AHY: Anggaran Bencana Sumatera Melebihi Rp50 Triliun

admin.aiotrade 09 Des 2025 2 menit 11x dilihat
AHY: Anggaran Bencana Sumatera Melebihi Rp50 Triliun

Anggaran Pemulihan Bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh Melebihi Rp50 Triliun

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan bahwa kalkulasi awal kebutuhan anggaran untuk pemulihan bencana yang terjadi di Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), dan Aceh mencapai lebih dari Rp50 triliun.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Saya baru saja berkomunikasi dengan Menteri Pekerjaan Umum. Kalkulasi awalnya membutuhkan anggaran sebesar Rp50 sekian triliun. Namun, ini masih dalam proses pengembangan dan belum bisa disebut definitif,” ujarnya dalam acara doorstop pasca agenda Balairung Dialogue 2025 di Jakarta, Selasa (9/12).

AHY menjelaskan bahwa Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB) akan terus memperbaharui data terkait kebutuhan anggaran tersebut. Ia juga telah meminta agar kebutuhan anggaran terus diperbaharui guna menjamin penyelesaian fase tanggap darurat bencana yang diperpanjang, serta tahapan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana.

Arahan Presiden RI Prabowo Subianto

Dalam konteks ini, AHY menyampaikan bahwa jajaran kementerian terkait diminta untuk menghitung anggaran yang dibutuhkan, serta mempersiapkan penanganan bencana secara baik, terutama saat eksekusi di lapangan.

Ia menekankan pentingnya kecepatan dalam penanganan, namun juga tidak boleh dilakukan secara terburu-buru. “Tidak boleh ada hal-hal yang tidak kita lakukan secara cepat, tapi juga tidak boleh grasah-grusuh, karena membangun kembali juga bukan berarti yang penting cepat, tapi juga harus kualitasnya bagus, karena jangan sampai kemudian juga tetap rentan terhadap bencana itu,” katanya.

Kerusakan Infrastruktur di Tiga Provinsi

Secara keseluruhan, infrastruktur yang terdampak bencana di ketiga provinsi tersebut mencakup 52 kabupaten. Beberapa kerusakan yang tercatat antara lain:

  • 1.200 fasilitas umum
  • 199 fasilitas kesehatan
  • 534 fasilitas pendidikan
  • 420 rumah ibadah
  • 234 gedung/kantor
  • 435 jembatan
  • 259 akses terdampak
  • 163 akses terputus
  • 101 jalan terputus
  • 62 jembatan terputus

Selain itu, terdapat kerusakan pada 156.500 rumah dengan rincian sebagai berikut:

  • 143.427 rumah rusak berat
  • 2.298 rumah rusak sedang
  • 10.808 rumah rusak ringan

Kunjungan ke Sumut dan Aceh

Dalam kesempatan tersebut, AHY juga mengumumkan bahwa dirinya akan segera berangkat ke Sumut dan Aceh, khususnya ke Aceh Tamiang, untuk memastikan pekerjaan di lapangan berjalan dengan efektif pasca bencana hidrometeorologi.

“Saya akan kembali ke Sumatera Utara dan ke Aceh, khususnya Aceh Tamiang, yang juga merupakan salah satu daerah yang paling buruk terdampak bencana. Saya ingin melihat secara langsung, sekaligus memastikan pekerjaan di lapangan ini bisa berjalan dengan taktis dan efektif,” ujar AHY.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan