KPID Awards 2025: Penghargaan untuk Karya Kreatif dan Inovatif di Jawa Tengah
Dewan juri Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah atau KPID Awards 2025 telah menetapkan 55 nominator dalam 19 kategori penghargaan. Penetapan tersebut dilakukan melalui rapat pleno dewan juri pada 14 Oktober 2025.
Ketua Panitia KPID Awards 2025, Mukhamad Nur Huda, mengatakan bahwa 55 nominator tersebut berhasil lolos setelah bersaing ketat dalam setiap tahap penjurian. Total ada 348 karya yang dikirimkan oleh berbagai lembaga penyiaran di Jawa Tengah, baik televisi maupun radio. Setelah melalui proses seleksi administrasi oleh tim penyaring independen, terjaring 142 karya untuk masuk ke tahap penilaian berikutnya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Penilaian awal dilakukan untuk memastikan setiap karya memenuhi kriteria yang telah ditetapkan, baik dari sisi kualitas produksi, kreativitas, relevansi dengan nilai-nilai lokal, maupun dampak sosial yang ditimbulkan. Sebanyak 142 karya tersebut kemudian dinilai secara komprehensif oleh empat dewan juri yang berasal dari unsur pemerintah, akademisi, pegiat media, dan tokoh masyarakat. Melalui musyawarah mufakat, akhirnya ditetapkan 55 nominator terbaik.

Penilaian difokuskan pada beberapa aspek seperti inovasi, keberagaman konten, kontribusi terhadap perkembangan penyiaran yang mendidik dan menghibur masyarakat serta kemampuan melakukan konvergensi dengan perkembangan teknologi informasi.
Nur Huda yang juga Komisioner atau Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran, mengatakan, melalui proses seleksi yang objektif, Anugerah KPID Jateng 2025 dipastikan menjadi ajang paling bergengsi yang membawa dampak positif bagi kemajuan dunia penyiaran di Jawa Tengah.
Dijelaskannya, KPID Award 2025 ini menghadirkan 19 kategori penghargaan, mulai dari kelembagaan terbaik, Iklan Layanan Masyarakat (ILM), konvergensi, edukasi keagamaan, program anak, talkshow, feature hingga penyiar/presenter terbaik dan lainnya. Setiap kategori memiliki standar penilaian yang berbeda.
“KPID Awards bukan sekadar ajang apresiasi, tapi kami memiliki harapan ajang ini menjadi pemicu bagi industri penyiaran untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman,” lanjut Nur Huda.
Ia menambahkan, selain anugerah untuk lembaga penyiaran, KPID juga akan memberikan penghargaan khusus berupa Lifetime Achievement untuk insan yang mendedikasikan sebagian hidupnya pada dunia penyiaran. Selain itu juga diberikan pada para tokoh yang memiliki perhatian dan kepedulian pada pengembangan dunia penyiaran.
Para nominator dan peraih juara akan diumumkan pada Malam Puncak KPID Awards 2025 yang akan dilaksanakan 31 Oktober mendatang di Pendopo Kabupaten Jepara dan disiarkan secara langsung melalui televisi dan radio di Jawa Tengah.
Ia mengungkapkan, sejumlah tamu undangan direncanakan akan hadir pada acara tersebut mulai Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Ketua dan Komisioner KPI Pusat, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Ketua atau Pimpinan DPRD Jawa Tengah, Forkopimda Jawa Tengah, Lembaga Negara Vertikal, sejumlah Kepala Daerah, serta para tokoh nasional maupun lokal.
Dewan Juri KPID Awards 2025, Amir Machmud NS mengungkapkan, melalui ajang KPID Awards 2025 ini dapat diketahui persebaran peningkatan kualitas lembaga penyiaran di Jateng makin merata. Begitu pula sumberdaya manusia penyiaran masih tetap bertahan dengan kreativitasnya di tengah menghadapi dinamika yang berkembang, khususnya dalam menyikapi konvergensi media.
"KPID harus makin terlecut untuk memberi penekanan pada pengawasan etis produk siaran lembaga penyiaran, sehingga makin menghayati P3SPS dan Kode Etik Jurnalistik," ungkapnya.