5 Fakta Terkini Tahanan Polsek Samarinda Kabur, Mulai dari Perencanaan hingga Daftar Nama

admin.aiotrade 21 Okt 2025 3 menit 15x dilihat
5 Fakta Terkini Tahanan Polsek Samarinda Kabur, Mulai dari Perencanaan hingga Daftar Nama
5 Fakta Terkini Tahanan Polsek Samarinda Kabur, Mulai dari Perencanaan hingga Daftar Nama

Kabur dari Polsek Samarinda Kota, 15 Tahanan Terancam Status Buron

Pada hari Minggu (19/10/2025) sekitar pukul 14.00 Wita, sebanyak 15 tahanan di Polsek Samarinda Kota berhasil kabur dengan cara menjebol dinding kamar mandi. Kejadian ini mengejutkan banyak pihak dan memicu pengejaran oleh aparat kepolisian.

Hingga Senin (20/10/2025), dari 15 tahanan yang kabur tersebut, 10 orang telah berhasil diamankan kembali, sementara lima lainnya masih dalam status buronan. Saat ini, para tahanan yang berhasil ditangkap kembali telah ditahan di Polresta Samarinda sembari menunggu perbaikan ruang tahanan Mapolres Samarinda Kota yang terletak di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Bugis, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Berikut daftar nama 15 tahanan yang kabur dari Polsek Samarinda Kota:

10 orang yang sudah kembali diamankan: - Asri - Irfan - Edy Ramlan - Aril Hamid - Gilang Ramadhan - Muhammad Dhia Hauzan Zaki - Elzent Ahmad - Hwan Noor - Muhammad Rizky Alfarizal - Yohanes Doriyanto Adilalesu

5 orang yang masih buron: 1. Kahar bin Sukarno, warga Jalan Sungai Berantas, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota. 2. Muhammad Yusril alias Unyil bin Bambang Nasrullah, warga Jalan Damai, Kelurahan Sidodamai, Kecamatan Samarinda Kota. 3. Chandro Nababan alias Alex, warga Jalan Pangeran Hidayatullah, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota. 4. Suniansyah alias Suni bin Ahmad, warga Jalan Diponegoro Gang Langgar, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota. 5. Krisantus Dominikus Werong Lubur alias Santos, warga Jalan Provinsi, Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan.

Fakta Terkini Mengenai Kaburnya Tahanan

Beberapa fakta terkini mengenai kaburnya tahanan dari Polsek Samarinda Kota hingga Senin (20/10/2025) malam adalah sebagai berikut:

1. Rencana Dimulai Sejak 2 Hari Sebelumnya

Menurut Kapolres Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, kejadian ini ternyata sudah direncanakan oleh para tahanan. Mereka mulai melobangi dinding kamar toilet berbeton menggunakan besi jemuran dan paku sejak Jumat (17/10/2025). Setelah proses penjebolan dinding selesai, pada Minggu (19/10/2025) sekira pukul 14.00 Wita, 15 tahanan tersebut keluar satu persatu dari ruang tahanan, lompat pagar, dan kabur terpencar.

2. Sembunyi di Rumah Kerabat Hingga Hendak Kabur ke Luar Daerah

Dalam operasi pengejaran yang cepat, tim gabungan Polresta Samarinda berhasil menangkap kembali 10 tahanan dari berbagai lokasi di Kota Samarinda. Beberapa dari mereka tertangkap saat bersembunyi di rumah kerabat atau sedang bersiap kabur ke luar daerah.

3. Kondisi Ruang Tahanan di Polsek Samarinda

Kapolresta Hendri Umar menyebutkan bahwa kapasitas sel masih sangat memadai dan kondisi layak, sehingga insiden ini murni disebabkan oleh tindakan pidana yang disengaja oleh para tahanan. Meskipun SOP penjagaan sudah sesuai standar, evaluasi mendalam akan dilakukan untuk memastikan apakah ada pelanggaran prosedur dari petugas.

4. Imbauan untuk yang Masih Buron

Kepolisian juga menyampaikan imbauan tegas kepada kelima tahanan yang masih buron. Jika tidak menyerahkan diri, status buron akan terus melekat dan pelarian ini akan menjadi faktor pemberat dalam proses hukum yang menanti mereka. Untuk mempercepat penangkapan, pihaknya meminta bantuan masyarakat yang melihat atau memiliki informasi mengenai lima buronan tersebut untuk segera melapor.

5. Ibu-Ibu Cemas

Ketua RT 04, Kelurahan Dadi Mulya, Samarinda Ulu, Budi Hartono mengungkapkan kekhawatiran masyarakat terhadap kejadian ini. Ia menyebutkan bahwa ini merupakan kali pertama peristiwa seperti ini terjadi selama ia menjadi ketua RT. Meskipun polsek Samarinda Kota bukan masuk ke wilayah RT 04, lokasinya sangat dekat dengan kawasan polsek. Budi juga memastikan wilayahnya aman karena dilengkapi CCTV yang terkoneksi ke HP.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan