Agar Korban Tak Curiga, Penculik Balita Bilqis Ajak Dua Anak Kandungnya

admin.aiotrade 10 Nov 2025 3 menit 18x dilihat
Agar Korban Tak Curiga, Penculik Balita Bilqis Ajak Dua Anak Kandungnya
Agar Korban Tak Curiga, Penculik Balita Bilqis Ajak Dua Anak Kandungnya

Modus Penculikan yang Menggemparkan di Makassar

Peristiwa penculikan seorang anak berusia 4 tahun bernama Bilqis Ramadhany (BR) di Makassar, Sulawesi Selatan, telah menghebohkan masyarakat. Perempuan berinisial SY (30) menjadi tersangka utama dalam kasus ini. Aksi SY terekam oleh kamera CCTV saat ia menggandeng BR bersama dua anak lainnya. Hal ini menunjukkan modus yang cukup canggih untuk membuat korban tidak curiga.

SY mengakui bahwa dua anak yang dia bawa bersamanya adalah anak kandungnya sendiri. Tujuannya adalah agar BR merasa aman dan tidak mencurigai niat buruk SY. Dalam pengakuannya kepada polisi, SY menyatakan bahwa awalnya dia hanya ingin bermain dengan BR. Namun, ketika mengetahui bahwa orang tua BR tidak ada di sekitarnya, SY langsung menawarkan untuk membawa BR ke tempat yang lebih aman.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Keterlibatan Sosial Media dalam Kejahatan

Dari pengakuan SY, diketahui bahwa ia terlebih dahulu berkenalan dengan seorang wanita melalui media sosial Facebook. Wanita tersebut menawarkan uang senilai Rp 3 juta jika SY bisa memberikannya seorang anak. SY menerima tawaran ini karena sedang dalam kondisi ekonomi yang sulit. Awalnya, SY hanya diminta untuk membawa BR ke Jakarta untuk diadopsi oleh keluarga tanpa keturunan. Namun, setelah sampai di Jakarta, ternyata BR dijual kembali hingga sampai ke Jambi.

SY mengaku kaget ketika mengetahui bahwa BR dijual kembali. Menurut SY, pihak yang membeli BR dari Jakarta kemudian membawanya ke Jambi. Ia tidak tahu bagaimana prosesnya, tetapi ia sadar bahwa B telah dilempar ke tangan orang lain yang tidak dikenalnya.

Penemuan Korban di Lokasi Terpencil

Setelah hilang selama sepekan, BR akhirnya ditemukan dalam kondisi sehat di kawasan Suku Anak Dalam (SAD), tepatnya di SPE Gading Jaya, Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, pada Sabtu (8/11/2025) malam. Penemuan ini dilakukan setelah polisi mendalami pengakuan salah satu pelaku yang telah menjual BR dengan harga sekitar Rp 80 juta.

Detik-detik penemuan BR sangat mengharukan. Korban ditemukan dalam kondisi ketakutan dan trauma berat. Bahkan, ia menyangka bahwa tim kepolisian yang datang untuk menyelamatkannya adalah orang asing yang ingin berbuat tidak baik kepadanya. B menolak didekati dan menunjukkan rasa takut yang besar.

Tindakan Polisi yang Cepat dan Empatis

Menyadari kondisi psikologis korban yang tertekan, pihak kepolisian di Merangin segera mengambil tindakan emosional. Mereka menghubungi pihak keluarga BR di Makassar dan meminta orang tuanya untuk berbicara langsung dengan sang putri melalui panggilan telepon. Intervensi suara orang tua terbukti efektif. Setelah mendengar suara ayah atau ibunya, BR mulai merespons dan bersedia mengikuti pihak kepolisian yang telah berhasil menyelamatkannya dari sindikat penculikan dan jual beli orang.

Saat ini, BR telah diamankan dan menjalani pemeriksaan kesehatan pasca trauma di Mapolres Merangin. Bersamaan dengan itu, para pelaku yang diduga terlibat dalam sindikat kejahatan tersebut juga telah ditangkap dan dibawa ke Mapolres Merangin untuk proses hukum lebih lanjut.

Proses Investigasi Lanjutan

Pihak kepolisian masih mendalami bagaimana proses BR bisa sampai di lokasi terpencil di Jambi setelah diculik ribuan kilometer jauhnya di Makassar. Mereka juga akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait keterlibatan pihak-pihak lain dalam sindikat ini.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan