara resmi. Angka ini menunjukkan bahwa capaian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bali sudah mencapai 30 persen dari target yang ditetapkan. Informasi ini disampaikan oleh Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional (BGN), Tigor Pangaribuan, kepada Gubernur Bali, I Wayan Koster, pada Jumat (7/11/2025) lalu.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Selain itu, percepatan pelaksanaan Program SPPG juga terus dilakukan di Klungkung. Saat ini, tercatat empat dapur sedang dalam proses pembangunan, satu dapur masih dalam survei, dan 110 dapur lainnya sudah beroperasi di seluruh wilayah Bali.

Tigor Pangaribuan menjelaskan bahwa dari total target penerima manfaat sebanyak 1.049.967 orang, baru tercapai 275.127 orang. Target utama adalah agar seluruh dapur MBG dapat beroperasi penuh pada Februari 2026 mendatang.

Menanggapi laporan tersebut, Gubernur Bali, I Wayan Koster, meminta agar BGN juga mempertimbangkan antisipasi ketika terjadi kekurangan bahan pangan selama pelaksanaan program SPPG. Selain itu, ia menekankan pentingnya meningkatkan penggunaan pangan lokal seperti sayur mayur, telur, ikan, ayam, serta buah-buahan hasil pertanian Bali sebagai bahan utama dalam program ini.

“Hasil pertanian kita di Bali sangat cukup untuk program Makan Bergizi Gratis. Oleh karena itu, serapan pangan lokal Bali harus ditingkatkan dalam program ini,” ujar Koster.

Sebelumnya, BGN juga telah melatih 2.750 Petugas Penjamah Makan SPPG di Bali, pada Sabtu (18/10/2025). Setiap petugas wajib mampu menyajikan makanan MBG dengan aman, higienis, dan sesuai standar yang berlaku. Pelatihan ini dilakukan di empat lokasi berbeda, yaitu:

  • Di Kabupaten Tabanan, tercatat 1.000 peserta mengikuti pelatihan.
  • Di Kabupaten Badung, sebanyak 600 peserta mengikuti pelatihan.
  • Di Kabupaten Gianyar, terdapat 400 peserta.
  • Sementara untuk wilayah Kota Denpasar, diikuti oleh 750 peserta.

Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah III Badan Gizi Nasional, Ranto, SP MAP, dalam keterangan tertulis yang diterima menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari penguatan pelaksanaan teknis MBG di lapangan. Tujuan dari pelatihan penjamahan ini adalah memberikan pemahaman dan keterampilan dalam pemilahan dan penyajian makanan, sehingga makanan dapat ditangani dengan aman dan sesuai standar yang berlaku.

Ranto menekankan bahwa setiap personel yang bertugas di SPPG harus dapat melaksanakan praktek-praktek penanganan makanan dengan benar. Dengan demikian, implementasi MBG dapat dilakukan secara sistematis, berbasis data gizi, higienitas dapur, dan kepatuhan terhadap standar pelayanan yang telah ditetapkan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan