ACST Jual Bisnis Maritim Rp20 Miliar, Fokus pada Konstruksi Utama

admin.aiotrade 21 Okt 2025 3 menit 12x dilihat
ACST Jual Bisnis Maritim Rp20 Miliar, Fokus pada Konstruksi Utama

Penjualan Saham di Bisnis Maritim

PT Acset Indonusa Tbk (ACST) resmi melepas kepemilikan sahamnya dalam bisnis infrastruktur maritim. Nilai transaksi penjualan tersebut mencapai sebesar Rp 20 miliar. Transaksi ini dilakukan melalui penjualan saham milik perseroan dalam PT Dredging International Indonesia (DII) kepada PT Eka Jaya Kridatama (EJK).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

DII adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengerukan dan reklamasi lahan untuk pengembangan infrastruktur maritim, pelabuhan, serta pembangunan wilayah baru. Sementara itu, EJK adalah perusahaan jasa pelaksana konstruksi yang juga berbasis di Jakarta Pusat.

Proses Penjualan Saham

Corporate Secretary ACST, Kadek Ratih Paramita Absari, menjelaskan bahwa perseroan telah menandatangani perjanjian jual beli bersyarat (conditional sale and purchase agreement) pada 20 Oktober 2025 dengan EJK dan DEME Singapore Pte Ltd. Sebagai informasi, DEME adalah perusahaan berbasis di Singapura yang sebelumnya bernama Dredging International Asia Pacific Pte Ltd.

Perjanjian tersebut mencakup penjualan seluruh 400 lembar saham Seri A milik ACST di DII, setara dengan kepemilikan 23,53% yang nantinya akan dikonversi menjadi saham Seri B dengan nilai transaksi sebesar Rp 20 miliar kepada EJK.

Jadwal Penyelesaian Transaksi

“Tanggal akhir penyelesaian transaksi ditetapkan paling lambat pada 22 Oktober 2025, atau waktu lain yang disepakati para pihak,” ujar Kadek dalam keterbukaan informasi tersebut.

Kadek menambahkan bahwa tujuan dari transaksi ini adalah untuk memfokuskan kegiatan usaha ACST pada sektor konstruksi sebagai bisnis inti perusahaan. Ia juga menegaskan bahwa transaksi ini bukan merupakan transaksi material maupun afiliasi, serta tidak berdampak signifikan terhadap kegiatan operasional, hukum, maupun kondisi keuangan ACST saat ini.

Alasan Penjualan Saham

Pengambilan keputusan untuk menjual saham di bisnis maritim dilakukan sebagai strategi perusahaan dalam mengoptimalkan sumber daya dan fokus pada sektor yang lebih sesuai dengan visi dan misi ACST. Dengan demikian, ACST dapat lebih efisien dalam menjalankan operasional bisnisnya dan meningkatkan kinerja secara keseluruhan.

Peran DII dalam Infrastruktur Maritim

DII memiliki peran penting dalam pengembangan infrastruktur maritim, termasuk pengerukan dan reklamasi lahan. Hal ini sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan pelabuhan dan wilayah baru yang semakin meningkat di Indonesia. Dengan penjualan saham ini, DII akan terus beroperasi sebagai perusahaan independen yang dapat berkembang tanpa ketergantungan pada ACST.

Tantangan dan Peluang Pasca-Penjualan

Meskipun transaksi ini tidak memberikan dampak signifikan terhadap keuangan ACST, namun proses ini bisa menjadi langkah awal bagi perusahaan untuk mengevaluasi portofolio bisnisnya. Dengan fokus pada sektor konstruksi, ACST dapat memperluas jaringan dan meningkatkan kapasitas dalam proyek-proyek besar yang sedang berkembang di Indonesia.

Kesimpulan

Penjualan saham di DII oleh ACST merupakan langkah strategis dalam memperkuat posisi perusahaan di sektor konstruksi. Dengan demikian, ACST dapat lebih fokus pada bisnis intinya dan meningkatkan kinerja jangka panjang. Selain itu, transaksi ini juga menunjukkan komitmen ACST dalam mengelola aset secara efisien dan mengoptimalkan potensi pertumbuhan perusahaan.

ACST Chart
by TradingView

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan