AC Milan Dituduh Menang dengan Berpura-pura, Semua Pemain Diduga Ikut Diving

admin.aiotrade 20 Okt 2025 3 menit 15x dilihat
AC Milan Dituduh Menang dengan Berpura-pura, Semua Pemain Diduga Ikut Diving

Kritik Pedas Pioli terhadap Keputusan Wasit yang Dinilai Tidak Objektif


Pelatih Fiorentina, Stefano Pioli, menunjukkan ketidakpuasan terhadap keputusan wasit dalam pertandingan melawan AC Milan. Pertandingan yang berlangsung di San Siro pada Minggu (19/10/2025) berakhir dengan kemenangan 1-2 bagi tim tuan rumah, meskipun Fiorentina sempat unggul lebih dulu melalui gol Robin Gosens.

Pada babak kedua, AC Milan berhasil membalikkan keadaan lewat gol penalti dari Rafael Leao pada menit ke-86. Keputusan wasit Livio Marinelli untuk memberikan hadiah penalti ini menjadi sorotan utama, karena dianggap tidak sesuai dengan protokol penggunaan VAR.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Insiden yang Memicu Kontroversi

Insiden yang menjadi dasar keputusan wasit terjadi saat Fabiano Parisi menarik leher Santiago Gimenez. Dalam rekaman kamera, tampak tangan Parisi menyentuh leher pemain AC Milan tersebut. Meski tarikan itu terlihat ringan, Gimenez bereaksi keras dengan menutup wajahnya dan berteriak sebelum akhirnya jatuh di area terlarang.

Awalnya, Marinelli memutuskan untuk melanjutkan permainan. Namun, setelah menerima instruksi dari ruang kontrol, ia memutuskan untuk meninjau ulang insiden tersebut melalui sistem VAR. Keputusan akhirnya diubah menjadi hadiah penalti bagi AC Milan.

Penilaian Pioli terhadap Proses Pengambilan Keputusan

Pioli mengkritik proses pengambilan keputusan yang dinilainya tidak sesuai dengan aturan. Ia menegaskan bahwa VAR seharusnya hanya digunakan jika ada kesalahan yang jelas atau keraguan dari wasit. Namun, dalam kasus ini, Pioli merasa ada campur tangan tambahan dari ruang kontrol yang memengaruhi keputusan wasit.

"VAR seharusnya hanya mendukung wasit, bukan menggantikannya," ujar Pioli. "Jika wasit yakin itu bukan pelanggaran, maka VAR tidak dibutuhkan. Tapi dalam kasus ini, ada intervensi tambahan yang membuat keputusan tidak objektif."

Menurut Pioli, reaksi berlebihan dari Gimenez diyakini menjadi alasan utama diambilnya keputusan untuk melihat VAR. Hal ini, menurutnya, bisa memicu para pemain untuk melakukan diving lebih sering.

"Kami bukan satu-satunya yang harus berusaha lebih baik. Jika kita bertindak seperti ini, maka kita mendorong pemain untuk terus berpura-pura," kata Pioli. "Mereka tahu bahwa jika mereka menaruh tangan di wajah dan berteriak, mereka akan mendapatkan hadiah."

Tanggapan dari Pakar Perwasitan

Pakar perwasitan DAZN Italia, Luca Marelli, sepakat dengan kritik Pioli. Menurutnya, insiden yang terjadi tidak cukup untuk menghasilkan hadiah penalti. "Tidak ada tarikan baju, hanya tangan Parisi di leher Gimenez. Jika penalti diberikan di lapangan, Anda bisa merasa dirugikan, tapi Anda harus menerimanya," ujarnya.

Namun, Marelli menilai bahwa tinjauan ulang melalui VAR dalam kasus ini tidak sesuai dengan protokol. "Jika wasit melihatnya dan tidak memberikan penalti, maka tidak ada alasan untuk melakukan tinjauan ulang," tambahnya.

Kritik Langsung dari Direktur Olahraga Fiorentina

Direktur Olahraga Fiorentina, Daniele Prade, juga mengecam keputusan wasit. Ia menganggap keputusan ini sebagai sebuah skandal. "Saya pikir jika VAR perlu memanggil wasit kembali untuk kesalahan yang jelas dan nyata, maka ini adalah kesalahan besar dari VAR," ujarnya kepada DAZN.

Prade menilai bahwa Marinelli tidak memiliki keberanian untuk mempertahankan keputusan awalnya. "Saya bahkan tidak bisa menggambarkan bagaimana perasaan kami saat ini," katanya. "Insiden-insiden seperti ini bisa mengubah seluruh musim. Ini skandal."

Dampak Hasil Kekalahan terhadap Fiorentina

Meski kontroversi terjadi, kekalahan ini semakin memperparah posisi Fiorentina di klasemen Serie A. Klub asal Tuscany masih belum meraih kemenangan sama sekali di musim ini. Saat ini, La Viola menempati peringkat ke-18 dengan tiga poin.

Empat klub lain yang juga belum memetik kemenangan adalah Verona, Genoa, dan Pisa. Sementara itu, AC Milan melalui kemenangan ini naik ke puncak klasemen dengan keunggulan satu angka dari Inter, Napoli, dan Roma.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan