
Pendidikan Dasar Bela Negara untuk Taruna Polimarim AMI Makassar
Sebanyak 622 taruna dan taruni dari Politeknik Maritim (Polimarim) AMI Makassar mengikuti Pendidikan Dasar Bela Negara (Diksar Belneg) di Markas Komando Rindam XIV/Hasanuddin, Pakkatto, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari dan dibuka secara resmi pada Minggu (26/10/2025). Diksar Bela Negara diselenggarakan oleh Senat Taruna Brigade Jayamahe dan menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter para mahasiswa baru.
Pembukaan Diksar Bela Negara dilakukan oleh Komandan Rindam XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Budiawan Basuki, yang diwakili oleh Wadan Rindam Kolonel (Inf) Daniel Hendra. Hadir dalam acara tersebut Direktur Polimarim AMI Makassar H Amrin, para wakil direktur, ketua program studi, serta jajaran sivitas akademika kampus maritim tersebut.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kolonel (Inf) Daniel Hendra membacakan amanat tertulis Danrindam Brigjen Budiawan Basuki. Ia menyampaikan apresiasi terhadap langkah Polimarim AMI dalam menyelenggarakan Diksar Bela Negara bagi para taruna-taruni baru tahun ajaran 2025. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk membentuk karakter, kedisiplinan, dan semangat nasionalisme di kalangan generasi muda.
"Diksar Bela Negara sangat penting bagi para peserta, bukan hanya sebagai bekal dalam menjalani proses perkuliahan, tetapi juga sebagai modal ketika mereka memasuki dunia kerja. Melalui kegiatan ini, mahasiswa akan memiliki wawasan kebangsaan, disiplin tinggi, serta fisik dan mental yang tangguh," ujarnya.
Pendidikan dasar ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran berbangsa dan bernegara di kalangan taruna Polimarim. Dengan begitu, mereka akan memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap bangsa dan negara.
"Pendidikan dasar ini merupakan bagian dari pendidikan kewarganegaraan. Karena itu, ikuti seluruh materi dengan sungguh-sungguh agar bisa menjadi generasi muda yang berintegritas dan siap menghadapi tantangan zaman," tambah Daniel.
Setelah upacara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian berbagai materi pelatihan bela negara yang disampaikan oleh pelatih dari Rindam XIV/Hasanuddin. Rangkaian pelatihan mencakup kegiatan lapangan seperti baris-berbaris, kedisiplinan, serta pembinaan jasmani, hingga kegiatan di dalam ruangan yang menekankan pada pembentukan karakter dan wawasan kebangsaan.
Sebelum para peserta berangkat menuju markas Rindam, mereka lebih dahulu dilepas oleh Direktur Polimarim AMI Makassar Amrin di halaman kampus biru, Jl Nuri, Makassar, Sabtu (25/10). Amrin berpesan agar seluruh taruna dan taruni mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan tanggung jawab.
Diksar Bela Negara ini merupakan agenda tahunan Polimarim AMI Makassar. Tujuannya adalah membentuk kedisiplinan, mental tangguh, serta rasa cinta tanah air yang kuat. "Nilai-nilai ini akan menjadi bekal berharga, baik selama mereka menempuh pendidikan di kampus maupun saat bekerja di dunia pelayaran," kata Amrin.
Ia menambahkan, semangat bela negara adalah fondasi penting bagi calon pelaut profesional agar mampu menghadapi berbagai tantangan global tanpa kehilangan jati diri sebagai warga negara Indonesia. Selama lima hari ke depan, para taruna Polimarim AMI Makassar akan digembleng dalam suasana penuh kedisiplinan khas militer, sebelum nantinya kembali ke kampus untuk melanjutkan masa pembinaan akademik dan kemaritiman.