Agus Pramono, Sekda Ponorogo Ditangkap KPK Bersama Bupati Sugiri Sancoko dan Istri dalam Lelang

admin.aiotrade 08 Nov 2025 3 menit 12x dilihat
Agus Pramono, Sekda Ponorogo Ditangkap KPK Bersama Bupati Sugiri Sancoko dan Istri dalam Lelang

Penangkapan Bupati dan Sekda Ponorogo oleh KPK

Pada hari Jumat (7/11/2025), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang mengakibatkan penangkapan sejumlah pejabat di Kabupaten Ponorogo. Selain Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, 12 orang lainnya juga ditangkap, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Agus Pramono. Mereka dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Siapa Agus Pramono?

Agus Pramono menjabat sebagai Sekda Ponorogo sejak Sugiri Sancoko menjabat bupati pada periode pertama. Selama masa kerjanya, ia sering menyampaikan dukungan terhadap visi Bupati Sugiri tentang pembangunan infrastruktur serta pengembangan sektor pendidikan dan kesehatan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dalam sebuah acara Refleksi Dua Tahun Kepemimpinan Bupati Sugiri Sancoko - Wabup Lisdyarita, Agus Pramono menyatakan bahwa Bupati Sugiri memiliki mimpi besar untuk mengubah Ponorogo menjadi lebih baik.

“Seseorang yang memiliki mimpi besar akan menjadi besar ketika dapat merealisasikan mimpi-mimpinya,” ujar Agus Pramono dalam sambutannya.

Rekam Jejak Agus Pramono

Selain itu, rekam jejak Agus Pramono juga mencakup keikutsertaannya dalam bursa Penjabat (Pj) Wali Kota Madiun. Nama Sekda Ponorogo ini diajukan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) oleh DPRD Kota Madiun bersama dua nama lainnya, yaitu Sekda Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto dan Sekda Kabupaten Ngawi Mokh Sodiq Triwidiyanto.

Agus Pramono sendiri tidak banyak berkomentar tentang isu tersebut. Ia hanya menyatakan prinsipnya seperti air mengalir. “Sudah dua kali memang. Aku (saya) prinsipnya seperti air mengalir saja,” ujarnya singkat.

Isu Istri yang Ikut Lelang Jabatan

Istri Agus Pramono, Besse Tenrisampeang, juga menjadi perbincangan setelah masuk dalam seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) atau lelang jabatan. Ia bersaing dengan empat peserta lainnya untuk mengisi jabatan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Ponorogo.

Rektor Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Happy Susanto, menyampaikan bahwa aturan seleksi tidak memilih-pilih. Semua orang yang memenuhi syarat berhak untuk masuk. Namun, ia menegaskan bahwa pansel harus menjaga profesionalitas dan netralitas agar proses tetap transparan.

Penangkapan Oleh KPK

Penangkapan Agus Pramono dan Sugiri Sancoko dilakukan dalam rangka penyelidikan tindak pidana korupsi dalam proses mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, memastikan bahwa mereka ditangkap terkait kasus tersebut.

“Mutasi dan promosi jabatan,” ujarnya singkat. Fitroh tidak memberikan detail lebih lanjut mengenai modus dan kronologi kasus, termasuk jumlah uang yang diamankan dari OTT tersebut.

Menurut prosedur hukum, KPK memiliki waktu maksimal 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan, termasuk Sugiri Sancoko. Informasi lebih lanjut mengenai kronologi penangkapan, barang bukti, dan pihak lain yang terlibat akan disampaikan dalam konferensi pers resmi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo maupun kuasa hukum Sugiri Sancoko.

Mobil Terparkir di Mapolres Ponorogo

Kabar penangkapan Agus Pramono mulai mencuat saat mobilnya terparkir di Mapolres Ponorogo, Jalan Bhayangkara, Kelurahan Banyudono, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Sabtu (8/11/2025) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Selain itu, mobil dinas direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono Ponorogo, dr Yunus Mahatma, juga terlihat di lokasi tersebut.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan