Mengenal Fase GTM pada Anak dan Cara Mengatasinya
GTM, atau gerakan tutup mulut, adalah fase yang sering dialami oleh anak-anak. Banyak orang tua mengeluhkan kondisi ini karena anak menolak makan selama sehari penuh, bahkan ketika menu favoritnya telah disajikan. Fase ini biasanya terjadi saat anak memasuki usia enam bulan, di mana mereka mulai dikenalkan dengan makanan pendamping ASI (MPASI). Tahap ini sangat penting karena kebutuhan nutrisi bayi tidak lagi cukup hanya dari ASI saja.
Namun, tidak semua anak langsung siap menerima makanan padat. Beberapa justru mengalami GTM, yang membuat orang tua khawatir. Jika dibiarkan, anak bisa kekurangan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembangnya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Agar fase GTM tidak berlangsung lama, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu anak kembali mau makan. Berikut beberapa strategi yang dapat diterapkan:
1. Terapkan Aturan Makan yang Konsisten
Salah satu langkah penting dalam pemberian MPASI adalah menerapkan feeding rules atau aturan makan yang teratur. Buat jadwal makan utama dan camilan dengan waktu yang tetap setiap hari. Pastikan perut anak benar-benar lapar sebelum waktu makan tiba agar ia lebih bersemangat menyantap makanan. Batasi waktu makan sekitar 30 menit. Bila makanan tidak habis, hentikan tanpa memaksa. Hindari memberikan makanan di luar jadwal, kecuali air putih, agar anak belajar mengenali rasa lapar dan kenyang dengan baik.
2. Ciptakan Suasana Makan yang Nyaman
Lingkungan yang tenang dapat membantu anak fokus saat makan. Hindari distraksi seperti televisi, gawai, atau mainan di meja makan. Gunakan kursi makan khusus agar anak merasa nyaman dan terbiasa makan di tempat yang sama setiap kali.

3. Variasikan Menu Makanan
Kebosanan bisa menjadi alasan anak menolak makan. Coba kreasikan menu MPASI dengan bahan yang berbeda setiap harinya. Moms bisa mengolah makanan menjadi bentuk lucu atau berwarna menarik, seperti bento sederhana, agar anak tertarik mencobanya.
4. Ajak Anak Makan Sendiri
Biarkan anak mencoba memegang sendok atau menyentuh makanannya. Walau berantakan, pengalaman ini membantu anak belajar mengenal tekstur makanan dan meningkatkan rasa ingin tahu terhadap makanan yang disajikan.
5. Hindari Memaksa Anak Makan
Memaksa anak justru bisa membuatnya trauma dan semakin menolak makan. Jika anak terlihat tidak mau makan, beri waktu sejenak dan tawarkan makanan kembali di waktu berikutnya. Kesabaran dan konsistensi orang tua menjadi kunci penting agar anak kembali terbiasa makan dengan lahap.
Produk Penunjang Kesehatan Kulit Bayi
Selain menjaga pola makan, kesehatan kulit bayi juga penting untuk dipertimbangkan. Mustela Hydrabebe Body Lotion adalah lotion bayi yang memberikan kelembapan yang lebih tahan lama untuk melindungi dan memperkuat kulit dari kekeringan, kemerahan, dan iritasi.
Kandungan:
- Patented Natural Ingredients
- Avocado Perseose®: Berfungsi untuk melindungi, memperkuat, dan menjaga kelembaban kulit bayi
- Jojoba oil: Menambah cadangan lipid dan memperbaiki lapisan kulit
- Shea butter: Menenangkan dan memelihara lapisan kulit agar lembut dan lembap
- Tidak mengandung bahan kimia berbahaya
- Formula hypoallergenic, cocok untuk kulit bayi yang masih sensitif
Manfaat:
- Lotion untuk melembabkan dan menguatkan kulit bayi agar terhindar dari kekeringan, kemerahan dan iritasi
- Memberikan kelembapan yang tahan lama
- Membuat kulit halus, kenyal, dan lembut
- Aman untuk bayi baru lahir
Feedback Texture:
- Tekstur lembut, ringan dan tidak lengket
- Cepat menyerap ke kulit
- Aroma bayi yang lembut khas mustela