Akses Pendidikan Anak Disabilitas Terbatas, Cak Imin Minta Tambah Sekolah Inklusi

admin.aiotrade 07 Nov 2025 2 menit 31x dilihat
Akses Pendidikan Anak Disabilitas Terbatas, Cak Imin Minta Tambah Sekolah Inklusi


aiotrade
– Masih banyak anak-anak dengan disabilitas di Indonesia yang belum bisa menikmati akses pendidikan yang layak. Hal ini menjadi perhatian serius Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau dikenal sebagai Cak Imin. Ia menyampaikan hal tersebut setelah menerima laporan dari para orang tua difabel saat berkunjung ke Rumah Inklusif di Kebumen, Jawa Tengah.

Cak Imin menegaskan bahwa pihaknya akan meminta Kementerian Sosial untuk meningkatkan jumlah sekolah inklusi. Tujuannya adalah agar hak pendidikan bagi anak-anak penyandang disabilitas dapat terpenuhi secara merata. Menurutnya, keterbatasan jumlah sekolah inklusi menjadi salah satu faktor utama mengapa banyak anak difabel tertinggal dalam dunia pendidikan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Ia menilai bahwa anggaran yang dialokasikan kepada Kementerian Sosial perlu ditingkatkan. Dengan peningkatan anggaran tersebut, pemerintah dapat mendesain ulang dan menambah jumlah sekolah inklusif sesuai kebutuhan di berbagai daerah.

"Saya meminta kepada Kementerian Sosial untuk mendesain ulang kebutuhan jumlahnya sesuai kebutuhan. Jumlah sekolah inklusif itu harus betul-betul memadai," ujarnya kepada wartawan, Jumat (7/11).

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan segera memberikan arahan langsung kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk membuat desain pendidikan yang lebih inklusif bagi saudara-saudara kita yang memiliki disabilitas.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menekankan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap hak-hak anak difabel. Ia menyebut bahwa kesadaran masyarakat mulai tumbuh, terutama di Jakarta yang kini semakin banyak memiliki sekolah ramah difabel.

"Itu artinya kesadaran mulai meningkat. Saya berharap bukan hanya di Jakarta, tapi juga di semua tempat," katanya.

Cak Imin menambahkan bahwa ruang aman dan setara bagi anak-anak difabel harus diwujudkan, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat. Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi bullying, penindasan, atau kekerasan terhadap mereka.

"Mari kita ciptakan ruang aman, nyaman, dan merdeka bagi anak-anak kita yang difabel," tegasnya.

Selain itu, ia menilai pemerintah perlu memperkuat infrastruktur dan fasilitas penunjang bagi penyandang disabilitas. Ini mencakup bahan ajar dan alat bantu pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan. Ia menekankan pentingnya pembekalan keterampilan dan pelatihan vokasi agar anak-anak difabel memiliki daya saing di dunia kerja.

"Yang utama adalah menyiapkan sarana dan fasilitas sosial serta pendidikan yang memadai. Bahan ajar, alat ajar, dan kompetensi vokasi harus diperbanyak supaya anak-anak difabel bisa berdaya," pungkasnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan