3 Hari Tertimbun, Haikal Selamat Dievakuasi dari Reruntuhan Ponpes Al Khoziny

admin.aiotrade 01 Okt 2025 3 menit 16x dilihat
3 Hari Tertimbun, Haikal Selamat Dievakuasi dari Reruntuhan Ponpes Al Khoziny
3 Hari Tertimbun, Haikal Selamat Dievakuasi dari Reruntuhan Ponpes Al Khoziny

Petugas Berhasil Menyelamatkan Haikal dari Reruntuhan Gedung Ponpes Al Khoziny

Petugas berhasil mengevakuasi Haikal, korban selamat dari kejadian robohnya gedung lantai tiga di kompleks Pondok Pesantren Al Khoziny, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada Rabu (1/10/2025) siang. Haikal bertahan hidup setelah tiga hari tertimbun reruntuhan beton yang menghancurkan bangunan tersebut.

“Iya, ada dua yang berhasil dievakuasi. Salah satunya Haikal. Dalam keadaan masih hidup, dan sekarang dibawa ke rumah sakit,” kata seorang petugas di lokasi kejadian. Haikal sempat viral karena video tentang dia yang sempat berkomunikasi dengan petugas SAR beredar luas di media sosial. Padahal saat itu Haikal berada di bawah reruntuhan bangunan dan terjebak di dalamnya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Selain Haikal, ada satu lagi korban yang berhasil dievakuasi dalam waktu hampir bersamaan. Tapi korban ini dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafi saat dikonfirmasi mengata membenarkan adanya dua korban yang berhasil dievakuasi hari ini. Dia tidak menyebut detailnya, tapi dikatakan memang ada dua.

“Satu meninggal dunia. Sehingga sejauh ini sudah ada empat korban meninggal dunia (dalam peristiwa runtuhnya gedung tiga lantai tersebut),” jawabnya.

Data Korban dan Upaya Evakuasi

Data sementara yang berhasil dihimpun, total sudah ada empat korban meninggal dunia, 23 luka berat, dan 75 orang korban luka ringan dalam peristiwa itu. “Namun datanya masih dinamis. Yang jelas, kami terus berupaya untuk mengevakuasi para korban,” lanjutnya.

Pihak Ponpes Al Khoziny mengatakan, terdapat santri yang masih tertimbun memukul-mukul beton bangunan memberikan sinyal kehidupan. Suara seperti retakan pun terdengar. "Kebetulan teman-teman yang masih ada di dalam tumpukan itu seperti secara naluri kepengin mendapatkan pertolongan dengan memukul-mukul beton," kata Ketua Alumni Pusat Al Khoziny Sidoarjo, Zainal Abidin, Selasa (30/9/2025).

Suara tersebut menimbulkan kebingungan di antara petugas Basarnas sehingga melakukan penyelamatan diri. "Situasi seperti itu menjadikan teman-teman Basarnas juga sedikit bingung, akhirnya pada lari semua," ujarnya. "Artinya tidak ada gerakan dari bangunan itu, tidak ada runtuhan lagi," imbuh Zainal, melansir Kompas.com.

Komunikasi dengan Korban yang Masih Terjebak

Sementara itu, beredar rekaman video yang diperoleh dari regu penyelamat Surabaya dalam proses evakuasi santri. Tim berhasil berkomunikasi dengan dua korban yang masih terjebak. "Yusuf, umurmu berapa?" kata petugas, yang dijawab korban dengan 16 tahun. "Apa yang luka?" tanya petugas lagi. Yusuf pun menjawab tidak ada luka, hanya perutnya terjepit di sebelah kiri.

Petugas lalu berbincang dengan santri lain bernama Haikal, "Kamu yang sakit apa, nak?" "Semuanya sakit. Semuanya sakit," jawab Haikal. "Oke, semangat ya. Sabar ya, sabar. Ini yang satu sudah selamat. Kamu sabar ya. Sabar ya, nak ya. Ini aku Azis dari Rescue Surabaya ya. Sabar ya," balas petugas.

Penyebab Ambruknya Gedung

Bangunan tersebut ambruk pada Senin (29/9/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Gedung sebagai musala tersebut diduga runtuh akibat kegagalan konstruksi. Inspeksi terhadap komponen konstruksi dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti dari kejadian tersebut.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan