
Peningkatan Pangkat 32 Anggota TNI-AD di Bener Meriah
Di tengah momen penting hari Kesaktian Pancasila, sebanyak 32 anggota TNI-AD dari Kodim 0119 Bener Meriah berhasil naik pangkat. Acara kenaikan pangkat ini digelar pada Rabu (1/10/2025) dan dilaksanakan di Makodim setempat.
Pengangkatan pangkat ini ditandai dengan upacara Koprapot Kenaikan Pangkat yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0119 Bener Meriah Letkol Inf Ahmad Fauzi. Upacara tersebut menjadi momen penting bagi para prajurit yang telah menunjukkan dedikasi dan prestasi kerja selama masa tugasnya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Para personel yang mengalami kenaikan pangkat terdiri dari berbagai tingkatan, yaitu: * Sertu: sembilan orang
Kapten: satu orang
Peltu: dua orang
Pelda: satu orang
Serma: enam orang
Serka: tiga orang
Kopka: delapan orang
* Koptu: dua orang
Dandim 0119 Bener Meriah, Letkol Inf Ahmad Fauzi menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan atas kesempatan untuk melaksanakan acara kenaikan pangkat pada periode 1 Oktober 2025. Ia menilai bahwa kenaikan pangkat merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi, serta prestasi yang ditunjukkan oleh para personel.
Menurut Dandim, kenaikan pangkat juga menjadi salah satu bentuk kesejahteraan bagi setiap prajurit. Ia meminta para personel untuk menjadikan momen ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kinerja dalam melaksanakan pengabdian.
"Jadikanlah moment kenaikan pangkat sebagai motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kinerja dalam melaksanakan pengabdian," ujarnya.
Selain itu, Dandim juga memberikan pesan kepada personel yang mendapatkan kenaikan pangkat untuk dapat lebih meningkatkan semangat kerja. Hal ini sesuai dengan Visi Panglima TNI yang ingin menjadikan TNI yang prima, profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif. Dengan demikian, TNI dapat memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Dikatakan Dandim lagi, kenaikan pangkat ditandai dengan tradisi penyiraman air (guyuran). Tradisi ini menjadi simbol rasa syukur dan kebanggaan atas pencapaian prestasi prajurit serta loyalitas yang telah ditunjukkan dalam pengabdiannya sebagai prajurit TNI AD.
"Untuk itu teruslah belajar, berlatih dan gali potensi dalam diri kalian jangan berpuas diri dengan apa yang dicapai saat ini. Karena kedepan tugas dan tanggung jawab kalian semakin komplit," pungkasnya.