Airlangga: Tambahan BLT Rp30 Triliun Cukup Dongkrak Ekonomi Akhir Tahun

admin.aiotrade 07 Nov 2025 2 menit 12x dilihat
Airlangga: Tambahan BLT Rp30 Triliun Cukup Dongkrak Ekonomi Akhir Tahun


Pemerintah Pastikan Tidak Ada Stimulus Tambahan di Kuartal IV-2025

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa pemerintah tidak akan menambahkan stimulus tambahan untuk memperkuat perekonomian pada kuartal IV-2025. Hal ini disampaikannya setelah menilai bahwa anggaran yang telah dialokasikan cukup untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Airlangga menyatakan bahwa bantuan langsung tunai (BLT) senilai Rp 30 triliun yang diberikan sebelumnya sudah cukup untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan meningkatkan daya beli. Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah melakukan perhitungan matang terkait dampak dari stimulus tersebut.

"Kita sudah hitung stimulus tambahan senilai Rp 30 triliun. Cukup," ujarnya kepada awak media di Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Selain BLT, pemerintah juga masih menyalurkan anggaran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 50 triliun. Program ini bertujuan untuk memberdayakan pelaku usaha kecil dan menengah di berbagai daerah.

Baru-baru ini, pemerintah meluncurkan akad massal KUR untuk 800 ribu debitur di seluruh Indonesia. Dengan adanya program ini, Airlangga berharap perekonomian bisa lebih dinamis dan tumbuh secara merata.

"Kalau semuanya berjalan, sektor ekonomi akan bergerak," katanya.

Dalam rangka mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2% pada tahun 2025, Airlangga mengungkapkan bahwa pihaknya tetap optimis dengan kondisi perekonomian saat ini.

"On track, kita optimistis kuartal IV-2025 bisa naik," tambahnya.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2025 mencapai 5,04%. Angka ini sedikit melambat dibandingkan kuartal sebelumnya yang mencapai 5,12%. Meski begitu, pemerintah tetap yakin bahwa langkah-langkah yang diambil dapat membawa pertumbuhan ekonomi kembali stabil.

Beberapa Langkah Pemerintah dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi:

  • BLT Senilai Rp 30 Triliun:
    Bantuan langsung tunai yang diberikan pemerintah diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat dan mendorong aktivitas ekonomi di berbagai sektor.

  • KUR Sebesar Rp 50 Triliun:
    Program kredit usaha rakyat digunakan untuk mendukung pelaku usaha kecil dan menengah agar dapat berkembang dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

  • Akad Massal KUR untuk 800 Ribu Debitur:
    Peluncuran akad massal KUR dilakukan untuk memastikan akses kredit yang mudah dan cepat bagi pelaku usaha di berbagai wilayah.

  • Target Pertumbuhan Ekonomi 5,2% pada 2025:
    Pemerintah memiliki target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2% untuk tahun ini. Dengan berbagai langkah yang diambil, pihaknya tetap optimis bahwa target tersebut dapat tercapai.

Dengan strategi yang telah dirancang, pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat perekonomian Indonesia dan memastikan stabilitas serta pertumbuhan yang berkelanjutan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan