21 Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta Sudah Pulang ke Rumah

admin.aiotrade 07 Nov 2025 4 menit 17x dilihat
21 Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta Sudah Pulang ke Rumah

Penanganan Korban Ledakan di SMAN 72 Jakarta

Polda Metro Jaya telah memastikan bahwa penanganan terhadap korban ledakan yang terjadi di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Jumat siang (7/11) berjalan secara optimal. Data terbaru yang dirilis malam ini menunjukkan bahwa sebanyak 21 korban sudah kembali ke rumah masing-masing. Namun, masih ada 33 korban lainnya yang harus menjalani perawatan di rumah sakit.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyampaikan informasi tersebut kepada awak media. Ia mengungkapkan bahwa jumlah total korban ledakan tersebut mencapai 54 orang. Para korban tersebut dievakuasi ke Rumah Sakit Islam Cempaka Putih dan Rumah Sakit Yarsi, serta langsung ditangani sesuai dengan kondisi luka yang dialami.

"Jumlah korban hingga malam ini lebih kurang 54 siswa. Dari 54 siswa, (yang masih menjalani perawatan sampai malam ini) 27 berada di Rumah Sakit Islam Jakarta dan 6 di Rumah Sakit Yarsi. Dari 54 tinggal 33, 21 sudah pulang dalam kondisi Alhamdulillah sudah baik," ujar Budi Hermanto.

Pihak kepolisian berharap agar 33 korban lainnya juga segera pulih sehingga bisa segera pulang seperti 21 korban lainnya. Menurut Budi, beberapa korban memang mengalami luka bakar. Namun, ada juga korban yang mengalami luka goresan. Meski demikian, sebagian besar korban mengalami gangguan pendengaran akibat ledakan yang cukup keras.

"Karena dentuman ledakan itu sangat dekat, dalam suatu ruangan. Itu yang menjadikan pada saat kami coba untuk berbicara (dengan para korban), kondisinya seperti apa. Ternyata mungkin ada yang hanya lecet sedikit tetapi pendengarannya yang sedikit kurang bisa seperti sebelum kejadian," jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan bahwa beberapa korban harus menjalani operasi. Informasi tersebut disampaikannya usai menemui para korban di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih. Dia menyebut, sedikitnya ada 4 korban yang harus menjalani operasi di rumah sakit tersebut.

"Yang operasi ada 4, yang kemudian masih dalam perawatan sekitar 20," ungkap dia.

Menurut Dasco, empat orang korban harus menjalani operasi karena mengalami luka cukup serius pada beberapa bagian tubuh. Di antaranya luka pada bagian rahang dan kepala. Atas insiden yang terjadi di tengah ibadah salat Jumat tersebut, ia mengaku turut prihatin.

"Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan dan kita berdoa semoga yang dioperasi itu kemudian selamat dan sehat seperti sedia kala," imbuhnya.

Kondisi Korban dan Proses Pengobatan

Para korban yang terluka mendapatkan perawatan intensif dari tim medis. Mereka diberikan pengobatan sesuai dengan jenis luka yang dialami. Beberapa korban yang mengalami luka bakar diberikan perawatan khusus untuk mencegah infeksi dan mempercepat proses penyembuhan. Sementara itu, korban dengan luka goresan juga mendapatkan perawatan yang sesuai.

Selain itu, para korban yang mengalami gangguan pendengaran akan diperiksa lebih lanjut oleh dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT). Dokter akan mengevaluasi kondisi pendengaran mereka dan memberikan pengobatan yang diperlukan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa para korban dapat kembali beraktivitas normal tanpa mengalami dampak jangka panjang.

Upaya Pemerintah dan Masyarakat

Pemerintah dan masyarakat luas telah menunjukkan dukungan yang kuat terhadap para korban. Berbagai bantuan berupa logistik, dana, dan tenaga medis telah dikirimkan ke lokasi kejadian. Selain itu, banyak organisasi sosial dan komunitas setempat juga ikut berpartisipasi dalam membantu para korban.

Pihak kepolisian juga terus melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti dari ledakan tersebut. Mereka berkomitmen untuk mengungkap fakta-fakta terkait kejadian ini dan memberikan keadilan bagi para korban. Semua upaya dilakukan dengan cepat dan transparan agar masyarakat dapat merasa aman dan percaya pada sistem hukum yang ada.

Harapan untuk Kepulihan Korban

Dalam waktu dekat, pihak rumah sakit akan terus memantau perkembangan kesehatan para korban. Dokter-dokter akan memberikan perawatan yang optimal agar semua korban dapat segera pulih dan kembali ke kehidupan sehari-hari. Selain itu, psikolog juga akan diterjunkan untuk membantu para korban mengatasi trauma yang mungkin mereka alami.

Semua pihak berharap agar para korban dapat segera pulih dan kembali bersekolah seperti biasa. Dengan dukungan yang kuat dari keluarga, teman, dan masyarakat, harapan untuk pemulihan sepenuhnya dapat tercapai.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan