AHY: Swiss Siap Investasi di Proyek Giant Sea Wall

admin.aiotrade 03 Okt 2025 2 menit 33x dilihat
AHY: Swiss Siap Investasi di Proyek Giant Sea Wall


Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan bahwa terdapat potensi investasi dari pihak Swiss untuk beberapa proyek infrastruktur di Indonesia. Ia menekankan bahwa proyek besar seperti Giant Sea Wall (GSW) yang membutuhkan waktu dan proses panjang perlu dibahas secara lebih intensif agar bisa mendapatkan dukungan investasi dari luar negeri.

“Kita membuka peluang untuk hadirnya inovasi dan juga investasi dari semua pihak, termasuk dari Swiss. Ini adalah saat yang tepat karena kita sedang membicarakan sesuatu yang besar, yaitu mega project seperti Giant Sea Wall,” ujarnya saat ditemui di sela acara Switzerland Global Conference di Jakarta Selatan, Jumat (3/10).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

AHY menjelaskan bahwa pembahasan antara pihak Indonesia dan Swiss masih berlangsung secara umum. Ia menambahkan bahwa Swiss telah lama menjadi pemimpin dalam inovasi teknologi dan infrastruktur berkelanjutan. Oleh karena itu, ia melihat keunggulan tersebut dapat dipadukan dengan potensi yang ada di Indonesia.

“Karena itu, bagus jika kita kawinkan dengan potensi dan apa yang sedang dikerjakan di Indonesia,” katanya.

Terkait adanya pembicaraan investasi proyek infrastruktur lain dari Swiss, AHY menyebut bahwa tindak lanjut akan dilakukan dalam tahap berikutnya.

“Nanti kita follow up lagi,” tambahnya.


Sebelumnya, AHY mengungkapkan bahwa proyek Giant Sea Wall di Indonesia tidak hanya diminati oleh investor China, tetapi juga oleh negara-negara Eropa hingga Timur Tengah. Hal ini terjadi setelah hasil pertemuan bilateral Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing, usai menghadiri perayaan 80 tahun kemenangan perang perlawanan rakyat China, Rabu 3 September 2025. Salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah proyek GSW.

AHY menjelaskan bahwa dalam rapat terbatas (ratas) terakhir, Prabowo membuka peluang bagi investor proyek GSW yang berasal dari luar kawasan Asia, termasuk Eropa dan Timur Tengah.

"Beliau memang menyampaikan sejumlah kalangan, dan kami juga tahu persis betapa sebetulnya isu ini juga mendapatkan perhatian sejumlah negara, bisa dikatakan potential investor termasuk dari Tiongkok, termasuk dari negara-negara lain. Tidak hanya di Asia, tapi juga di Eropa dan Timur Tengah," ujar AHY usai acara aiotrade.app Green Initiative Conference di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, dikutip Jumat (3/10).

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan