Airlangga Laporkan ke Prabowo: Ekonomi Tumbuh 5,2%, IHSG Rekor Baru

admin.aiotrade 15 Des 2025 3 menit 13x dilihat
Airlangga Laporkan ke Prabowo: Ekonomi Tumbuh 5,2%, IHSG Rekor Baru


aiotrade, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa target pertumbuhan ekonomi 5,2% pada tahun 2025 bisa tercapai. Hal ini disampaikan oleh Airlangga saat menghadiri sidang kabinet paripurna pada Senin (15/12/2025).

Menurut Airlangga, beberapa indikator ekonomi makro menunjukkan pertumbuhan yang positif, sehingga target pemerintah agar pertumbuhan ekonomi mencapai 5,2% YoY bisa tercapai. Ia menjelaskan bahwa target tersebut insyaallah akan tercapai pada tahun ini, dan kuartal keempat juga diharapkan memiliki kenaikan di atas 5,4%.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pernyataan ini disampaikan Airlangga di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada hari yang sama. Ia memerincikan beberapa indikator perekonomian yang menjadi dasar perhitungan tersebut. Salah satunya adalah indeks harga saham gabungan (IHSG) yang berhasil mencapai rekor tertinggi.

Selain itu, surplus neraca perdagangan masih berlanjut dengan angka terakhir sebesar US$2,39 miliar. Sementara itu, surplus transaksi berjalan mencapai US$4 miliar. Cadangan devisa (cadev) juga tercatat dalam level US$150 miliar, meskipun defisit neraca finansial mencapai US$8,1 miliar.

Dari sisi permintaan, Airlangga menyoroti pertumbuhan kredit yang tetap positif, yaitu sebesar 7,36%. Uang primer juga mencatat pertumbuhan yang tinggi, yaitu 13,3%. Angka ini mencerminkan pengeluaran besar-besaran dari Menteri Keuangan yang telah memberikan dampak positif.

"Uang primer yang kemarin digelontorkan oleh pak Menkeu ini juga tumbuh tinggi sebesar 13,3%, yaitu sebesar Rp2.136 triliun. Jadi, efeknya tahun depan akan positif dan juga tahun ini dengan tadi sebagian dari K/L penggunaan anggarannya juga baik," jelasnya.

Indikator Ekonomi Makro yang Menjadi Dasar Target Pertumbuhan

Berikut beberapa indikator ekonomi makro yang menjadi dasar penilaian Airlangga:

  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG): Menunjukkan pertumbuhan positif dan berhasil mencapai rekor tertinggi.
  • Surplus Neraca Perdagangan: Masih berlanjut dengan angka terakhir sebesar US$2,39 miliar.
  • Surplus Transaksi Berjalan: Mencapai US$4 miliar.
  • Cadangan Devisa (Cadev): Masih dalam level US$150 miliar meskipun ada defisit neraca finansial sebesar US$8,1 miliar.

Pertumbuhan Kredit dan Uang Primer

Dari sisi permintaan, Airlangga menyebutkan bahwa pertumbuhan kredit tetap positif, yaitu sebesar 7,36%. Sementara itu, uang primer mencatat pertumbuhan yang tinggi, yaitu 13,3%. Angka ini mencerminkan pengeluaran besar-besaran dari Menteri Keuangan yang telah memberikan dampak positif.

"Uang primer yang kemarin digelontorkan oleh pak Menkeu ini juga tumbuh tinggi sebesar 13,3%, yaitu sebesar Rp2.136 triliun. Jadi, efeknya tahun depan akan positif dan juga tahun ini dengan tadi sebagian dari K/L penggunaan anggarannya juga baik," jelasnya.

Dampak Ekonomi pada Tahun Depan

Airlangga optimis bahwa pertumbuhan ekonomi 5,2% pada tahun 2025 akan tercapai. Ia menilai bahwa kondisi ekonomi saat ini sudah cukup stabil, dan beberapa indikator makro menunjukkan tren positif.

Selain itu, ia menekankan bahwa penggunaan anggaran oleh K/L (Kementerian/Lembaga) selama tahun ini juga cukup baik, sehingga memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan