
Pemko Subulussalam Siapkan Lahan untuk Pembangunan YTP
Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam telah menyiapkan lahan seluas 40 hektare untuk pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP) di wilayah tersebut. Lahan tersebut berada di Desa Pulo Kedep, Kecamatan Sultan Daulat. Lahan ini merupakan aset Kementerian Transmigrasi yang diusulkan untuk menjadi lokasi pembangunan satuan Kompi Batalyon Teritorial Pembangunan di wilayah Kota Subulussalam.
Guna menindaklanjuti dan mendukung proses pembangunan batalyon, Wali Kota Subulussalam, Haji Rasyid Bancin (HRB) melakukan audiensi kepada Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, di Jakarta, Kamis (23/10/2025). Kegiatan tersebut dalam rangka mengawal proses pelepasan kawasan lahan Hak Penggunaan Lain (HPL) transmigrasi untuk pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP) Tahap III di Kota Subulussalam.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Sebelumnya, Kapok Sahli Pangdam Iskandar Muda, Brigjen TNI Bambang Sulistyo Hery, SSos, MHan, beserta rombongan juga sudah melaksanakan peninjauan lokasi calon pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP) Tahap III di wilayah Kota Subulussalam, Selasa (14/10/2025). Rombongan didampingi Wali Kota Subulussalam HRB, Dandim 0118/Subulussalam Letkol Inf Eko Yudho Prayitno serta unsur Forkopimda Kota Subulussalam.
Brigjen TNI Bambang Sulistyo Hery meninjau secara langsung kondisi lahan sekaligus mendengarkan paparan teknis dari pihak pemerintah daerah mengenai kesiapan wilayah. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Kota Subulussalam terhadap rencana pembangunan satuan baru tersebut. "Kami sangat mengapresiasi komitmen Pemko Subulussalam yang telah menyiapkan lahan strategis untuk pembangunan satuan YTP," ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Subulussalam, Haji Rasyid Bancin menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung dan memfasilitasi seluruh proses pembangunan YTP di wilayahnya. "Kami sudah menyiapkan lahan 40 hektare di Pulo Kedep. Pemerintah Kota siap bersinergi dengan TNI dalam setiap tahap pembangunan, karena keberadaan YTP ini akan membawa manfaat besar bagi masyarakat Subulussalam," ujarnya.
Senada juga disampaikan Dandim 0118/Subulussalam, Letkol Inf Eko Yudho Prayitno. Menurutnya sangat penting sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat agar rencana pembangunan YTP dapat berjalan optimal.
Kunjungan kerja Kapok Sahli Kodam IM ini menjadi langkah awal menuju realisasi pembangunan YTP di Kota Subulussalam, yang diharapkan dapat memperkuat pertahanan wilayah serta mendorong pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di perbatasan barat Aceh.
Proses Pembangunan YTP
Proses pembangunan YTP Tahap III di Kota Subulussalam melibatkan beberapa tahapan penting. Berikut adalah beberapa langkah utama yang dilakukan:
- Audiensi dengan Menteri Transmigrasi: Pemko Subulussalam melakukan audiensi dengan Menteri Transmigrasi untuk mengawal proses pelepasan lahan HPL transmigrasi.
- Peninjauan Lokasi oleh TNI: Kapok Sahli Pangdam Iskandar Muda bersama rombongan melakukan peninjauan lokasi calon pembangunan YTP.
- Paparan Teknis oleh Pemko: Pemerintah Daerah memberikan paparan teknis mengenai kesiapan wilayah untuk pembangunan YTP.
- Sinergi dengan TNI dan Masyarakat: Pentingnya kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk memastikan keberhasilan pembangunan.
Manfaat YTP bagi Masyarakat
Keberadaan YTP di Kota Subulussalam diharapkan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Beberapa manfaat yang diperkirakan antara lain:
- Meningkatkan Pertahanan Wilayah: YTP akan berperan dalam memperkuat pertahanan wilayah, khususnya di perbatasan barat Aceh.
- Mendorong Pembangunan Merata: Pembangunan YTP diharapkan dapat mendorong pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
- Meningkatkan Keterlibatan Masyarakat: Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat akan memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan.
Peran Pemko dalam Pembangunan YTP
Pemko Subulussalam memiliki peran penting dalam pembangunan YTP. Beberapa peran utama antara lain:
- Menyediakan Lahan Strategis: Pemko telah menyiapkan lahan seluas 40 hektare di Desa Pulo Kedep untuk pembangunan YTP.
- Mendukung Proses Pembangunan: Pemko siap mendukung dan memfasilitasi seluruh proses pembangunan YTP di wilayahnya.
- Bermitra dengan TNI: Pemko berkomitmen untuk bersinergi dengan TNI dalam setiap tahap pembangunan.
Kesimpulan
Pembangunan YTP Tahap III di Kota Subulussalam merupakan langkah penting dalam memperkuat pertahanan wilayah dan mendorong pemerataan pembangunan. Dengan dukungan penuh dari Pemko, TNI, dan masyarakat, diharapkan YTP dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Subulussalam.