8 Upaya Pembunuhan Trump dalam 10 Tahun Terakhir

8 Upaya Pembunuhan Trump dalam 10 Tahun Terakhir
8 Upaya Pembunuhan Trump dalam 10 Tahun Terakhir

Insiden di Washington Hilton Memperpanjang Daftar Ancaman terhadap Presiden Trump

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali menghadapi ancaman serius. Pada Sabtu malam (25/4/2026) waktu setempat, sebuah insiden keamanan terjadi saat Trump hadir di White House Correspondents Dinner, acara tahunan yang mempertemukan jurnalis dan pejabat pemerintahan, di Hotel Washington Hilton.

Insiden terbaru itu terjadi pada pukul 20.30 Waktu Bagian Timur di Hotel Washington Hilton, tempat diadakannya pesta makan malam. Trump dijadwalkan untuk memberikan pidato di acara tersebut, yang dihadiri oleh Wakil Presidennya, JD Vance, beberapa anggota pemerintahannya, dan anggota Kongres. Namun kemudian terjadi aksi penembakan di lokasi tersebut.

Peristiwa ini menambah daftar panjang upaya pembunuhan terhadap Trump sejak masa kampanye pertamanya. Trump sendiri menegaskan kepada wartawan bahwa insiden tersebut bukanlah yang pertama kali dalam dua tahun terakhir. Ini bukan pertama kalinya republik kita diserang oleh seseorang yang mencoba melakukan pembunuhan, ujarnya.

Ancaman terhadap Trump sebelumnya mencakup berbagai kasus:

  • Butler, Pennsylvania (2024)
    Seorang pria berusia 20 tahun menembakkan senapan di rapat umum kampanye. Peluru mengenai telinga Trump dan menewaskan seorang peserta. Penyerang ditembak mati oleh agen Secret Service.

  • West Palm Beach, Florida (2024)
    Ryan Wesley Roth membawa senapan ke klub golf milik Trump. Ia ditembak oleh agen Secret Service, melarikan diri, namun akhirnya ditangkap dan dijatuhi hukuman seumur hidup.

  • Las Vegas (2016)
    Seorang warga Inggris berusia 20 tahun mencoba merebut senjata polisi dengan niat membunuh Trump.

  • North Dakota (2017)
    Seorang pria mencuri forklift dan mengarahkannya ke iring-iringan kendaraan presiden.

  • Washington DC (2020)
    Surat berisi racun ricin dikirimkan kepada Trump.

  • Mar-a-Lago (Februari 2026)
    Seorang pria bersenjata dengan tabung gas ditembak mati oleh Secret Service.

  • Penembakan di Washington Hilton (25 April 2026)
    Terbaru, insiden penembakan yang terjadi pada acara jamuan makan, Sabtu (25/4/2026) malam waktu setempat di White House Correspondents Dinner, acara tahunan yang mempertemukan jurnalis dan pejabat pemerintahan, di Hotel Washington Hilton.

Selain itu, beberapa kasus melibatkan dugaan keterlibatan pihak asing, termasuk rencana pembunuhan yang dikaitkan dengan Garda Revolusi Iran pada 2024.

Insiden terbaru ini kembali menyoroti celah keamanan yang pernah dikritik sebelumnya. Secret Service, lembaga yang bertugas melindungi presiden, sempat mendapat sorotan tajam setelah serangkaian kegagalan pengamanan dalam kampanye Trump.

Ancaman terhadap Trump: Tren yang Mengkhawatirkan

Sejak awal masa kampanye, ancaman terhadap Trump tidak pernah berhenti. Setiap insiden baru selalu memicu diskusi tentang bagaimana lembaga keamanan seperti Secret Service dapat meningkatkan perlindungan bagi presiden. Beberapa insiden bahkan menyebabkan korban jiwa, baik dari pendukung maupun dari pihak lain yang terlibat.

Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah ancaman terhadap Trump meningkat secara signifikan. Hal ini membuat masyarakat khawatir akan stabilitas politik dan keselamatan tokoh-tokoh penting negara. Selain itu, adanya dugaan keterlibatan pihak asing dalam upaya pembunuhan juga menjadi isu yang semakin menarik perhatian publik.

Tanggung Jawab Secret Service

Secret Service, sebagai lembaga yang bertugas menjaga keamanan presiden, menghadapi tekanan besar untuk meningkatkan efektivitas kerja mereka. Dalam beberapa insiden, mereka gagal mencegah serangan, sehingga memicu kritik dari berbagai pihak. Meski demikian, lembaga ini tetap menjadi tulang punggung dalam menjaga keselamatan presiden dan keluarganya.

Kekhawatiran Masa Depan

Dengan semakin meningkatnya ancaman terhadap tokoh-tokoh politik, muncul pertanyaan apakah sistem keamanan yang ada sudah cukup memadai. Apakah langkah-langkah yang diambil oleh lembaga keamanan telah cukup efektif atau masih perlu diperbaiki? Pertanyaan ini tentu akan terus dibahas oleh para ahli dan masyarakat luas.