
aiotrade,
JAKARTA — Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa data pribadi masyarakat yang mengisi aplikasi All Indonesia dijamin keamanan dan kerahasiannya.
AHY menyampaikan harapan agar sistem deklarasi penumpang internasional ini tidak hanya nyaman, tetapi juga aman dari segi privasi dan keamanan data.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Kami berharap sistem ini bukan hanya nyaman, cepat, tetapi juga aman. Privasi dan juga data security ini penting sekali,” ujarnya saat launching All Indonesia di Terminal 3 Bandara Soekarno—Hatta, Rabu (1/10/2025).
Aplikasi ini telah diuji coba selama dua bulan terakhir sebagai pengenalan kepada penumpang internasional, baik Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke Indonesia.
All Indonesia adalah sistem deklarasi penumpang internasional terintegrasi. Sistem ini menyederhanakan dan menyatukan pelaporan kedatangan penumpang yang tiba dari luar negeri dalam hal keimigrasian, bea dan cukai, kesehatan, hingga karantina yang sebelumnya diisi secara terpisah.
Dalam masa uji coba, terjadi peningkatan penggunaan yang cukup signifikan. AHY mengklaim saat ini jumlah pengguna mencapai 50%.
Untuk meningkatkan pengguna, pemerintah juga mendorong seluruh maskapai dapat mengimbau penumpang untuk mengisi All Indonesia sebelum masuk ke Indonesia.
Saat ini pun penumpang internasional yang masuk melalui seluruh pintu kedatangan, baik bandara maupun pelabuhan, telah diwajibkan untuk mengisi All Indonesia.
“Melalui maskapai-maskapai penerbangan agar juga bisa lebih progresif lagi. Mengapa? Karena memang semakin banyak yang menggunakan artinya juga akan semakin banyak feedback untuk terus kita sempurnakan,” tuturnya.
Adapun, deklarasi melalui aplikasi ini dapat diisi mulai H-3 dari negara asal sehingga proses keimigrasian dapat lebih cepat, lebih seamless, dan manfaatnya dapat lebih dirasakan.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Adrianto turut memastikan menjaga keamanan data pribadi dengan menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Sementara untuk memastikan operasional lebih baik, akan terus dilakukan update dan sosialisasi aplikasi All Indonesia.
Dirinya juga mengingatkan bahwa masing-masing pihak juga harus ikut serta menjaga keamanan data pribadi, termasuk pengguna aplikasi itu sendiri.
“Kami akan sama-sama untuk melakukan upaya penjagaan atas data personal yang menjadi privacy masyarakat,” tuturnya.
Cara Pengisian All Indonesia:
- Kunjungi laman resmi All Indonesia https://allindonesia.imigrasi.go.id. Pilih Warga Negara Indonesia (WNI) bagi pemegang paspor Indonesia, dan WNA untuk turis
- Isi informasi pribadi, termasuk nomor paspor dan nomor ponsel
- Isi detail perjalanan, termasuk informasi apabila melakukan transit
- Lengkapi informasi moda transportasi
- Kemudian lengkapi deklarasi barang bawaan. Setelahnya klik lanjut untuk mendapatkan barcode untuk dipindai petugas bandara.