
Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun Ini
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan keyakinannya bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini akan mencapai 5,2 persen sesuai target pemerintah. Pernyataan ini disampaikannya saat menghadiri sidang kabinet di Istana Kepresidenan pada Senin, 15 Desember 2025.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Target (pertumbuhan ekonomi) 5,2 persen tahun ini insyaallah tercapai dan kuartal keempat juga insyaallah kenaikannya di atas 5,4 persen,” ujar Airlangga dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden. Ia menegaskan bahwa kinerja ekonomi makro hingga akhir tahun ini tercatat dalam kondisi yang baik.
Airlangga menjelaskan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mencatat rekor tertinggi atau all time high (ATH) dan mengalami kenaikan sebesar 20 persen sejak Januari. Menurutnya, kenaikan ini merupakan salah satu yang tertinggi di Asia. Selain itu, neraca perdagangan dilaporkan surplus sebesar US$ 2,39 miliar.
Selanjutnya, ia menyebutkan bahwa transaksi sepanjang tahun berjalan mencatat surplus sebesar US$ 4 miliar. Adapun transaksi di sektor keuangan tercatat defisit sebesar US$ 8,1 miliar. Sementara itu, posisi cadangan devisa pada November 2025 tercatat sebesar US$ 150 miliar.
Kinerja Kredit dan Uang Primer
Airlangga juga mengklaim bahwa pertumbuhan kredit masih positif di tingkat 7,36 persen. Ia menambahkan bahwa uang primer tumbuh sebesar 13,3 persen menjadi Rp 2.136 triliun, seiring dengan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) di perbankan. “Jadi efeknya tahun depan akan positif, Pak Presiden,” ujarnya.
Perkiraan dari Ahli Ekonomi
Sementara itu, Chief Economist Citi Indonesia, Helmi Arman, memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini berada di level sekitar 5,1 persen. Ia juga memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi akan meningkat pada 2026 menjadi sekitar 5,3 persen.
“Kami melihat pertumbuhan ekonomi akan rebound dari kemungkinan sekitar 5,1 persen tahun ini menuju sekitar 5,3 persen di tahun 2026,” ujar Helmi dalam konferensi pers Pemaparan Ekonomi dan Kinerja Keuangan Citi Indonesia di Park Hyatt, Jakarta, Selasa, 18 November 2025. Ia menjelaskan bahwa proyeksi tersebut didasarkan pada dampak kebijakan counter-cyclical moneter dan fiskal yang mulai terlihat.
Proyeksi Bank Dunia
Adapun Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 sekitar 4,8 persen atau di bawah target pemerintah sebesar 5,2 persen. Meskipun demikian, berbagai indikator ekonomi seperti inflasi, kinerja pasar modal, dan posisi cadangan devisa menunjukkan adanya optimisme terhadap kinerja ekonomi Indonesia pada tahun ini.