Ajaib! Bayi Garut Selamat Meski Tulang Retak Akibat Penganiayaan

admin.aiotrade 12 Nov 2025 2 menit 16x dilihat
Ajaib! Bayi Garut Selamat Meski Tulang Retak Akibat Penganiayaan
Ajaib! Bayi Garut Selamat Meski Tulang Retak Akibat Penganiayaan

Kisah Pilu Balita yang Terluka Parah dan Viral di Media Sosial


Balita berusia 2 tahun, SA, menjadi sorotan setelah video kondisinya yang penuh luka viral di media sosial. Kondisi SA menimbulkan kekejaman dan kepedihan bagi masyarakat, terutama keluarga yang merawatnya.

SA dilarikan ke rumah sakit dengan luka serius: wajah lebam, serta retak tulang di tangan dan kaki. Diduga kuat, luka-luka tersebut merupakan hasil dari penganiayaan. Pihak keluarga menyebut bahwa tim dokter yang menangani SA sampai menyatakan bahwa balita tersebut mendapatkan "keajaiban" karena masih bisa bertahan hidup dengan kondisi yang sangat memprihatinkan tersebut.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Terungkap dari Video

Kondisi SA mulai terungkap setelah video yang memperlihatkan luka serius di wajah dan tangan balita itu beredar luas di grup WhatsApp. Video tersebut memicu respons cepat dari pemerintah setempat dan pihak kepolisian, yang segera mengevakuasi SA ke rumah sakit untuk pemeriksaan mendalam.

Hasil pemeriksaan medis membenarkan adanya dugaan kekerasan fisik serius. Kakek korban, Piat Haris, mengungkapkan bahwa dokter menemukan adanya retak tulang pada tangan dan kaki SA. Selain itu ada pembengkakan di wajah dan lebam di bagian mata.

Bertahan Hidup di Tengah Luka Parah

Keterangan Piat Haris menjadi inti cerita ini. Ia menuturkan, kondisi cucunya yang sangat memprihatinkan membuat tim medis terkejut. "Bahkan ungkapnya, dokter sempat menyampaikan bahwa anak tersebut mendapatkan keajaiban masih bisa bertahan hidup dengan kondisi memprihatikan seperti itu," ujar Piat Haris, Selasa (12/11/2025).

Piat menekankan bahwa kondisi korban, yang mengalami pembengkakan parah di wajah serta retak pada tangan dan kaki, jelas menunjukkan adanya dugaan kekerasan fisik yang serius. "Tapi kan tak mungkin anak wajahnya bengkak, tangan retak kaki retak kalo bukan penganiayaan," ungkapnya.

Tuntutan Keadilan Keluarga

Saat ini, pihak keluarga telah melaporkan kasus ini langsung ke polisi, berharap cucunya segera mendapatkan keadilan. Piat Haris menegaskan bahwa siapa pun pelakunya harus bertanggung jawab secara hukum. "Jangan sampai terulang lagi. Harus dihukum seberat-beratnya, setimpal dengan perbuatannya," ucapnya.

Dia menuntut hukuman maksimal bagi pelaku, bahkan jika pelaku berasal dari pihak keluarga sendiri.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan