17 Tewas dalam Kebakaran Gedung Terra Drone Jakarta, Diduga Akibat Korsleting Listrik

admin.aiotrade 09 Des 2025 3 menit 11x dilihat
17 Tewas dalam Kebakaran Gedung Terra Drone Jakarta, Diduga Akibat Korsleting Listrik


Kebakaran besar terjadi di Gedung Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa (9/12) siang. Peristiwa ini menimbulkan korban jiwa yang cukup banyak. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaporkan bahwa sebanyak 17 orang meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Jakarta, Isnawa Adji, dari jumlah korban tersebut, terdapat empat laki-laki dan 13 perempuan. Informasi ini disampaikan oleh Isnawa melalui keterangan tertulis pada hari yang sama. Ia menjelaskan bahwa kebakaran dilaporkan pada pukul 12.46 WIB. Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 12.50 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Untuk mengatasi kebakaran, sebanyak 17 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Saat ini, situasi di lokasi kejadian telah terkendali. Meskipun demikian, petugas masih berada di tempat kejadian untuk melakukan penyisiran guna memastikan tidak ada korban yang tersisa di dalam bangunan.

”Masih dalam penyisiran korban,” ujar Isnawa.

Selain itu, kerugian akibat kebakaran masih dalam proses perhitungan. Dugaan sementara menyebutkan bahwa penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. “Penyebab korsleting listrik,” tambah Isnawa.

Fakta-Fakta Terkait Kebakaran

  • Waktu kejadian:
    Kebakaran terjadi pada pukul 12.46 WIB.
    Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 12.50 WIB.

  • Jumlah korban:
    Total korban meninggal dunia mencapai 17 orang.
    Rinciannya: 4 laki-laki dan 13 perempuan.

  • Jumlah mobil pemadam kebakaran:
    Sebanyak 17 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.

  • Kondisi saat ini:
    Kebakaran sudah berhasil dikendalikan.
    Petugas masih melakukan penyisiran untuk memastikan semua korban telah dievakuasi.

  • Penyebab sementara:
    Diduga kuat kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik.

Upaya Pemadam Kebakaran

Petugas pemadam kebakaran melakukan tindakan cepat setelah menerima laporan kebakaran. Mereka langsung menuju lokasi dan segera mulai proses pemadaman. Dengan adanya 17 unit mobil pemadam kebakaran, upaya penanggulangan lebih maksimal. Namun, kondisi di dalam gedung tetap memerlukan pengawasan ketat karena potensi bahaya masih ada.

Proses Penyisiran Korban

Setelah api berhasil dipadamkan, para petugas tetap berada di lokasi untuk melakukan penyisiran. Tujuan utamanya adalah memastikan tidak ada korban yang tersisa di dalam bangunan. Proses ini sangat penting agar semua korban dapat segera dievakuasi dan diberikan pertolongan yang dibutuhkan.

Kerugian yang Masih Diperhitungkan

Sampai saat ini, kerugian akibat kebakaran masih dalam proses perhitungan. Tidak hanya kerugian fisik, seperti kerusakan bangunan dan properti, tetapi juga dampak psikologis terhadap korban dan keluarga mereka. Diperlukan waktu untuk menilai seluruh kerugian yang terjadi.

Kesimpulan

Kebakaran di Gedung Terra Drone menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan instansi terkait. Dengan jumlah korban yang cukup besar, kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kesadaran akan bahaya kebakaran dan langkah-langkah pencegahan yang harus diambil. Selain itu, kecepatan respons petugas pemadam kebakaran menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko kehilangan nyawa.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan