41 Hari Pemutusan Koneksi Pemerintahan AS Berakhir, Apa Kesepakatannya?

admin.aiotrade 12 Nov 2025 4 menit 11x dilihat
41 Hari Pemutusan Koneksi Pemerintahan AS Berakhir, Apa Kesepakatannya?

Senat AS Mengakhiri Shutdown Terlama dalam Sejarah

Senat Amerika Serikat (AS) telah mengambil langkah pertama untuk mengakhiri shutdown atau penutupan pemerintah terlama dalam sejarah negara tersebut. Para anggota parlemen sepakat untuk melanjutkan paket pendanaan sementara yang akan membuat pemerintah tetap beroperasi hingga 30 Januari. Proposal ini muncul setelah negosiasi akhir pekan antara Partai Republik dan Partai Demokrat, yang bertujuan untuk mengakhiri penutupan pemerintah yang memasuki hari ke-41 pada Senin.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Shutdown ini memecahkan rekor sebelumnya di 35 hari pada 2018 dalam pemerintahan Donald Trump. Dampak dari penutupan pemerintah ini sangat luas, mulai dari gangguan terhadap penerbangan di AS, penghentian bantuan makanan terhadap jutaan masyarakat, hingga menyebabkan lebih dari 1,3 juta pegawai pemerintah federal dirumahkan atau bekerja tanpa bayaran.

Apa yang Diselesaikan Sehingga Shutdown Dapat Berhenti?

Dalam pemungutan suara yang berlangsung selama berjam-jam di Capitol Hill, Washington DC, pada Ahad waktu setempat, delapan senator dari Partai Demokrat menyeberang ke Partai Republik untuk mengakhiri perdebatan mengenai rancangan undang-undang pendanaan yang akan membiayai pekerjaan pemerintah hingga 30 Januari 2026.

Pada Senin, para senator kemudian berpartisipasi dalam serangkaian pemungutan suara tambahan mengenai RUU tersebut, yang berpuncak pada keputusan akhir untuk menyetujuinya secara resmi dengan margin mayoritas 60-40 dan mengirimkannya ke Dewan Perwakilan Rakyat AS.

Di Senat, Partai Republik memegang 53 kursi dan Partai Demokrat memiliki 47 kursi. Karena Partai Republik tidak memiliki 60 suara yang dibutuhkan untuk memajukan RUU, delapan senator Partai Demokrat memberikan suara untuk memajukan RUU tersebut.

Meskipun Senat memberikan suara mendukung pengakhiran perdebatan mengenai rancangan undang-undang pendanaan pemerintah dengan margin 60-40 pada Ahad, pemungutan suara Senat lainnya diperlukan untuk secara resmi menyetujuinya dan mengirimkannya kembali ke DPR.

DPR AS akan bersidang pada Rabu 12 November 2025. Jika RUU ini lolos di DPR, dibutuhkan tanda tangan Presiden Donald Trump untuk mengesahkannya.

Di DPR, Partai Republik memegang 220 kursi sementara Partai Demokrat memiliki 212 kursi.

Penyebab Awal Shutdown

Shutdown pemerintah dipicu pada 1 Oktober ketika Partai Demokrat menolak memberikan suara mendukung RUU pendanaan sebagai daya tawar untuk menegosiasikan perpanjangan subsidi layanan kesehatan.

Untuk melanjutkan pemungutan suara Senat yang mengakhiri debat pada Ahad, beberapa Senator Demokrat yakni Jeanne Shaheen dan Maggie Hassan, bersama senator independen Angus King, setuju untuk memberikan suara bersama Partai Republik. Mereka bergabung dengan senator Demokrat Tim Kaine, Dick Durbin, John Fetterman, Catherine Cortez Masto, dan Jacky Rosen, yang sebelumnya telah menyatakan niat mereka untuk memberikan suara mendukung.

Kelompok tersebut diyakinkan untuk memberikan dukungan bagi pengesahan RUU tersebut setelah para senator Republik setuju untuk mengadakan pemungutan suara di kemudian hari, diyakini pada Desember, mengenai berakhirnya Undang-Undang ACA yang telah membuat asuransi kesehatan swasta lebih murah bagi jutaan warga Amerika.

Apa Tanggapan Demokrat?

Tak lama setelah pemungutan suara Senat pada Ahad, tanda-tanda perpecahan internal mulai terlihat dari dalam Partai Demokrat. Kesepakatan yang dibuat oleh Senat Demokrat untuk membuka kembali pemerintahan, memicu kembali pertikaian partai mengenai strategi dan identitas, terutama antara anggota yang berhaluan tengah dan progresif.

Schumer mengatakan sebelum pemungutan suara bahwa ia tidak dapat mendukung langkah tersebut "dengan itikad baik". Pemimpin minoritas Senat, yang menghadapi kritik dari sesama anggota Partai Demokrat pada Maret karena memilih bersama Partai Republik untuk mempertahankan pemerintahan tetap terbuka, mengatakan partainya kini telah "membunyikan alarm" terkait layanan kesehatan.

"Kami tidak akan menyerah dalam perjuangan ini," kata Schumer. Bernie Sanders, seorang senator independen dari Vermont yang berkoalisi dengan Partai Demokrat, mengatakan bahwa menyerah dalam perjuangan akan menjadi "kesalahan besar".

Senator Demokrat Connecticut, Chris Murphy, mengatakan bahwa pemilihan lokal dan negara bagian pekan lalu menunjukkan dukungan untuk kandidat Demokrat karena para pemilih mengharapkan Demokrat untuk tetap teguh dalam negosiasi.

Di DPR AS, banyak anggota Partai Demokrat dengan cepat mengecam rekan-rekan mereka di Senat. Anggota DPR dari Texas, Greg Casar, mengatakan kesepakatan yang tidak mengurangi biaya perawatan kesehatan merupakan "pengkhianatan" terhadap jutaan rakyat Amerika yang mengandalkan perjuangan Partai Demokrat.

Anggota lain memberi dukungan kepada Schumer. Pemimpin Partai Demokrat di DPR, Hakeem Jeffries, yang mengkritik Schumer pada Maret setelah ia memilih untuk tetap membuka pemerintahan, pada Senin memujinya dan menyatakan dukungan atas kepemimpinannya selama penutupan pemerintahan.

"Rakyat Amerika tahu bahwa kami berada di pihak yang benar dalam perjuangan ini," kata Jeffries.

Para senator dari Partai Demokrat yang mencapai kesepakatan dengan Partai Republik mengatakan mereka tidak punya banyak pilihan, mengingat anggota Partai Republik tidak mau mengalah dalam kebuntuan ini. Sementara tekanan dari shutdown yang berkepanjangan telah menjadi tidak tertahankan.

"Ini adalah satu-satunya kesepakatan yang ada di atas meja," kata Senator Shaheen setelah pemungutan suara pada Ahad.

Berakhirnya penutupan pemerintahan AS saat ini merupakan sebuah penundaan dari perselisihan yang terus terjadi di pemerintahan AS dalam beberapa bulan yang akan datang. Meskipun saat ini, telah dibuat kesepakatan temporer yang memulihkan situasi jutaan masyarakat AS, baik Demokrat maupun Republikan berada dalam jurang yang terlalu dalam untuk memberikan konsesi.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan