15 Sekolah Tampil di Ajang Akustik Papua, Pemprov Dorong Pengembangan Budaya

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 17x dilihat
15 Sekolah Tampil di Ajang Akustik Papua, Pemprov Dorong Pengembangan Budaya
15 Sekolah Tampil di Ajang Akustik Papua, Pemprov Dorong Pengembangan Budaya

Lomba Vocal Group Musik Akustik Papua Dimeriahkan 15 Sekolah

Pada Jumat, 24 Oktober 2025, sebanyak 15 SMA dan SMK sederajat berpartisipasi dalam ajang Lomba Vocal Group Musik Akustik Papua. Kegiatan ini digelar di GOR Cenderawasih, Kota Jayapura, dan diikuti oleh sekolah-sekolah yang berasal dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, serta Keerom. Ajang ini juga diselenggarakan sebagai bagian dari perayaan hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober.

Lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi siswa-siswi, tetapi juga menjadi wadah untuk mengekspresikan bakat dan kreativitas mereka melalui musik akustik. Gubernur Papua, yang diwakili oleh Pj Sekda Papua, Suzana Wanggai, menyambut baik penyelenggaraan lomba ini. Ia menilai bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap para pelajar, terutama di tengah maraknya pengaruh negatif yang sering kali mengganggu perkembangan anak muda.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Ini bukan sekadar lomba, tetapi siswa bisa mengembangkan apa yang kalian punya, bakat, kreativitas, inovasi, melalui musik akustik," ujarnya. Ia juga meminta agar seni budaya musik akustik terus dikembangkan, khususnya di Papua. Menurutnya, musik akustik memiliki ciri khas tersendiri yang dihasilkan dari perpaduan alat musik tradisional, sehingga menciptakan irama yang indah dan unik.

"Alunan musik akustik menciptakan suara yang indah, karena tanpa bantuan alat elektronik, tetapi alat tradisional," tambahnya. Suzana Wanggai juga menyampaikan rasa bangga kepada para peserta lomba, karena mereka telah hadir dan berpartisipasi dalam ajang ini.

"Saya bangga sekali, karena kalian (pelajar) pelaku seni," ucapnya dengan penuh antusiasme.

Daftar sekolah yang ikut dalam lomba ini sangat beragam, mencerminkan partisipasi luas dari berbagai wilayah. Di antaranya adalah:

  • SMA N 2 Kota Jayapura
  • SMA N 1 Kota Jayapura
  • SMA Kalam Kudus Kota Jayapura
  • SNKO Buper
  • SMA YPK Diaspora
  • SMA YPPDK Gabungan Kota Jayapura
  • SMA Mandala Trikora Kota Jayapura
  • SMA N 4 Kota Jayapura
  • SMK Pariwisata Kota Jayapura
  • SMK N 3 Kota Jayapura
  • SMA N Khusus Sains dan Bahasa
  • SMK N 2 Kota Jayapura
  • SMA N 1 Arso
  • SMA YPPK Taruna Dharma Kota Jayapura

Pembukaan lomba dilakukan oleh Pj Sekda Provinsi Papua, Suzana Wanggai, yang didampingi oleh Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Papua serta pejabat terkait. Acara dibuka dengan pemukulan tifa, simbolisasi dari semangat dan kebersamaan yang diharapkan dapat terus berkembang melalui kegiatan seperti ini.

Semangat Kreativitas dan Budaya

Lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat kreativitas dan penghargaan terhadap budaya lokal. Melalui musik akustik, siswa-siswi dapat menunjukkan keunikan mereka sambil tetap menjaga nilai-nilai tradisional yang ada di Papua.

Selain itu, lomba ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya seni dan budaya dalam pendidikan. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan siswa-siswi tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga mampu mengembangkan diri secara holistik melalui seni dan budaya.

Dengan partisipasi dari berbagai sekolah, lomba ini berhasil menciptakan ruang bagi para pelajar untuk saling berkompetisi, belajar, dan berbagi pengalaman. Hal ini tentu saja menjadi langkah penting dalam membangun generasi muda yang lebih kreatif dan berwawasan luas.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan