Adolf Wenas Terpilih Jadi Ketua Sinode GMIM 2022-2027 di SMST ke-38

admin.aiotrade 16 Des 2025 3 menit 18x dilihat
Adolf Wenas Terpilih Jadi Ketua Sinode GMIM 2022-2027 di SMST ke-38
Adolf Wenas Terpilih Jadi Ketua Sinode GMIM 2022-2027 di SMST ke-38

Pengisian Jabatan Ketua BPMS GMIM 2022-2027 Disahkan dalam Sidang Majelis Sinode Tahunan ke-38

Pemilihan pengisi jabatan Ketua Badan Pimpinan Majelis Sinode (BPMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) periode 2022-2027 telah selesai dilakukan dalam Sidang Majelis Sinode Tahunan (SMST) ke-38 yang berlangsung di Bukit Inspirasi, Tomohon. Proses pemilihan ini menjadi momen penting bagi GMIM, karena menentukan kepemimpinan organisasi gereja hingga tahun 2027.

Dalam pemilihan tersebut, peserta SMST yang terdiri dari 143 orang memilih Pdt Adolf Katuuk Wenas MTh sebagai Ketua BPMS GMIM menggantikan Pdt Dr Hein Arina. Pemilihan berlangsung pada dini hari Rabu (17/12/2025), dan hasilnya menunjukkan bahwa Pdt Adolf meraih suara terbanyak dengan total 143 suara. Sementara itu, calon lainnya seperti Pdt Djefry Saisab mendapatkan 129 suara, Pdt Richard Mengko meraih 7 suara, dan Pdt Christian Luwuk hanya mendapat 1 suara. Dua suara lainnya dinyatakan rusak.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Proses pemungutan suara berjalan lancar, meskipun perhitungan suara terasa dramatis. Suara antara Pdt Adolf dan Pdt Djefry saling mendekati, sehingga jika hanya meraih 142 suara, pemilihan akan masuk tahap dua putaran. Karena aturan yang berlaku, seseorang harus meraih setengah tambah satu dari jumlah peserta sidang untuk dianggap sebagai pemenang.

Setelah hasil diumumkan, Pdt Adolf Wenas langsung menyampaikan kesiapan dirinya untuk memimpin GMIM hingga Maret 2027. Ia menyatakan siap menjalankan tugas sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan.

Empat Calon Bersaing, Tiga Tidak Siap Dipilih

Sebelum pemilihan, terdapat tujuh nama yang diajukan sebagai calon. Namun, tiga dari mereka menyatakan tidak bersedia dipilih. Ketiga pendeta tersebut adalah Pdt Evert AA Tangel MPdK, Pdt Janny Ch Rende MTh, dan Pdt Joice CW Sondakh MTh. Mereka menyatakan penolakan secara resmi sebelum proses pemilihan dimulai.

Dengan demikian, hanya empat calon yang dipertimbangkan dalam pemilihan, yaitu:

  • Pdt Adolf Katuuk Wenas MTh
  • Pdt Christian Luwuk MTh
  • Pdt Richard JH Mengko MTeol
  • Pdt Djefry E Saisab STh

Pemilihan dilakukan melalui sistem voting tertutup, di mana setiap peserta sidang memiliki satu suara. Pemenang ditentukan oleh jumlah suara yang mencapai setengah tambah satu dari total peserta.

Peran Gereja dalam Pembangunan Daerah

Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) hadir dalam SMST ke-38 GMIM yang digelar di Gedung GMIM Inspirasi, Tomohon. Kehadirannya didampingi Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie serta Ketua Komisi I DPRD Sulut Bryan Waworuntu.

Sidang tahunan ini diikuti sekitar 360 peserta yang merupakan perwakilan dari seluruh wilayah pelayanan GMIM di Sulawesi Utara. Dalam sambutannya, Gubernur YSK menyampaikan apresiasi terhadap peran gereja dalam masyarakat. Ia menekankan bahwa tantangan yang dihadapi saat ini semakin kompleks, termasuk perubahan sosial, dinamika ekonomi global, dan perkembangan teknologi.

Menurut YSK, GMIM memiliki peran strategis sebagai garam dan terang bagi kehidupan masyarakat. Ia juga mengajak jemaat GMIM untuk memaknai Natal sebagai panggilan menghadirkan kasih dan damai sejahtera.

Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Gubernur YSK berharap SMST ke-38 dapat menghasilkan keputusan yang bijaksana dan program pelayanan yang kontekstual. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan bencana alam di beberapa wilayah Sulawesi Utara.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan gereja sangat penting untuk mewujudkan Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan. Dengan doa dan kerja sama, ia optimis daerah ini bisa berkembang lebih baik lagi.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan