
Pemerintah menetapkan rencana pemulihan bagi perguruan tinggi yang terdampak bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatra. Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Fauzan menyampaikan bahwa proses pemulihan akan dimulai pada Januari 2026.
Menurut data yang dirilis, sebanyak 60 perguruan tinggi terkena dampak bencana tersebut. Distribusi perguruan tinggi yang terdampak adalah sebagai berikut:
Aceh memiliki 31 perguruan tinggi, terdiri dari 4 PTN dan 27 PTS
Sumatra Utara memiliki 14 perguruan tinggi, terdiri dari 1 PTN dan 13 PTS
* Sumatra Barat memiliki 15 perguruan tinggi, terdiri dari 9 PTN dan 6 PTS
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Fauzan menjelaskan bahwa tahapan pemulihan akan fokus pada beberapa aspek penting, yaitu:
Program rehabilitasi jangka menengah
Pemulihan ekonomi berkelanjutan
Rekonstruksi sanitasi
Edukasi mitigasi bencana
Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan tahapan penanggulangan darurat hingga 31 Desember 2025. Fokus utama dalam tahap ini adalah penanganan kebutuhan mendesak seperti distribusi logistik, pelayanan kesehatan darurat, serta pemenuhan kebutuhan dasar untuk penyelamatan jiwa dan pemulihan awal.
Salah satu bentuk bantuan yang disiapkan adalah dana bantuan biaya hidup bagi mahasiswa dan dosen yang terdampak. Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 75.986.474.452. Dengan rincian:
Mahasiswa terdampak sebanyak 18.824 orang
Dosen terdampak sebanyak 1.306 orang
Data spesifik berdasarkan provinsi adalah sebagai berikut:
1. Aceh: 1.183 dosen dan 15.801 mahasiswa
2. Sumatra Utara: 20 dosen dan 2.408 mahasiswa
3. Sumatra Barat: 103 dosen dan 615 mahasiswa
Selain bantuan finansial, pemerintah juga memastikan adanya dukungan lainnya untuk memastikan kelancaran proses pendidikan dan pengajaran di perguruan tinggi yang terdampak.
Di sisi lain, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sebanyak 921 orang meninggal dunia akibat bencana banjir dan tanah longsor di 52 kabupaten/kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Data ini berdasarkan laporan sementara hingga Minggu (7/12).
Dengan rencana pemulihan yang terstruktur, pemerintah berharap dapat memberikan solusi yang berkelanjutan dan memastikan kembali normalisasi aktivitas perkuliahan di seluruh wilayah yang terdampak.