
Bandung, Kota yang Menyimpan Rasa Legendaris
Bandung memang dikenal sebagai kota yang memiliki keindahan alam dan udara sejuk. Dijuluki Paris van Java, kota ini juga memiliki kekayaan kuliner legendaris yang tak pernah pudar oleh waktu. Setiap kedai berusia puluhan tahun di kota ini menyimpan kisah rasa yang otentik, menjadi saksi bisu perkembangan kota. Mulai dari kehangatan seporsi mie, manis gurihnya surabi, hingga sate yang dibakar dengan bumbu rahasia—semuanya menghadirkan nostalgia yang khas.
Ingin merasakan cita rasa Bandung tempo dulu yang tetap hits hingga kini? Yuk, simak rekomendasi 7 tempat kuliner legendaris di Bandung yang wajib kamu jelajahi!
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
1. Mie Akup – Mie Yamin Legendaris Sejak 1987
Pecinta mie yamin wajib merapat. Mie Akup adalah salah satu destinasi mie legendaris di Bandung yang konsisten menjaga kualitasnya sejak 1987. Kedai ini terkenal dengan mie yamin khas Bandung yang teksturnya kenyal sempurna dengan bumbu gurih yang diracik sendiri.
Menu yang paling dicari adalah Mie Yamin Manis, Asin, atau Balado dengan pilihan topping komplit seperti bakso, siomay, pangsit, atau ceker. Kelezatan yang home-made ini bisa dinikmati di salah satu dari tujuh cabangnya (termasuk Margahayu dan Kosambi). Harganya? Mulai dari Rp13.000-an saja—ramah di kantong, nikmat di lidah!
2. Surabi Cihapit – Jajanan Sunda Otentik yang Tak Lekang Waktu
Perjalanan kuliner Bandung legendaris terasa kurang jika tanpa mencicipi surabi. Surabi Cihapit telah eksis sejak tahun 1993, menyajikan jajanan tradisional Sunda berbahan dasar tepung beras yang dimasak di atas tungku. Hasilnya adalah tekstur lembut dengan aroma adonan yang khas dan menggugah selera.
Meskipun mempertahankan varian klasik seperti Surabi Oncom dan Surabi Kinca, Surabi Cihapit juga berinovasi dengan rasa modern seperti keju, durian, atau abon. Dengan harga mulai dari Rp6.000-an, kamu bisa menikmati surabi hangat ini di Jalan Sabang No. 65, Cihapit, Bandung Wetan.
3. Mie Kocok Persib – Ikon Kuliner Kuah Kaldu Sapi Terbaik
Bagi penggemar makanan berkuah, Mie Kocok Persib adalah tempat yang wajib didatangi. Berdiri kokoh sejak 1963 di kawasan Stadion Persib, Jalan Ahmad Hani No. 262, kuliner ini menyajikan paduan sempurna antara mie kuning tebal, kikil, potongan daging, dan tauge yang disiram kuah kaldu sapi kental yang super gurih.
Mie kocok Bandung legendaris ini tak pernah sepi, bahkan sering dikunjungi oleh para pemain Persib. Rasanya yang autentik dan porsinya yang memuaskan membuat kita rela merogoh kocek mulai dari Rp30.000-an per porsi.
4. Warung Nasi Ibu Imas – Kehangatan Masakan Sunda Rumahan
Jika kamu merindukan cita rasa masakan rumahan Sunda yang melegenda, Warung Nasi Ibu Imas adalah tempatnya. Sejak 1980, warung ini menjadi andalan warga Bandung dengan sistem prasmanan lauk khas Sunda. Menu favoritnya termasuk Ayam Goreng/Bakar, Udang Goreng Tepung, dan Jukut Goreng (Tumisan Sayur) yang selalu segar.
Bintang utama di sini adalah Sambal Dadak yang super pedas dan Karedok Leunca segar. Dengan empat cabang di sekitar Jalan Balonggede, hidangan lengkap di sini dibanderol mulai dari Rp22.000-an, menawarkan pengalaman makan yang terjangkau dan memuaskan.
5. Susu Murni Ijan – Kesegaran Klasik yang Bertahan Sejak 1950-an
Lelah berkeliling mencari kuliner legendaris Bandung? Segarkan diri di Susu Murni Ijan. Sejak 1950-an, kedai ini telah menjadi tempat favorit untuk menikmati kesegaran susu murni dalam berbagai rasa, mulai dari cokelat, melon, taro, hingga original. Setiap tegukan membawa kembali nostalgia masa kecil.
Selain susu, tersedia juga aneka kue basah pendamping seperti kue lumpur atau onde-onde. Berlokasi strategis di Jalan Ijan No. 4, Pungkur (dekat Alun-alun Bandung), minuman legendaris ini dapat kamu nikmati mulai dari harga Rp5.000 saja.
6. Sate DJ – Sensasi Sate Pedas Tanpa Bumbu Kacang Sejak 1940-an
Sate ini berbeda! Sate DJ adalah salah satu kuliner legendaris Bandung tertua, berdiri sejak tahun 1940-an. Ciri khasnya adalah penyajian tanpa bumbu kacang. Daging sate (ayam, sapi, atau kambing) direndam dan dibakar dengan bumbu pedas gurih rahasia yang meresap hingga ke dalam serat daging.
Kamu bisa memilih level kepedasan: Asin, Sedang, atau Pedas Banget. Dengan harga mulai Rp15.000-an per 10 tusuk, Sate DJ Bandung di Jalan Jendral Sudirman adalah pilihan tepat bagi pecinta kuliner autentik yang mencari tantangan rasa.
7. Warung Kopi Purnama – Menyeruput Kopi Sejarah di Braga
Sebagai penutup petualangan kuliner legendaris di Bandung, mampirlah ke Warung Kopi Purnama di Jalan Alkateri No. 22, Braga. Kedai kopi ini berdiri sejak 1930 dengan nama awal Tjhiang Shong Shi (yang berarti "Selamat Mencoba"). Nuansa vintage yang kental akan membawa kita kembali ke masa Hindia Belanda.
Menu andalannya adalah Kopi Hitam dan Kopi Susu klasik, ditemani Roti Srikaya dan Roti Mentega Palm Suiker homemade yang melegenda. Duduk santai di sini, menyeruput kopi, dan menikmati suasana tempo dulu adalah pengalaman yang tak terlupakan.
Dari aroma mie yamin yang gurih hingga pahit manisnya kopi di kedai tua, semua kuliner legendaris Bandung ini adalah bukti nyata bahwa kelezatan sejati adalah yang mampu bertahan melintasi generasi. Setiap tempat menawarkan lebih dari sekadar makanan; mereka menyajikan sejarah, kenangan, dan rasa cinta warga Bandung pada tradisi kulinernya. Jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi 7 tempat ini saat kamu berkunjung ke Kota Kembang!