Ahli IPB Bocorkan Penyebab Ular Piton Muncul di Sekitar Rumah

admin.aiotrade 10 Nov 2025 3 menit 14x dilihat
Ahli IPB Bocorkan Penyebab Ular Piton Muncul di Sekitar Rumah

Penyebab Ular Piton Masuk ke Pemukiman

Peningkatan jumlah ular piton yang muncul di pemukiman dan kebun warga semakin sering terjadi. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat, karena ular piton dikenal sebagai hewan yang bisa berbahaya jika tidak dihadapi dengan cara yang tepat.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Ahli ekologi satwa liar menyebutkan bahwa munculnya ular piton di area permukiman manusia berkaitan dengan hilangnya habitat alami mereka serta perubahan lingkungan. Perubahan ini memaksa satwa liar mencari sumber makanan dan tempat berlindung di dekat pemukiman.

Mengapa Ular Piton Masuk ke Rumah?

Dr. Abdul Haris Mustari, Pakar Ekologi Satwa Liar di Institut Pertanian Bogor (IPB), menjelaskan bahwa konflik antara manusia dan ular piton sudah terjadi sejak satu dekade terakhir. Faktor utama yang menyebabkan hal ini adalah deforestasi dan fragmentasi habitat.

Fragmentasi hutan terjadi akibat pembukaan lahan untuk pertambangan, perkebunan sawit dan karet, pemukiman, serta proyek infrastruktur lainnya. Kondisi ini mengurangi ruang hidup piton di hutan.

“Dulu, hutan menjadi tempat piton berlindung dan mendapatkan mangsanya. Sekarang, banyak kawasan hutan berubah,” jelas Dr. Haris.

Hilangnya vegetasi alami juga membuat ular piton semakin sering bersinggungan dengan manusia. “Yang terjadi sebenarnya bukan satwa yang masuk kampung dan perkebunan, tapi kampung dan manusialah yang semakin intensif masuk hutan,” tegasnya.

Selain itu, penurunan populasi mangsa alami piton seperti babi hutan, kijang, dan beberapa primata membuat ular ini mencari alternatif mangsa di kebun dan pemukiman, seperti ayam, kambing, sapi, hingga manusia dalam kasus ekstrem.

"Piton hanya memangsa hewan hidup. Ia menyergap mangsanya, melilit, mematahkan tulang mangsa, lalu menelannya utuh," paparnya.

Cara Mencegah Ular Piton Muncul di Pemukiman

Karena ular piton mampu beradaptasi di berbagai habitat, dari hutan primer, hutan sekunder, hingga saluran air di perkotaan, Dr. Haris menekankan pentingnya langkah mitigasi untuk mencegah kemunculan ular piton di wilayah tinggal manusia.

“Solusi jangka pendek dapat dilakukan melalui zonasi risiko dan edukasi warga. Yang lebih penting adalah menjaga habitatnya, seperti hutan primer, hutan sekunder, kawasan karst, dan hutan riparian (hutan di sepanjang badan air),” tambahnya.

Pembuatan peta konflik manusia dan satwa liar juga diperlukan, terutama di daerah pemukiman dan aktivitas manusia di pinggiran hutan. “Edukasi juga penting. Banyak kasus terjadi karena masyarakat tidak tahu cara mengenali piton atau langkah evakuasi saat berhadapan dengan ular,” pungkasnya.

Tips Menjaga Kebersihan untuk Mencegah Ular Masuk Rumah

Sebagai bagian dari upaya mencegah ular masuk ke rumah, herpetolog Amir Hamidy menyarankan agar pemilik rumah menjaga kebersihan secara menyeluruh. Hal ini mencakup:

  • Menyingkirkan tumpukan barang bekas atau benda yang bisa menjadi tempat persembunyian ular.
  • Membersihkan lantai setiap hari menggunakan wewangian yang tajam atau menyengat untuk mengusir ular.
  • Memastikan selalu membuang sisa sampah organik setiap hari karena menumpuknya sampah dapat menarik tikus dan hewan pengerat lainnya, yang menjadi sumber makanan alami bagi ular.

Dengan demikian, risiko ular memasuki rumah dapat berkurang.

Langkah yang Harus Dilakukan Jika Ditemukan Ular

Jika ditemukan ular di sekitar rumah, Amir menyarankan agar segera menghubungi profesional yang memiliki keahlian menangani ular. “Jika ada ular panggil damkar atau orang yang ahli handling ular. Jika ada yang tergigit ular, dirujuk ke rumah sakit terdekat yang punya stok antibisa ular,” ungkapnya.

Hal ini menegaskan pentingnya penanganan profesional ketika berhadapan langsung dengan ular dan langkah cepat jika terjadi gigitan guna mencegah risiko yang lebih serius.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan