
Peluncuran Posko Bantuan Hukum Aisyiyah DIY untuk Perlindungan Perempuan dan Anak
Pimpinan Wilayah Aisyiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PW Aisyiyah DIY) meluncurkan Posko Bantuan Hukum (Posbakum) sebagai bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan hukum kepada perempuan dan anak-anak. Acara peluncuran ini dilaksanakan bersama dengan Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia PWA DIY serta Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di kampus UMY Kasihan, Bantul, Yogyakarta, pada hari Sabtu (25/10/2025).
Acara ini menjadi langkah nyata dari PW Aisyiyah DIY dalam memberikan advokasi hukum yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya perempuan dan anak-anak. Dr Widyastuti, pimpinan wilayah Aisyiyah DIY, menjelaskan bahwa program ini merupakan inisiatif luar biasa yang bertujuan untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya hukum dalam kehidupan sehari-hari.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
"Karena kalau kita menginginkan sebuah masyarakat ataupun negara yang Baldatun thayyibatun dan masyarakat Qoryah Thayyibah maka dibutuhkan keluarga-keluarga yang sakinah mawadah warohmah," ujarnya. "Nah, untuk bisa mencapai itu maka dibutuhkan bantuan-bantuan hukum, kemudian juga sosialisasi edukasi kepada masyarakat tentang kesadaran bahwa hukum itu menjadi panglima dalam mereka menjalankan proses-proses kehidupan."
Widyastuti berharap dengan adanya Posbakum di semua tingkatan, baik di ranting, cabang maupun daerah, akan terbentuk komunitas yang sadar hukum. "Sebab dengan terbentuknya masyarakat sadar hukum ini advokasi bisa dilaksanakan," tambahnya.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah Dr apt. Salmah Orbayinah menyambut gembira peluncuran Posbakum dan Masyarakat Sadar Hukum (Masydarkum) di seluruh Pimpinan Daerah Aisyiyah kabupaten/kota se DIY. Menurutnya, ini adalah wujud nyata dari isu strategis muktamar Muhammadiyah di Surakarta yang bertujuan mencapai keadilan dalam berbagai aspek, termasuk ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan tentunya hukum.
"Aisyiyah sudah lama konsisten dalam penanganan isu-isu kekerasan terhadap perempuan, anak-anak, dan kaum rentan. Ini adalah salah satu wujud bantuan nyata Aisyiyah dalam kontribusi layanan hukum bagi masyarakat yang kurang mampu dengan mendirikan Posbakum. Posbakum ini gratis dalam memberikan layanan hukum bagi masyarakat yang kurang mampu," jelas Salmah.
Salmah berharap Posbakum dapat benar-benar memberikan bantuan hukum, informasi hukum, atau dalam hal penulisan dokumentasi hukum yang sangat dibutuhkan masyarakat. "Dan tentunya dengan Posbakum yang diluncurkan ini akan meningkatkan akses keadilan bagi masyarakat terutama untuk perempuan, anak dan kaum rentan. Kami juga merasa prihatin dengan adanya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak serta maraknya kasus bullying. Kami berharap Posbakum dapat memberikan bantuan hukum, advokasi kepada masyarakat khususnya yang tidak mampu," tambahnya.
Peluncuran Posbakum Aisyiyah se-DIY ditandai dengan penyerahan papan nama Posbakum Kabupaten/Kota se-DIY. Terdapat 5 papan nama yang diserahkan kepada pimpinan Posbakum di masing-masing Pimpinan Daerah Aisyiyah di Kabupaten/Kota se-DIY.
Setelah acara peluncuran, dilanjutkan dengan seminar yang membahas penguatan Posbakum Aisyiyah dan urgensi pembentukan Masydarkum Aisyiyah. Seminar ini juga membahas strategi sukses meraih akreditasi Posbakum Aisyiyah.
Sebagai narasumber seminar antara lain: * Ketum PP Aisyiyah Dr. apt. Salmah Orbayinah, M.Kes * Ketua PWA Aisyiyah DIY Dr. Widyastuti, S.Ag., M.M * Ketua MMH PPA Henny Wijayanti SH, MH * Ketua MHH PWA DIY Dr Isti'anah ZA. Sh. M.Hum * BPHN Kemenkum RI Masan Nurpian S.H., M.H., CPM * Henny Indrawati S.H., M.H.