6 Peristiwa Populer: Pria Bacok Korban 3 Kali di Pontianak, Pasar Rantau Panjang Ambruk

admin.aiotrade 20 Okt 2025 3 menit 13x dilihat
6 Peristiwa Populer: Pria Bacok Korban 3 Kali di Pontianak, Pasar Rantau Panjang Ambruk

Berita Terpopuler Kalimantan Barat Hari Ini

Kalimantan Barat (Kalbar) kembali menjadi perhatian dengan berbagai peristiwa yang menarik. Berikut adalah enam berita terpopuler yang terjadi di wilayah tersebut selama dua hari terakhir.

1. Pria Diamankan Usai Bacok Korban Tiga Kali

Seorang pria berinisial MR (33) diamankan oleh Tim Spartan Polsek Pontianak Barat karena diduga melakukan penganiayaan terhadap korban yang berinisial R menggunakan sebilah parang. Penangkapan ini dilakukan setelah laporan polisi diterima pada Jumat, 17 Oktober 2025. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 17 Oktober 2025 sekitar pukul 02.00 WIB di Jalan Pelabuhan Rakyat, tepatnya di depan bengkel mobil Wak Jab, Kecamatan Pontianak Barat. Dugaan sementara menyebutkan bahwa motif pelaku adalah dendam.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

2. WNA Malaysia Dideportasi Setelah Jalani Hukuman Pidana

Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia berinisial BMAM dideportasi oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Singkawang melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, Sambas, setelah menyelesaikan masa pidana terkait kasus narkotika di Rutan Bengkayang. Deportasi ini merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Langkah ini menjadi bukti komitmen Kantor Imigrasi Singkawang dalam menjaga aturan keimigrasian dan kedaulatan negara.

3. Imigrasi Ketapang Mendeportasi WNA Tiongkok Terlibat Kasus Penganiayaan

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ketapang mendeportasi seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok berinisial XW (40) setelah penyelesaian hukum dilakukan secara restorative justice pada Kamis 14 Oktober 2025. XW diamankan oleh pihak kepolisian terkait dugaan keterlibatan dalam kasus penganiayaan. Setelah proses hukum selesai, XW diserahkan ke Imigrasi Ketapang untuk menjalani proses keimigrasian. XW telah dipulangkan melalui Bandara Soekarno-Hatta pada 19 Oktober 2025 menggunakan maskapai Shandong Airlines dengan rute Jakarta–Xiamen.

4. Deputi Kemenko Kumham Imipas Soroti Tumpang Tindih Regulasi Daerah

Deputi Bidang Koordinasi Hukum, Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Masyarakat (Kemenko Kumham Imipas), Nofli, menyoroti masih banyaknya regulasi di daerah yang belum selaras dengan aturan di tingkat pusat. Hal ini disampaikannya usai audiensi bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Senin 20 Oktober 2025. Nofli menjelaskan bahwa Kemenko Kumham Imipas merupakan kemerinterian baru yang sebelumnya tergabung dalam Kemenko Polhukam. Ia menilai, masih banyak peraturan daerah yang tidak konsisten dan saling bertentangan dengan regulasi yang lebih tinggi.

5. Bangunan Pasar Ikan di Rantau Panjang Ambruk

Bangunan Pasar Ikan Desa Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, ambruk pada Minggu 19 Oktober 2025 malam sekitar pukul 20.00 WIB. Peristiwa ini terjadi di Dusun Tembok Baru RT/RW 06/02, Desa Rantau Panjang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material belum dapat dipastikan karena pihak pemerintah daerah belum melakukan pengecekan ke lokasi. Kepala Desa Rantau Panjang, Hasanan, mengatakan pasar ikan yang ambruk itu merupakan aset milik Pemda Kayong Utara melalui Dinas Kelautan dan Perikanan yang dibangun pada tahun 2016.

6. Wahana di Air Upas Ambruk, Pengelola Siap Bertanggung Jawab

Penanggung jawab kegiatan Indonesia Night Market, Akbari Alexander, buka suara soal insiden ambruknya wahana Rainbow Slide atau perosotan pelangi di arena pasar malam Kecamatan Air Upas, Kabupaten Ketapang, Sabtu 18 Oktober 2025 malam. Akbari menegaskan, pihaknya siap bertanggung jawab penuh atas kejadian yang membuat sejumlah pengunjung luka-luka itu. Ia menjelaskan, dari laporan kru di lapangan, wahana ambruk diduga akibat kelebihan beban. Saat kejadian, banyak pengunjung naik bersamaan, termasuk orang dewasa yang ikut mendampingi anak-anak.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan