
Daftar Desa dengan Alokasi Dana Desa Tertinggi di Kabupaten Bangli, Bali Tahun 2025
Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, kembali mendapatkan alokasi dana desa yang cukup besar untuk tahun anggaran 2025. Total dana desa yang dialokasikan mencapai Rp 62.508.182.000, yang dibagikan kepada 68 desa yang ada di wilayah tersebut. Dari jumlah tersebut, terdapat beberapa desa yang menerima alokasi dana yang sangat besar, bahkan mencapai lebih dari Rp 1,7 miliar.
Berikut ini adalah daftar 12 desa di Kabupaten Bangli dengan anggaran dana desa terbesar pada tahun 2025:
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
- Songan B – Rp 1.747.440.000
- Yangapi – Rp 1.545.934.000
- Peninjoan – Rp 1.413.987.000
- Songan A – Rp 1.336.411.000
- Sukawana – Rp 1.229.698.000
- Kintamani – Rp 1.219.513.000
- Selat – Rp 1.161.866.000
- Landih – Rp 1.155.962.000
- Penglumbaran – Rp 1.144.901.000
- Abuan – Rp 1.136.764.000
- Batur Selatan – Rp 1.127.617.000
- Kayubihi – Rp 1.106.599.000
Dari data di atas, terlihat bahwa desa Songan B menjadi desa dengan alokasi dana terbesar, mencapai lebih dari Rp 1,7 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa desa ini memiliki kebutuhan atau prioritas pembangunan yang lebih tinggi dibandingkan desa lainnya.
Rincian Dana Desa Terkecil di Kabupaten Bangli
Selain desa-desa dengan alokasi dana besar, terdapat juga desa yang menerima dana desa dalam jumlah yang lebih kecil. Berikut rincian beberapa desa dengan alokasi dana terendah:
- Apuan – Rp 1.028.432.000
- Demulih – Rp 937.121.000
- Susut – Rp 1.027.708.000
- Sulahan – Rp 1.067.200.000
- Tiga – Rp 1.076.020.000
- Pengiangan – Rp 896.033.000
- Bunutin – Rp 878.510.000
- Tamanbali – Rp 1.036.438.000
- Pengotan – Rp 999.554.000
- Jehem – Rp 1.097.041.000
- Tembuku – Rp 987.268.000
- Undisan – Rp 916.874.000
- Bangbang – Rp 987.073.000
- Mengani – Rp 702.146.000
- Binyan – Rp 608.952.000
- Ulian – Rp 679.415.000
- Langgahan – Rp 710.855.000
- Lembean – Rp 664.289.000
- Bayung Cerik – Rp 692.909.000
- Mangguh – Rp 943.058.000
- Belancan – Rp 786.207.000
- Katung – Rp 1.028.874.000
- Banua – Rp 669.749.000
- Bonyoh – Rp 700.904.000
- Sekaan – Rp 1.027.608.000
- Bayung Gede – Rp 745.116.000
- Sekardadi – Rp 750.966.000
- Kedisan – Rp 624.635.000
- Buahan – Rp 748.959.000
- Abangsongan – Rp 1.003.157.000
- Suter – Rp 837.768.000
- Abang Batudinding – Rp 878.457.000
- Terunyan – Rp 1.007.354.000
- Batur Tengah – Rp 890.633.000
- Batur Utara – Rp 757.164.000
- Serai – Rp 692.606.000
- Daup – Rp 684.803.000
- Awan – Rp 986.507.000
- Gunungbau – Rp 651.518.000
- Belanga – Rp 651.842.000
- Batukaang – Rp 920.390.000
- Belantih – Rp 803.109.000
- Catur – Rp 831.549.000
- Pengejaran – Rp 702.434.000
- Selulung – Rp 886.842.000
- Satra – Rp 919.622.000
- Dausa – Rp 885.656.000
- Bantang – Rp 818.439.000
- Kutuh – Rp 771.738.000
- Subaya – Rp 735.401.000
- Siakin – Rp 871.068.000
- Pinggan – Rp 806.079.000
- Belandingan – Rp 696.749.000
Dengan penyebaran dana desa yang cukup merata, pemerintah kabupaten Bangli berupaya memastikan bahwa semua desa dapat mengembangkan potensi yang dimiliki. Dengan alokasi dana yang berbeda-beda, setiap desa bisa fokus pada program dan proyek yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.