5 Perusahaan Australia Siap Investasi Besar di RI, Mulai Energi hingga Nikel

admin.aiotrade 13 Nov 2025 2 menit 16x dilihat
5 Perusahaan Australia Siap Investasi Besar di RI, Mulai Energi hingga Nikel


Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, hadir dalam pertemuan dengan lima pimpinan perusahaan kesehatan dan industri pengolahan asal Australia saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kenegaraan ke Sydney pada Rabu (11/11). Pertemuan ini dihadiri oleh beberapa tokoh penting dari sektor bisnis, antara lain:

  • Glenn Keys, Founder sekaligus Executive Chair Aspen Medical
  • Stephen Wilmot, Chairman Pure Battery Technologies (PBT)
  • David Paton, Director Managed Investment AAM Investment Group
  • Matthew Boyall, CEO Cue Energy Resources
  • Chris Shepherd, CFO Nickel Industries Ltd

Dalam forum tersebut, para pimpinan perusahaan menyampaikan rencana investasi strategis mereka di berbagai sektor unggulan seperti kesehatan, hilirisasi, agrikultur, serta minyak dan gas. Beberapa proyek yang dibahas antara lain:

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
  • Aspen Medical sedang menjajaki rencana investasi senilai US$ 1 miliar untuk proyek redevelopment Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Samarinda.
  • Pure Battery Technologies (PBT) berencana menanamkan dana sebesar US$ 350 juta di Batang Industrial Park guna mengembangkan material katoda.
  • AAM Investment Group sedang mengembangkan peternakan sapi di Lampung dan aktif dalam program pelatihan tenaga kerja melalui Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA).
  • Cue Energy Resources menambah investasinya pada proyek minyak dan gas.
  • Nickel Industries Ltd memperluas fasilitas pengolahan nikel di Indonesia.

Rosan juga menjelaskan tentang regulasi baru yang diterbitkan, yaitu Peraturan Pemerintah No.28 Tahun 2025. Aturan ini bertujuan untuk mempercepat proses perizinan usaha. Jika suatu izin telah melewati Service Level Agreement (SLA) verifikasi, maka izin tersebut akan terbit otomatis, sehingga memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha.

Selain itu, Rosan menyebutkan bahwa sistem Online Single Submission (OSS) telah menerbitkan 134 perizinan berusaha melalui mekanisme fiktif positif. Hal ini memungkinkan proses investasi berlangsung lebih cepat dan efisien.

Tidak hanya itu, Rosan juga menyampaikan bahwa ada satu investasi besar dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Australia yang akan segera direalisasikan. Ia menyatakan bahwa investasi ini akan difinalisasi dalam waktu dekat.

Penguatan hubungan ekonomi antara Indonesia dan Australia terus menunjukkan tren positif. Dalam lima tahun terakhir, nilai investasi Australia di Indonesia mencapai US$ 2,8 miliar. Sektor pertambangan, perhotelan, dan layanan kesehatan menjadi porsi terbesar dari investasi tersebut.

Di sisi lain, nilai perdagangan bilateral kedua negara pada 2024 tercatat sebesar US$ 15,4 miliar. Angka ini meningkat sebesar 23,5% dibandingkan tahun sebelumnya.

Pertemuan ini menunjukkan komitmen kuat dari pihak Australia untuk terus mengekspansi investasi di Indonesia, khususnya di sektor-sektor strategis yang memiliki potensi besar untuk tumbuh dan berkembang.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan