
JAKARTA, aiotrade
PT TransJakarta telah menyelesaikan pelatihan yang diikuti oleh 13 wanita untuk menjadi pramudi armada. Program ini merupakan bagian dari inisiatif pemberdayaan perempuan. Pengukuhan dilakukan di Cawang, Jakarta Timur.
Pengamatan aiotradedi lokasi pada Senin (10/11/2025), Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung hadir di lokasi bersama Kepala Dinas Perhubungan Jakarta Syafrin Liputo, Wali Kota Jakarta Timur Munjirin, dan Direktur Utama TransJakarta Welfizon Yuza.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dalam rangkaian acara, belasan wanita yang lulus tampak rapi mengenakan blazer hitam dan kemeja putih. Mereka duduk di atas panggung untuk menerima sertifikat kelulusan.
Secara langsung, Pramono melakukan simbolisasi penyerahan sertifikat kepada salah satu lulusan terbaik bernama Madinah.
“Yang pertama, hari ini diserahkan kepada 13 perempuan tangguh Indonesia untuk menjadi driver di TransJakarta dan menurut saya luar biasa,” ujar Pramono dalam sambutannya, Senin.
Ia menyampaikan kesan baik setiap kali menjadi penumpang Transjakarta yang dikemudikan oleh wanita karena terasa lebih nyaman dan aman.
Untuk itu, Pramono berharap program pelatihan ini dapat terus dilanjutkan dan menargetkan pemberdayaan perempuan semakin meningkat.
“Seringkali bertemu dengan pengemudi perempuan dan kenapa kalau dikemudikan oleh perempuan di TransJakarta ini lebih ayem,” kata Pramono.
“Saya ingin perempuan di Jakarta jangan hanya 2-4 persen, kalau bisa di atas 10 persen benar-benar pengemudinya adalah perempuan,” sambung dia.
Langkah ini menjadi solusi konkret untuk perkembangan Transjakarta sebagai perusahaan dan kemajuan transportasi publik Jakarta.
Salah satu pramudi wanita yang lolos adalah Madinah. Ia mengaku tertarik mengikuti program ini karena memiliki minat dalam mengemudi.
“Saya sebenarnya awalnya pelanggan setia TransJakarta. Sehari-hari saya menggunakan TransJakarta untuk kegiatan sehari-hari, eh, dan kebetulan saya punya hobi nyetir,” ungkap Madinah kepada Pramono.
Di mata Madinah, menjadi pramudi Transjakarta adalah profesi yang membanggakan, sehingga menarik untuk dicoba.
"Jadi ngelihat pramudi perempuan tuh kok, kok kayaknya keren, ya. Hebat, keren gitu. Jadi ada kesempatan kayak gini kenapa enggak coba gitu," ujar dia.
Keuntungan Program Pelatihan untuk Perempuan
Program pelatihan ini memberikan beberapa manfaat bagi para peserta, antara lain:
-
Pelatihan teknis dan keterampilan
Peserta mendapatkan pelatihan lengkap mengemudi bus TransJakarta, termasuk cara mengemudi yang aman dan efisien serta pelayanan kepada penumpang. -
Kesempatan karier
Setelah lulus, peserta dapat bekerja sebagai pramudi di TransJakarta, yang memberikan stabilitas finansial dan kesempatan berkembang dalam bidang transportasi. -
Peningkatan kemandirian
Program ini membantu perempuan menjadi mandiri secara ekonomi, yang sangat penting dalam mendorong pemberdayaan perempuan di masyarakat.
Tantangan dan Harapan
Meski program ini menunjukkan progres positif, masih ada tantangan yang harus dihadapi. Beberapa di antaranya meliputi:
-
Kurangnya partisipasi perempuan
Meskipun targetnya meningkatkan jumlah perempuan di posisi pengemudi, angka saat ini masih jauh dari harapan. -
Perlu dukungan dari pemerintah dan masyarakat
Untuk menjadikan program ini sukses, diperlukan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat luas. -
Kebijakan yang inklusif
Pemerintah perlu menciptakan kebijakan yang mendukung perempuan dalam berbagai bidang, termasuk transportasi umum.
Kesimpulan
Program pelatihan yang dilakukan oleh PT TransJakarta ini menjadi langkah penting dalam pemberdayaan perempuan. Selain memberikan peluang kerja, program ini juga mendorong perubahan sosial dengan memperkuat peran perempuan dalam masyarakat. Dengan dukungan yang tepat, program ini dapat menjadi contoh sukses dalam pemberdayaan perempuan di Indonesia.