Akhir Kekacauan Amerika Setelah 40 Hari Negeri Lumpuh

admin.aiotrade 10 Nov 2025 3 menit 14x dilihat
Akhir Kekacauan Amerika Setelah 40 Hari Negeri Lumpuh

WASHINGTON DC, aiotrade–
Setelah lebih dari 40 hari berlangsungnya penutupan pemerintahan (shutdown), para senator Amerika Serikat (AS) akhirnya mencapai kesepakatan bipartisan untuk melanjutkan pendanaan federal. Kesepakatan sementara tersebut disepakati pada Minggu (9/11/2025) dan akan mendanai pemerintah hingga Januari mendatang.

Kebuntuan yang terjadi selama ini dipicu oleh perbedaan pandangan mengenai subsidi perawatan kesehatan, tunjangan pangan, serta pemecatan pegawai federal oleh Presiden AS Donald Trump. Menanggapi kabar itu, Trump mengatakan kepada wartawan setibanya di Gedung Putih usai akhir pekan di Mar-a-Lago, Florida.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Sepertinya kita semakin dekat dengan berakhirnya penutupan,” ujarnya.

Rancangan undang-undang (RUU) hasil kesepakatan tersebut dijadwalkan menjalani pemungutan suara prosedural di Senat pada Minggu malam. Setelah itu, RUU harus disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang dikuasai Partai Republik sebelum dikirim ke Trump untuk ditandatangani.

Menurut sejumlah anggota parlemen, RUU ini akan memulihkan pendanaan untuk program kupon makanan Supplemental Nutrition Assistance Program (SNAP), yang membantu lebih dari 42 juta warga berpenghasilan rendah di AS memenuhi kebutuhan pokok. Selain itu, RUU juga akan membatalkan pemecatan ribuan pegawai federal yang dilakukan Trump selama sebulan terakhir, serta memastikan adanya pemungutan suara untuk memperpanjang subsidi perawatan kesehatan yang akan berakhir pada akhir tahun.

“Kesepakatan ini menjamin pemungutan suara untuk memperpanjang kredit pajak premi Undang-Undang Perawatan Terjangkau, yang tidak ingin dilakukan oleh Partai Republik,” kata Senator Demokrat Tim Kaine dalam pernyataannya.

RUU yang disebut continuing resolution (CR) ini akan menjaga tingkat pendanaan pemerintah seperti sebelumnya. Langkah tersebut melindungi pegawai federal dari pemecatan sewenang-wenang, mempekerjakan kembali mereka yang diberhentikan secara tidak sah, serta memastikan pembayaran gaji tertunggak sesuai ketentuan hukum.

Namun, tidak semua pihak menyambut baik kesepakatan ini. Beberapa senator dari Partai Demokrat menolak rancangan tersebut, termasuk pemimpin fraksi Demokrat di Senat, Chuck Schumer.

“Saya tidak bisa dengan itikad baik mendukung CR ini yang gagal mengatasi krisis perawatan kesehatan. Perjuangan ini akan dan harus terus berlanjut,” ujar Schumer dalam pidatonya di Senat AS.

Poin-Poin Penting dalam Kesepakatan

  • Pemulihan Pendanaan untuk SNAP
    Program bantuan makanan ini akan kembali berjalan normal setelah penutupan pemerintahan. Dengan demikian, lebih dari 42 juta warga berpenghasilan rendah dapat tetap memenuhi kebutuhan pokok mereka tanpa terganggu.

  • Pemecatan Pegawai Federal
    Kesepakatan ini akan membatalkan pemecatan ribuan pegawai federal yang dilakukan oleh pemerintahan Trump. Hal ini akan memastikan bahwa para pegawai yang dipecat secara tidak sah dapat kembali bekerja.

  • Perpanjangan Subsidi Perawatan Kesehatan
    RUU ini akan memastikan adanya pemungutan suara untuk memperpanjang subsidi perawatan kesehatan yang akan berakhir pada akhir tahun. Ini menjadi penting karena banyak warga bergantung pada layanan kesehatan yang didanai pemerintah.

  • Pemungutan Suara untuk Kredit Pajak Premi
    Senator Demokrat Tim Kaine menekankan bahwa kesepakatan ini akan memberikan kesempatan bagi pemungutan suara untuk memperpanjang kredit pajak premi Undang-Undang Perawatan Terjangkau, yang sebelumnya tidak ingin dilakukan oleh Partai Republik.

Tantangan dan Penolakan

Meski kesepakatan ini dianggap sebagai langkah positif untuk mengakhiri penutupan pemerintahan, beberapa pihak masih merasa belum puas. Misalnya, Chuck Schumer, pemimpin fraksi Demokrat di Senat, menyampaikan penolakan terhadap RUU tersebut. Ia menilai bahwa kesepakatan ini tidak cukup untuk mengatasi krisis perawatan kesehatan yang sedang dialami masyarakat.

Schumer menegaskan bahwa perjuangan untuk menyelesaikan masalah kesehatan nasional akan terus berlanjut. Ia menekankan pentingnya solusi jangka panjang yang lebih komprehensif, bukan hanya solusi sementara seperti CR ini.

Kesimpulan

Kesepakatan antara senator AS ini merupakan langkah penting untuk mengakhiri penutupan pemerintahan yang telah berlangsung selama lebih dari 40 hari. Meskipun ada penolakan dari sebagian pihak, kesepakatan ini diharapkan dapat memberikan stabilitas bagi sistem pemerintahan dan masyarakat luas. Namun, tantangan terbesar tetap ada, terutama dalam hal perawatan kesehatan dan perlindungan hak-hak pegawai federal.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan