Pengungkapan Sifat Asli Melda Safitri yang Akhirnya Menyebabkan Perceraian
Setelah kisahnya menjadi viral, akhirnya terungkap sifat asli dari Melda Safitri yang membuat suaminya menceraikannya. Melda Safitri adalah pemilik akun Facebook Safitri Alshop Aceh yang viral setelah membagikan kisah rumah tangganya.
Wanita berusia 33 tahun asal Aceh ini mengaku diceraikan oleh suaminya, JS, menjelang pelantikan PPPK. PPPK adalah singkatan dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. PPPK merupakan bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang status kepegawaiannya berbeda dengan PNS karena diangkat berdasarkan kontrak.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Sebelum diceraikan, Melda sempat membelikan baju Korpri untuk suaminya. Baju Korpri adalah seragam dinas yang digunakan oleh anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), yang meliputi Pegawai Negeri Sipil (PNS), Aparatur Sipil Negara (ASN), dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Seragam ini berfungsi sebagai simbol profesionalisme, kedisiplinan, dan identitas ASN, serta wajib dikenakan pada acara-acara resmi tertentu seperti setiap tanggal 17, upacara hari besar nasional, dan rapat resmi Korpri.
Baju Korpri tersebut dibelikannya dari hasil jualan cabai dan sayur. Namun, Melda justru dibuang suaminya setelah dilantik menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK.
Sifat Asli Melda Safitri
Kini terungkap sifat asli Melda Safitri hingga diceraikan suami jelang pelantikan PPPK pada Agustus 2025, kembali mencuat. Setelah santer menjadi sorotan, Melda akhirnya membeberkan alasan perpisahan yang disuarakan suaminya dan mengungkapkan kehancuran mental yang ia rasakan.
Keputusan JS menceraikan Melda hanya berselang dua hari menjelang suaminya menerima Surat Keputusan (SK) sebagai PPPK Satpol PP Aceh Singkil. Sebuah momentum yang seharusnya menjadi puncak kebahagiaan setelah menemani suami merintis karier dari nol, justru berakhir dengan perpisahan.
Dalam perbincangannya di kanal YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, Melda Safitri tak mengelak saat suaminya menuding sifatnya sebagai pemicu perceraian. "Saya tanya ke dia 'apa alasan kamu ceraikan saya', dia bilang saya keras kepala, tidak bisa diatur," ungkap Melda menirukan perkataan suaminya.
Meski mengakui kekurangan, kekecewaan Melda memuncak karena perpisahan itu terjadi di ambang kesuksesan suami. "Mungkin saya memang istri yang kurang sempurna, saya banyak salah. Cuma saya kecewanya setelah saya temani dari nol tapi pas dia sudah sukses dia tinggalin," ujarnya.
Tak hanya soal tabiat, Melda juga menyoroti bayang-bayang faktor ekonomi yang selama ini mencekik rumah tangganya. Tekanan finansial tersebut bahkan membuatnya sulit merawat diri. "Mungkin dari penampilan saya yang kurang menyenangkan lagi, kurang mengurus diri, karena jujur siapa sih perempuan yang tidak mau cantik? Tapi kan faktor ekonomi juga. Nanti kalau saya usahakan untuk membeli bedak, nanti bagaimana dengan kebutuhan kami," imbuhnya.

Impian Hancur Dua Hari Jelang Pelantikan
Tanggal 15 Agustus 2025 menjadi titik nadir bagi Melda, saat suaminya melontarkan kata cerai. "Perceraian yang ia (JS) lontarkan kepada saya pada 15 Agustus itu sangat menyakitkan bagi saya, impian yang sudah saya harapkan dengan anak-anak kandas," kenangnya sambil menahan tangis.
Padahal, Melda sudah membayangkan momen indah saat pelantikan suaminya pada 17 Agustus 2025. "Saya membayangkan nanti pas di hari pelantikannya saya datang terus foto bareng seperti keluarga lain," ujarnya lirih.
Ironisnya, atribut Korpri yang akan dikenakan suami saat pelantikan justru ia belikan dari hasil jualan. Namun, semua pengorbanan itu terasa sia-sia. JS kekeh ingin bercerai dan kini sudah membuat surat pernyataan resmi.
Mental Hancur, Kini "Mati Rasa"
Setelah diceraikan dan ditinggalkan, Melda mengaku mentalnya hancur. "Mental hancur, kalau fisik dia tidak pernah kasar tapi kalau batin sudah cukup," terang Melda.
Namun, di balik kehancuran batin tersebut, Melda kini mencoba bangkit dan menunjukkan ketegarannya. Ia mengungkapkan bahwa perasaannya terhadap sang suami telah hilang sepenuhnya. "Jujur kalo sekarang hati saya ke dia sudah kosong (mati rasa), tapi saya lebih fokus untuk saya," tegasnya.
Melda Safitri kini kembali ke rumah orang tuanya di Meukek, Aceh Selatan, bersama kedua anaknya. Hingga Oktober 2025, ia bertahan menghidupi keluarga kecilnya dari hasil jualan gorengan dan minuman seribuan di depan rumahnya, membuktikan bahwa ia mampu berdiri di atas kaki sendiri meski impian pernikahannya telah pupus.