6 Tips Aman Bertransaksi di ATM untuk Hindari Skimming

admin.aiotrade 14 Des 2025 5 menit 14x dilihat
6 Tips Aman Bertransaksi di ATM untuk Hindari Skimming

Tips Aman Bertransaksi di ATM untuk Menghindari Risiko Skimming

Mengambil uang di ATM pasti menjadi kegiatan yang sering dilakukan setiap hari. Meskipun sekarang banyak orang mulai beralih ke transaksi cashless, tetapi rasanya masih ada yang kurang jika kita tidak membawa uang tunai di dompet. Hal ini karena di luar sana masih banyak warung atau pedagang kaki lima yang hanya menerima pembayaran tunai.

Namun, apakah kamu sadar bahwa rutinitas mengambil uang di ATM bisa membawa berbagai risiko? Selain risiko kartu tertelan atau lupa mengambil kartu setelah selesai, risiko menjadi korban tindak kejahatan skimming juga bisa terjadi.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Skimming adalah tindakan pencurian informasi kartu debit. Biasanya, penjahat akan menempelkan alat skimmer atau perekam di slot mesin ATM. Jika kartu ATM kita sudah terekam oleh alat tersebut, maka pelaku bisa dengan mudah menguras seluruh uang di rekening kita.

Untuk menghindari hal tersebut, kamu perlu mengikuti beberapa tips berikut:

1. Ambil Uang di ATM yang Terdapat Petugas Keamanan


Ada banyak mesin ATM yang tersebar di berbagai tempat. Namun, untuk menghindari tindak kejahatan, carilah mesin ATM yang dijaga oleh petugas keamanan. Kehadiran petugas akan meminimalkan kemungkinan oknum ingin melakukan kejahatan seperti menempelkan skimmer di mesin ATM.

Jika di sekitar tempat tinggal tidak ada mesin ATM yang dijaga, carilah yang ramai atau terdapat banyak orang di sekitarnya. Jika memilih mesin ATM di dalam mini market, lebih baik pilih yang menaruh mesinnya di bagian depan, bukan bagian belakang yang sering sepi dan jauh dari pengawasan.

2. Pastikan Tidak Ada yang Mencurigakan di Mesin ATM


Menjadi manusia yang peka bukan hanya diperlukan saat sedang jalan bersama gebetan, tapi juga saat akan mengambil uang di mesin ATM. Sebelum memasukkan kartu, amati dulu mesin ATM. Apakah ada yang mencurigakan?

Beberapa hal yang bisa dicurigai antara lain stiker bank yang terpasang di mesin ATM. Setiap mesin biasanya menyertakan nomor call center yang bisa dihubungi jika terjadi masalah. Misalnya, Bank BCA selalu menampilkan nomor 1500888. Jika di ATM itu justru tercantum nomor yang berbeda, segeralah mencari mesin ATM lain, karena bisa saja mesin tersebut telah diotak-atik oleh oknum.

Selain itu, perhatikan penutup area keyboard. Jika goyang atau keyboard terasa lebih keras saat ditekan, lebih baik pilih mesin ATM lain. Begitu pula saat memasukkan kartu. Jika kartu sulit dimasukkan dan terasa kasar, segera batalkan transaksi.

3. Tutup Seluruh Area Keyboard Saat Menekan PIN ATM


Banyak orang menganggap kebiasaan menutup area keyboard saat memasukkan PIN ATM sebagai hal yang tidak penting. Padahal, hal ini sangat penting untuk meminimalisir risiko pencurian data. Jika orang lain tahu PIN ATM kita, maka risiko pencurian semakin besar.

4. Jangan Pinjamkan Kartu ATM kepada Orang Asing


Ada banyak modus kejahatan di luar sana yang bisa mengelabui kita. Oleh karena itu, kita harus waspada. Salah satu cara adalah dengan tidak sembarangan memberikan kartu ATM kepada orang asing, terlebih jika mereka meminta kombinasi PIN ATM.

