707 Ribu Siswa Dapat KJP Plus, Gubernur Pramono Gratiskan Masuk TMII

admin.aiotrade 27 Okt 2025 3 menit 16x dilihat
707 Ribu Siswa Dapat KJP Plus, Gubernur Pramono Gratiskan Masuk TMII
707 Ribu Siswa Dapat KJP Plus, Gubernur Pramono Gratiskan Masuk TMII

Pemerintah DKI Jakarta Kembali Salurkan Bantuan Pendidikan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menyalurkan bantuan pendidikan bagi pelajar dari keluarga tidak mampu melalui program Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus) Tahap I Tahun 2025. Penyerahan simbolis dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, kepada 10 perwakilan peserta didik dari tiap wilayah kota/kabupaten di Jakarta, dalam acara yang digelar di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (20/3/2025).

Dalam kesempatan itu, Gubernur Pramono juga menandatangani kerja sama dengan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) untuk memberikan akses masuk gratis bagi pemegang KJP Plus. Ia menjelaskan bahwa ke depan, pihaknya akan memperluas akses gratis ke berbagai tempat wisata dan budaya seperti Ragunan, Ancol, Monas, hingga museum-museum.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Hari ini kita menyerahkan KJP Plus dan menandatangani kerja sama dengan TMII. Jadi nantinya anak-anak penerima KJP Plus bisa masuk TMII tanpa biaya. Ke depan, kami juga akan perluas akses gratis ke Ragunan, Ancol, Monas, hingga museum-museum,” ujar Gubernur Pramono.

Jumlah Penerima KJP Plus Tahap I Tahun 2025

Pramono menjelaskan, total penerima KJP Plus Tahap I Tahun 2025 mencapai 707.622 peserta didik. Seluruh penerima telah melalui proses verifikasi sebagai pelajar dari keluarga tidak mampu. Dana bantuan akan langsung disalurkan ke rekening masing-masing peserta didik melalui mekanisme nontunai.

Program ini, kata Pramono, menjadi bentuk komitmen Pemprov DKI dalam membuka akses pendidikan yang adil dan merata, sekaligus menumbuhkan motivasi bagi siswa untuk berprestasi. Ia berpesan agar anak-anak rajin belajar dan membanggakan orang tua. “Raihlah hingga KJMU agar bisa melanjutkan kuliah dan menjadi sarjana,” imbuhnya.

Pengawasan Penggunaan Dana KJP Plus

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sarjoko, menegaskan pihaknya terus meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan dana KJP Plus dengan bekerja sama bersama Bank DKI melalui sistem transaksi nontunai. Selain itu, Dinas Pendidikan kini juga membuka posko layanan KJP Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) di setiap kecamatan, agar masyarakat lebih mudah mendapatkan informasi maupun menyelesaikan kendala administrasi.

“Kami ingin memastikan bantuan pendidikan ini benar-benar sampai kepada yang berhak dan mudah diakses oleh masyarakat,” ujar Sarjoko.

Dukungan DPRD DKI Jakarta

Dukungan terhadap program ini juga datang dari Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rani Mauliani, yang menegaskan komitmen dewan dalam mengawal keberlanjutan program pendidikan gratis dan inklusif. “DPRD akan terus mendukung agar manfaat KJP Plus benar-benar dirasakan oleh seluruh siswa yang membutuhkan,” tutup Rani.

Manfaat dan Tujuan Program KJP Plus

Program KJP Plus bertujuan untuk memberikan bantuan pendidikan kepada pelajar dari keluarga tidak mampu, sehingga mereka dapat fokus pada studi tanpa terbebani biaya. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pendidikan dan memastikan semua anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.

Dengan penyaluran dana secara nontunai, pemerintah DKI Jakarta berharap dapat mengurangi risiko penyalahgunaan dana serta memastikan keamanan dan kecepatan distribusi bantuan. Selain itu, kerja sama dengan berbagai institusi seperti TMII menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan fasilitas tambahan yang bermanfaat bagi para penerima KJP Plus.

Masa Depan Pendidikan di DKI Jakarta

Masa depan pendidikan di DKI Jakarta terlihat semakin cerah dengan berbagai inisiatif yang diambil oleh pemerintah. Selain KJP Plus, ada juga program KJMU yang bertujuan untuk membantu siswa yang telah lulus dan ingin melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi. Dengan kombinasi bantuan finansial dan akses fasilitas umum, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas kesempatan belajar bagi seluruh masyarakat.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan