
Kabar Raisa mengajukan gugatan cerai terhadap Hamish Daud memang mengejutkan banyak pihak. Di tengah peristiwa ini, kakak Raisa, yaitu Rinaldi Nur Pratama, akhirnya muncul ke permukaan dan memberikan pernyataan yang cukup menarik perhatian.
Dalam salah satu unggahan di media sosial Instagram pribadinya, Rinaldi menyampaikan pandangan tentang kebenaran dan ego. Pernyataan tersebut langsung dikaitkan dengan situasi yang sedang dihadapi oleh adiknya, Raisa. Ia menulis bahwa kebenaran tidak selalu mencerminkan kebenaran sejati. Menurutnya, sering kali orang terlalu cepat menganggap sesuatu benar tanpa menyadari bahwa yang mereka lindungi bukanlah kebenaran, melainkan ego yang takut salah.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Kebenaranmu belum tentu kebenaran sejati. Kita sering terlalu cepat menganggap sesuatu itu benar, padahal kadang yang kita lindungi bukan kebenaran, melainkan ego yang takut salah,” tulis Rinaldi Nur Pratama dalam unggahan Instagram @rinaldinurpratama, Minggu (26/10/2025).
Selain itu, Rinaldi juga menyentuh topik penting lainnya, yaitu tentang saat-saat di mana seseorang harus berani diam dan berhenti menjelaskan. Ia menekankan bahwa ada masa ketika diam lebih bermakna daripada terus-menerus membenarkan diri atau menjelaskan hal-hal yang tidak perlu.
“Ada masa di mana kita harus berani diam. Berhenti menjelaskan, berhenti membenarkan dan hanya duduk bersama pikiran sendiri,” ujarnya.
Rinaldi juga mengatakan bahwa di dunia yang terus bergerak, kebijaksanaan tidak selalu terletak pada siapa yang paling cepat berbicara, tetapi pada siapa yang paling berani mendengar. Hal ini menjadi pesan utamanya dalam unggahan tersebut.
“Di dunia yang terus berputar tanpa jeda, kebijaksanaan bukan tentang siapa yang paling cepat bicara, tapi siapa yang paling berani mendengar,” tulis Rinaldi.
Pada bagian akhir, ia ingin menekankan bahwa kebenaran adalah sesuatu yang diakui oleh hati. Ia menyarankan untuk belajar menerima bahwa tidak semua hal yang kita yakini benar. Selain itu, penting untuk mencari solusi dengan kepala dingin dan hati yang terbuka.
“Mungkin di situlah kebenaran tinggal, bukan di kepala yang ingin menang tapi di hati yang berani mengakui bahwa tak semua yang kita yakini adalah kebenaran yang sesungguhnya,” tulis Rinaldi.
“Dan mungkin itulah inti dari arti kata bertumbuh. Belajar menerima bahwa kita tak selalu benar, tapi tetap memilih untuk terus mencari, dengan kepala yang terbuka, dan hati yang tenang,” tambahnya.
Sebagai informasi tambahan, Raisa resmi mengajukan gugatan cerai terhadap Hamish Daud pada Rabu, 22 Oktober 2025. Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Abid M H, membenarkan bahwa Raisa telah mendaftarkan gugatan cerai terhadap Hamish Daud.
“Yang namanya saudara sebut (Raisa Andriana dan Hamish Daud) memang sudah ada (mendaftarkan gugatan cerai),” kata Abid, seperti dikutip dari Tribunnews.com.
Menurut Abid, gugatan cerai tersebut didaftarkan secara e-court pada 22 Oktober 2025.