Ingatlah bahwa tidak ada yang boleh tahu PIN ATM selain diri sendiri. Bahkan petugas bank pun tidak akan pernah menanyakan PIN ATM kita jika terjadi kendala. Jadi, jangan mudah percaya pada orang lain yang mengaku sebagai petugas bank dan meminta PIN ATM.

5. Ganti PIN ATM Secara Berkala


Salah satu cara untuk menghindari pencurian data adalah dengan rutin mengganti PIN ATM. Paling tidak, gantilah PIN setiap 3 bulan. Alasannya adalah karena kita tidak tahu di mana potensi orang lain bisa mencuri data kita setiap kali kita menggesekkan kartu ATM ke mesin EDC atau memasukkannya ke mesin ATM.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara pernah mengatakan bahwa mengganti PIN ATM secara rutin adalah cara paling sederhana untuk menghindari pencurian data.

6. Manfaatkan Fitur Cardless di BCA Mobile


Selain cara-cara di atas, ada satu cara yang paling simpel dan aman, yaitu menggunakan fitur cardless di BCA Mobile. Dengan fitur ini, kamu bisa tarik tunai tanpa perlu menggunakan kartu.

Sebagai informasi, Bank BCA telah menerapkan fitur cardless sehingga kamu bisa lebih aman saat melakukan transaksi. Tidak hanya tarik tunai, setor tunai juga bisa dilakukan tanpa kartu.

Untuk menggunakan fitur ini, kamu harus terdaftar sebagai nasabah Bank BCA dan sudah mengunduh aplikasi BCA Mobile di smartphone. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Masuk ke aplikasi BCA Mobile
  • Pilih menu Cardless
  • Pilih menu Tarik Tunai
  • Pilih rekening sumber dana dan nominal uang yang ingin ditarik
  • Masukkan PIN mBCA dan kamu akan mendapatkan pesan berisi 6 digit kode transaksi

Setelah itu, pergilah ke ATM BCA terdekat. Saat berada di depan mesin ATM, tunggu hingga tulisan “Transaksi Tanpa Kartu” muncul. Masukkan nomor handphone yang terdaftar di BCA Mobile dan 6 digit kode transaksi. Ingat, kode transaksi hanya berlaku selama satu jam setelah kamu menerimanya.

Untuk setor tunai tanpa kartu, langkahnya hampir sama. Cukup ikuti prosedur yang sama di aplikasi BCA Mobile.

Dengan fitur cardless ini, transaksi tarik tunai maupun setor tunai kamu semakin aman. Karena tidak lagi ada kecemasan tentang kartu ATM tertelan atau menjadi korban skimmer. Malahan, fitur ini juga bisa menjadi solusi bagi kamu yang lupa membawa dompet.

FAQ: Tips Aman Transaksi di ATM agar Tidak Jadi Korban Skimming

Apa itu skimming ATM?
Skimming ATM adalah modifikasi alat di mesin ATM yang mencuri data kartu dan PIN sehingga pelaku bisa mengakses rekening korban tanpa izin.

Bagaimana cara pelaku melakukan skimming?
Pelaku biasanya menempelkan alat skimmer di slot kartu atau keypad ATM, lalu menggunakan kamera tersembunyi untuk merekam PIN yang kamu masukkan.

Bagaimana supaya tidak jadi korban skimming saat tarik tunai?
Gunakan ATM di lokasi ramai atau dalam bank, periksa kondisi mesin sebelum pakai, dan tutup tombol saat memasukkan PIN.

Kenapa harus mengganti PIN secara berkala?
Mengganti PIN secara berkala membuat data kartu yang mungkin pernah terekam menjadi tidak berguna bagi pelaku.

Apakah fitur tanpa kartu (cardless) aman dari skimming?
Ya. Fitur cardless untuk tarik tunai atau setor tunai mengurangi risiko data kartu jadi korban skimming.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan