Agenda HUT ke-191 Kabupaten Temanggung: Merawat Warisan, Menyongsong Masa Depan

admin.aiotrade 07 Nov 2025 2 menit 14x dilihat
Agenda HUT ke-191 Kabupaten Temanggung: Merawat Warisan, Menyongsong Masa Depan
Agenda HUT ke-191 Kabupaten Temanggung: Merawat Warisan, Menyongsong Masa Depan

Perayaan Hari Jadi ke-191 Kabupaten Temanggung

Perayaan Hari Jadi ke-191 Kabupaten Temanggung mengusung tema “Merawat Warisan, Menyongsong Masa Depan” sebagai wujud penghormatan terhadap sejarah sekaligus semangat membangun daerah yang lebih maju. Rangkaian kegiatan akan berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 November 2025, dengan berbagai agenda budaya dan keagamaan yang menggambarkan kekayaan tradisi masyarakat Temanggung.

Acara Pembuka: Mujahadah Wali Kutub

Acara pertama dimulai pada 7 November 2025 dengan Mujahadah Wali Kutub yang digelar di Tugu Bambu Runcing Parakan mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menjadi simbol doa dan rasa syukur atas perjalanan panjang Kabupaten Temanggung sejak masa berdirinya. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang untuk memperkuat ikatan spiritual antara masyarakat dengan para tokoh religius yang telah memberikan kontribusi besar dalam pembangunan daerah.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kirab Budaya: 100 Tumpeng 1 Abad Pasar Legi Parakan

Keesokan harinya, 8 November 2025, akan berlangsung Kirab 100 Tumpeng 1 Abad Pasar Legi Parakan di kawasan Pasar Legi Parakan mulai pukul 08.00 WIB. Kirab ini menjadi ajang kebersamaan dan refleksi budaya lokal yang sarat makna. Peserta kirab akan membawa tumpeng sebagai simbol dari kekayaan alam dan hasil bumi masyarakat Temanggung. Acara ini juga menjadi momen untuk menunjukkan kekompakan dan kerja sama antar komunitas.

Puncak Kemeriahan: Berbagai Agenda Besar

Puncak kemeriahan terjadi pada 9 November 2025 dengan serangkaian agenda besar seperti Boyong Menoreh, Tari Massal di sepanjang Jalan MT. Haryono hingga Alun-alun Temanggung, serta Festival Sego Gono yang dipersembahkan oleh PKK Temanggung di area City Walk.

  • Boyong Menoreh adalah ritual tradisional yang melibatkan para pemuda untuk membawa hasil bumi dan barang-barang bernilai spiritual ke tempat-tempat suci.
  • Tari Massal akan menampilkan tarian tradisional yang menggambarkan kehidupan masyarakat Temanggung.
  • Festival Sego Gono merupakan bentuk apresiasi terhadap makanan khas daerah, yaitu nasi gono yang dibuat dengan bahan-bahan lokal.

Di waktu yang sama, akan digelar pula penampilan Hadroh 200 personil di depan Masjid Agung Darussalam, menambah semarak suasana hari jadi. Penampilan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi wujud kecintaan masyarakat terhadap nilai-nilai keagamaan.

Penutup: Penggantian Songsong Joyonegoro dan Tahlilan

Sebagai penutup, malam harinya akan diadakan penggantian Songsong Joyonegoro dan tahlilan di Pendopo Pengayoman serta di makam Bupati pertama Temanggung. Kegiatan ini menjadi momen untuk merenungkan perjalanan sejarah daerah dan menyampaikan doa bagi keberlanjutan pembangunan.

Seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi cerminan rasa syukur, gotong royong, dan semangat warga Temanggung dalam menjaga warisan budaya serta menatap masa depan yang lebih gemilang. Dengan berbagai acara yang berlangsung secara berkesinambungan, masyarakat Temanggung dapat merayakan hari jadinya dengan penuh makna dan kehangatan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan