
MTQ ke-46 Kukar: Membangun Generasi Qurani Menuju Masa Depan yang Lebih Baik
Sebanyak 1.756 peserta dari 20 kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) siap tampil dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-46 Tahun 2025. Acara keagamaan bergengsi ini menjadi momentum penting dalam pembinaan generasi Qurani sekaligus memperkuat syiar Islam di daerah.
Tema utama yang diusung dalam MTQ kali ini adalah Membangun Generasi Qurani Menuju Kutai Kartanegara yang Maju dan Bermartabat Demi Suksesnya Program Kukar Idaman Terbaik. Tema ini mencerminkan sinergi antara pembangunan duniawi dan ukhrawi yang menjadi semangat utama dalam pemerintahan Kabupaten Kukar di bawah kepemimpinan Bupati Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Ketua Panitia Pelaksana MTQ ke-46 Kukar, Sukono, menjelaskan bahwa melalui MTQ, tidak hanya menanamkan kecintaan terhadap Al-Quran, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai moral dan akhlak yang menjadi fondasi dalam pembangunan masyarakat.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menegaskan bahwa kegiatan MTQ merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan visi Kukar Idaman Terbaik, yakni membangun daerah yang maju secara ekonomi dan bermartabat secara spiritual. Pembangunan yang dilakukan tidak akan berarti tanpa diiringi pembinaan akhlak dan nilai keagamaan. MTQ adalah salah satu sarana untuk memperkuat karakter masyarakat yang beriman dan berakhlak mulia.
MTQ bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga wadah pembinaan generasi muda agar senantiasa mencintai Al-Quran. Melalui kegiatan ini, diharapkan muncul generasi yang memiliki kecerdasan intelektual sekaligus spiritual, yang mampu menjadi pelopor dalam menghidupkan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara bersama LPTQ terus berkomitmen mengembangkan kegiatan keagamaan seperti MTQ sebagai bagian integral dari pembangunan sumber daya manusia. Upaya pembinaan qari, qariah, hafidz, dan hafidzah di tingkat kecamatan dan desa menjadi langkah nyata dalam melahirkan generasi Qurani yang berdaya saing dan berakhlak mulia.
Berikut Daftar Cabang Lomba MTQ ke-46 Kukar Tahun 2025:
- Cabang Tilawah Al-Quran
- Golongan Tartil Anak-anak
- Golongan Tilawah peserta tuna netra (Canet)
- Golongan Tilawah Remaja
-
Golongan Tilawah Dewasa
-
Cabang Musabaqah Hifzhil Quran (MHQ)
-
Golongan 1 Juz, 5 Juz, 10 Juz, dan 20 Juz
-
Cabang Tafsir Al-Quran
- Bahasa Indonesia
- Bahasa Inggris
-
Bahasa Arab
-
Cabang Qiraat Al-Quran
- Golongan Qiraat Murattal Remaja
- Golongan Qiraat Murattal Dewasa
- Golongan Qiraat Mujawwad Remaja
-
Golongan Qiraat Mujawwad Dewasa
-
Cabang Musabaqah Fahmil Quran (MFQ)
-
Putra dan Putri
-
Cabang Musabaqah Syarhil Quran (MSQ)
-
Putra dan Putri
-
Cabang Musabaqah Khattil Quran (MKQ)
-
Cabang Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Al-Quran (KTIQ)
-
Termasuk Karya Tulis Ilmiah Hadis
-
Cabang Musabaqah Hafalan Hadis
-
100 Hadis dan 500 Hadis
-
Cabang Pidato Dai Cilik (Pildacil)
- Putra
- Kategori Pencabutan Maqra
- Dilaksanakan untuk kategori:
- Tartil Anak-anak
- Tilawah Remaja
- Qiraat
- Tahfizh 1 Juz dan 5 Juz Tilawah
- Syarhil Quran
- Pildacil
Sukono menambahkan, seluruh kegiatan telah dipersiapkan dengan matang, baik dari sisi pelaksanaan, penjurian, maupun penghargaan bagi peserta berprestasi. Tahun ini panitia juga menyediakan piala tetap bagi peserta yang menjadi juara 1, 2, dan 3, serta bagi kafilah kecamatan dengan perolehan juara terbanyak, selain piala bergilir.
Selain itu, panitia juga memberikan penghargaan khusus bagi peserta pawai taaruf dengan nilai terbaik. Mereka akan memperoleh piala dan piagam penghargaan bagi juara 1, 2, dan 3, serta harapan 1, 2, dan 3.
Bupati Aulia berharap penyelenggaraan MTQ ke-46 ini tidak hanya melahirkan qari dan qariah terbaik, tetapi juga memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Melalui MTQ ini, ia berharap kita semua semakin mencintai Al-Quran, tidak hanya membacanya, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi Kutai Kartanegara dan menjadi sarana memperkuat persatuan umat.