Pembakaran Mobil di Sinjai, Anggota DPRD Terlibat
Sebuah peristiwa yang menghebohkan warga Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, terjadi akhir-akhir ini. Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) nekat membakar mobil milik Ketua Organisasi Kader Kepemudaan (OKK) Partai Demokrat setempat, Iskandar. Peristiwa ini menimbulkan banyak pertanyaan dan kekhawatiran terkait konflik yang terjadi antara individu dan partai politik.
Lokasi dan Latar Belakang
Sinjai adalah sebuah kabupaten yang terletak di bagian timur jazirah Sulawesi Selatan. Ibukota kabupaten ini juga bernama Sinjai. Wilayah ini dikenal sebagai daerah penghasil tembakau serta memiliki berbagai objek wisata alam seperti Hutan Mangrove Tongke-tongke dan Pulau Larea-rea. Sinjai berbatasan dengan Kabupaten Bone di utara, Teluk Bone di timur, Kabupaten Bulukumba di selatan, dan Kabupaten Gowa di barat.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Di tengah kota ini, mobil milik Iskandar, yang merupakan Ketua OKK Partai Demokrat Sinjai, dibakar oleh seseorang bernama Kamrianto. Kamrianto adalah seorang anggota DPRD dari Partai Amanat Nasional (PAN). Sebagai anggota dewan, ia bertugas mewakili kepentingan masyarakat dengan menyuarakan aspirasi, membentuk peraturan daerah (Perda), menyusun anggaran daerah, dan mengawasi jalannya pemerintahan daerah.

Motif Pembakaran
Menurut informasi dari Kasi Humas Polres Sinjai, Ipda Agus Santoso, motif pembakaran mobil tersebut disebabkan oleh rasa sakit hati yang dialami oleh Kamrianto. Ia merasa korban, yaitu Iskandar, menyembunyikan keberadaan lelaki bernama Sahar (33).
Sahar merupakan kerabat dekat Kamrianto. Ia sebelumnya dilaporkan ke polisi karena diduga berselingkuh dengan istri Kamrianto, DA (28). Kamrianto menuduh bahwa Iskandar bersekongkol dengan Sahar dengan menyembunyikan keberadaannya.
Laporan tersebut tercatat dalam tanda bukti lapor nomor: TBL/254/X/2025 RES SINJAI. Sahar dan DA telah diperiksa oleh Unit PPA Polres Sinjai. Keduanya membantah tudingan perselingkuhan. Mereka menyatakan bahwa pertemuan mereka hanya membahas kerja sama bisnis program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Persoalan pribadi itu memicu amarah Kamrianto hingga berujung pada dugaan pembakaran mobil Iskandar. Saat ini, proses penyidikan sedang berjalan. Polisi masih melengkapi berkas untuk tahap pelimpahan ke kejaksaan.
Peristiwa Pembakaran
Peristiwa pembakaran terjadi pada 23 Oktober 2025 sekitar pukul 03.45 Wita di kawasan Lappa Mas 3, Kecamatan Sinjai Utara. Setelah mengumpulkan bukti dan keterangan saksi, polisi menangkap dua tersangka, yakni Kamrianto dan Supriadi (35).
Selain kasus pembakaran, hasil tes urine menunjukkan bahwa Kamrianto positif mengonsumsi narkoba. Hal ini menambah kompleksitas kasus yang sedang ditangani oleh aparat hukum setempat.
Penutup
Peristiwa ini menjadi peringatan akan pentingnya menjaga hubungan baik antar individu, terutama dalam konteks partai politik dan masyarakat. Dengan adanya konflik yang berujung pada tindakan kriminal, masyarakat diharapkan lebih waspada dan menjunjung nilai-nilai perdamaian serta keadilan.