3 Pemain Sulit Dijual AC Milan, Divock Origi Tidak Bermanfaat

admin.aiotrade 26 Agu 2025 3 menit 21x dilihat

Tiga Pemain yang Sulit Dijual oleh AC Milan

\n

Setelah kedatangan Victor Boniface sebagai pemain baru, AC Milan kini fokus pada penjualan pemain. Hal ini dilakukan untuk memenuhi target skuat yang terdiri dari 23 pemain, dengan toleransi antara 22 hingga 24 pemain, termasuk tiga kiper. Saat ini, jumlah pemain resmi di klub mencapai 23 orang, namun beberapa pemain tidak masuk dalam rencana jangka panjang dan sedang dipertimbangkan untuk dilepas.

\n

Berikut adalah tiga pemain yang dianggap sulit ditemukan pembelinya:

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
\n

1. Yacine Adli

\n

Yacine Adli menjadi salah satu pemain yang tidak masuk proyek jangka panjang AC Milan. Ia dimasukkan ke tim Futuro agar tetap bisa berlatih sambil menunggu kepastian masa depannya. Meski belum memberikan jawaban kepada sejumlah peminat, seperti klub Arab Saudi, Ligue 1 Prancis, atau Sassuolo, besar kemungkinan keputusan akan diambil menjelang akhir bursa transfer.

\n

2. Ismael Bennacer

\n

Ismael Bennacer juga tidak lagi menjadi bagian dari rencana jangka panjang AC Milan. Ia bahkan tidak masuk daftar resmi skuat. Ada pembicaraan mengenai kepulangannya ke Marseille, namun klub Prancis itu hanya bersedia menerima pinjaman dengan syarat lebih ringan dibanding musim lalu. Sementara itu, AC Milan menginginkan penjualan permanen. Gaji bersih €4 juta per musim menjadi penghalang utama bagi klub-klub Italia.

\n

3. Divock Origi

\n

Kasus Divock Origi dianggap paling misterius. Performanya menurun drastis dibanding enam tahun lalu saat ia berhasil menentukan hasil final Liga Champions. Musim lalu, ia nyaris "menghilang" dari publik, tidak aktif di media sosial, dan tidak masuk skuat AC Milan, meskipun masih menerima gaji €4 juta bersih. Beberapa minggu lalu, Origi datang ke klub untuk membicarakan pemutusan kontrak, namun negosiasi gagal karena perbedaan besar soal pesangon. Jika tidak ada solusi, AC Milan harus menanggung gajinya hingga kontrak berakhir musim ini.

\n

Pemain Lain yang Bisa Hengkang

\n

Selain tiga nama di atas, beberapa pemain lain juga bisa dilepas jika ada tawaran besar. Namun, semakin mendekati penutupan bursa, peluang itu semakin kecil karena AC Milan perlu waktu untuk mencari pengganti.

\n

Yunus Musah

\n

Di lini tengah, Yunus Musah disebut-sebut bisa dilepas. Napoli sempat mendekati pada Juni, namun negosiasi terhenti. Nottingham Forest dan Atalanta juga dikaitkan. AC Milan hanya bersedia membuka pembicaraan jika ada tawaran di atas €30 juta, sementara pelatih Massimiliano Allegri masih menaruh kepercayaan tinggi pada gelandang asal Amerika Serikat itu.

\n

Samuel Chukwueze

\n

Setelah kepergian Noah Okafor ke Leeds United, nama Samuel Chukwueze juga masuk daftar jual. Klub terakhir yang dikaitkan adalah Fulham, namun AC Milan menegaskan hanya menerima penjualan permanen.

\n

Dengan situasi ini, AC Milan harus berhati-hati dalam mengambil keputusan agar tidak mengganggu keseimbangan skuat. Proses penjualan pemain akan terus berlangsung hingga akhir bursa transfer, dengan harapan dapat memperkuat tim di musim mendatang.

Topik Terkait:
Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan