208 Ribu Wisatawan Datangi Solo Saat Natal, Respati: Ekonomi Kreatif Jadi Peluang Baru

208 Ribu Wisatawan Datangi Solo Saat Natal, Respati: Ekonomi Kreatif Jadi Peluang Baru

Jagat maya sedang ramai membicarakan topik ini. Banyak netizen yang penasaran kebenaran di balik 208 Ribu Wisatawan Datangi Solo Saat Natal, Respati: Ekonomi Kreatif Jadi Peluang Baru. Berikut fakta yang berhasil kami rangkum.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Peningkatan Kunjungan Wisatawan di Solo Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Selama momen libur Natal dan Tahun Baru, jumlah wisatawan yang mengunjungi Kota Solo mencapai 208.978 orang. Hal ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Wali Kota Solo, Respati Ardi, menyebut bahwa keberadaan pelaku ekonomi kreatif menjadi salah satu faktor yang turut memengaruhi meningkatnya kunjungan wisatawan.

Menurut Respati, ada pasar baru yang muncul di Solo, sehingga membuat jumlah wisatawan meningkat selama liburan. Ia menilai bahwa kota ini memiliki hal-hal menarik yang bisa dikembangkan lebih lanjut untuk menarik minat wisatawan.

"Intinya ada pasar baru wisatawan. Ada hal yang menarik di kota ini yang harus kita optimalkan bersama," ujar Respati saat berbicara di Solo, Jawa Tengah, pada Selasa (30/12/2025).

Data Peningkatan Kendaraan dan Wisatawan

Berdasarkan data yang diterima dari Dinas Perhubungan, terdapat peningkatan kendaraan yang masuk ke Kota Solo selama libur Nataru. Hal ini sejalan dengan data peningkatan kunjungan wisatawan di berbagai destinasi wisata di Solo, seperti yang dirilis oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).

Respati menjelaskan bahwa peningkatan ini tidak hanya terlihat dalam jumlah wisatawan, tetapi juga dalam jumlah kendaraan yang masuk ke kota. Menurutnya, banyak keluarga-keluarga kecil yang berkunjung dan membawa jumlah pengunjung yang cukup besar.

"Saya juga mendapatkan data, saya sangat bersyukur dari Dishub kalau dikomparasi dari 23, 24, 25-nya ada peningkatan lumayan kendaraan masuk Kota Solo dan banyak digrupkan keluarga-keluarga kecil tapi jumlahnya banyak," ungkap dia.

Momen untuk Melayani Wisatawan dengan Baik

Momentum libur Nataru menjadi kesempatan bagi pelaku usaha tempat wisata dan kuliner di Solo untuk memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan. Respati berharap para pelaku usaha dapat memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal.

"Saya sangat berharap dari pelaku-pelaku usaha manfaatkan momentum dengan baik dan layani (wisatawan) dengan baik," ujar dia.

Pemkot Solo juga terus meningkatkan pelayanan dari berbagai aspek, mulai dari petugas parkir hingga kebersihan kota. Tujuannya adalah agar wisatawan merasa nyaman dan ingin kembali berkunjung ke Solo.

Pihaknya juga bekerja sama dengan kepolisian dan Dishub untuk menindak tegas petugas parkir nakal yang memanfaatkan momen Nataru.

"Kami di pemerintah kota juga terus meningkatkan pelayanan terkecil dari jukir, petugas kebersihan, sehingga wisatawan di sini benar-benar kembali lagi ke Solo," kata dia.

Apresiasi terhadap Pelaku Usaha Kreatif

Lebih lanjut, Respati menyampaikan apresiasinya terhadap para pelaku usaha kreatif yang mulai bermunculan di Solo. Menurutnya, mereka menjadi daya tarik baru bagi wisatawan.

"Saya sangat mengapresiasi pelaku-pelaku usaha kreatif yang hari ini mulai bermunculan di Solo dan menjadi daya tarik wisata yang baru di Solo," ucap dia.

Data dari Disbudpar Solo

Disbudpar Solo mencatat kenaikan jumlah wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru. Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Wisata Disbudpar Solo, Gembong Hadi Wibowo, melaporkan bahwa sebanyak 208.978 orang mengunjungi destinasi wisata dalam sepekan terakhir.

Angka ini terdiri atas 208.828 wisatawan domestik dan 150 wisatawan mancanegara. Peningkatan jumlah wisatawan ini mencapai sekitar 38 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu antara 100.000 hingga 150.000 wisatawan.

"Ini dibanding tahun lalu ada peningkatan. Kalau tahun lalu itu (periode yang sama) sekitar 100.000-150.000 kalau ini sudah 208.828 orang," kata Gembong saat dihubungi melalui telepon, Senin (29/12/2025).

Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa share artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan berita heboh ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar