Airlangga Bocorkan Rahasia Ekonomi Batang dan Kendal Tumbuh 8–9 Persen

admin.aiotrade 15 Des 2025 2 menit 16x dilihat
Airlangga Bocorkan Rahasia Ekonomi Batang dan Kendal Tumbuh 8–9 Persen

Peran Kawasan Ekonomi Khusus dalam Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Batang dan Kabupaten Kendal. Dua daerah ini berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang signifikan, yaitu sebesar 8 hingga 9 persen.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurut Airlangga, pengalaman dari Batang dan Kendal menunjukkan bahwa KEK bukan hanya sebagai alat pemberian insentif investasi, tetapi juga sebagai katalis untuk transformasi ekonomi daerah. Ia menjelaskan bahwa KEK yang dirancang dengan baik, didukung infrastruktur yang memadai, kemudahan berusaha, serta integrasi dengan tenaga kerja lokal, terbukti mampu menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan.

Dampak KEK pada Kabupaten Batang

Di Kabupaten Batang, keberadaan KEK Industriopolis Batang memberikan dampak positif terhadap akselerasi investasi, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Batang mencapai 6,03 persen pada 2024. Pada tahun 2025, kinerja tersebut meningkat, dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 8,52 persen secara tahunan (year on year) pada triwulan III 2025.

Pertumbuhan ini didorong oleh konsumsi rumah tangga dan investasi yang kuat. Selain itu, keberadaan KEK Batang memberikan dampak berganda terhadap perekonomian lokal. Dampaknya terlihat dari meningkatnya kesempatan kerja dan menurunnya angka kemiskinan. Persentase penduduk miskin di Kabupaten Batang turun dari 8,73 persen pada 2024 menjadi 7,79 persen pada 2025, seiring meningkatnya aktivitas ekonomi di sekitar kawasan KEK.

Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Kendal

Selain Batang, Kabupaten Kendal juga mencatat kinerja ekonomi yang kuat. Pada triwulan III 2025, perekonomian Kendal tumbuh sebesar 8,84 persen (yoy), yang merupakan pertumbuhan tertinggi di Provinsi Jawa Tengah. Pertumbuhan ini didorong oleh aktivitas industri dan investasi di kawasan industri serta KEK. Capaian ini mencerminkan penguatan ekosistem industri regional, termasuk adanya spillover effect antarwilayah di koridor Batang–Kendal–Semarang.

Strategi Pengembangan KEK di Masa Depan

Airlangga menilai bahwa pengembangan KEK mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan di daerah, khususnya di luar wilayah metropolitan. Ke depan, pemerintah akan menjadikan pengalaman Batang dan Kendal sebagai model pengembangan KEK di daerah lain.

Faktor-faktor penting yang perlu diperhatikan adalah penguatan konektivitas, kepastian regulasi, kesiapan sumber daya manusia, serta keterkaitan dengan UMKM dan ekonomi lokal agar manfaat KEK semakin luas.

“Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian akan terus mengoordinasikan kebijakan lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk memastikan KEK berfungsi optimal sebagai instrumen percepatan investasi, penciptaan lapangan kerja, dan pemerataan pembangunan ekonomi nasional,” ujar Airlangga.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan