134 Orang Terluka, Pelaku Tragedi Parade Liverpool Dihukum 21 Tahun 6 Bulan

admin.aiotrade 17 Des 2025 2 menit 15x dilihat
134 Orang Terluka, Pelaku Tragedi Parade Liverpool Dihukum 21 Tahun 6 Bulan

Pengemudi yang Menabrak Kerumunan Saat Parade Kemenangan Liverpool Dihukum 21 Tahun 6 Bulan Penjara

Pada 26 Mei lalu, terjadi insiden berdarah saat parade kemenangan Liverpool menjuarai Liga Inggris. Seorang pengemudi mobil bernama Paul Doyle dituntut hukuman penjara setelah menabrak kerumunan orang. Hakim Andrew Menary KC memberikan vonis selama 21 tahun dan enam bulan penjara kepada pria berusia 54 tahun tersebut.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Doyle, yang juga pernah menjadi Marinir Kerajaan Britania Raya, dianggap bertanggung jawab atas kejadian yang menyebabkan 134 pendukung Liverpool terluka. Saat persidangan, ia menangis sambil mengaku bersalah atas beberapa tuduhan termasuk tindakan mengemudi berbahaya dan perkelahian.

Ia juga mengakui kesalahan atas 17 tuduhan percobaan dan 9 tuduhan yang menyebabkan luka berat dengan niat spesifik serta tiga tuduhan melukai dengan niat spesifik. Hakim Andrew Menary KC dalam dakwaannya menyebutkan bahwa 29 korban luka terdampak dalam kejadian tersebut.

Beberapa korban yang disebutkan antara lain Teddy Eveson, seorang bayi berusia enam bulan ketika kereta bayinya terlempar ke udara, dan Susan Passey, yang berusia 77 tahun. Hakim Andrew Menary KC menyampaikan pernyataan keras terhadap Doyle, menilai tindakannya tidak masuk akal.

“Hampir tidak mungkin untuk memahami bagaimana orang yang waras dapat bertindak seperti yang Anda lakukan,” ujar hakim Andrew Menary KC kepada Doyle. “Mengemudikan kendaraan ke arah kerumunan pejalan kaki dengan begitu gigih dan tanpa menghiraukan nyawa manusia sungguh di luar nalar.”

Lebih lanjut, hakim menyebutkan bahwa kebenaran yang tercatat dalam kamera dasbor mobil Doyle sendiri menunjukkan bahwa ia kehilangan kendali diri dalam kemarahan, bertekad untuk menerobos kerumunan, tanpa mempedulikan konsekuensinya. “Dengan pengakuan bersalah Anda, Anda telah mengakui bahwa Anda bermaksud untuk menyebabkan kerugian serius untuk mencapai tujuan itu bahkan kepada anak-anak,” tambahnya.

Doyle diketahui memiliki catatan kriminal pada tahun 1990-an, namun polisi tidak menemukan bukti bahwa ia berada di bawah pengaruh alkohol atau narkoba dalam insiden tersebut. Hukuman yang diberikan merupakan salah satu vonis terberat dalam sejarah kejahatan yang terkait dengan perayaan olahraga di Inggris.

Fakta-Fakta Penting dari Kasus Ini

  • Insiden terjadi saat parade kemenangan Liverpool menjuarai Liga Inggris.
  • Paul Doyle, pengemudi mobil, dihukum 21 tahun 6 bulan penjara.
  • 134 pendukung Liverpool terluka dalam kejadian tersebut.
  • Doyle mengaku bersalah atas beberapa tuduhan termasuk tindakan mengemudi berbahaya dan perkelahian.
  • Korban termasuk anak-anak dan orang tua.
  • Hakim menyebut tindakan Doyle sebagai tidak masuk akal dan tidak menghiraukan nyawa manusia.
  • Tidak ada bukti bahwa Doyle berada di bawah pengaruh alkohol atau narkoba saat kejadian.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan