Aksi Peduli Bumi, Komunitas SOUL Jabodetabek Tanam Mangrove di PIK

admin.aiotrade 17 Nov 2025 3 menit 13x dilihat
Aksi Peduli Bumi, Komunitas SOUL Jabodetabek Tanam Mangrove di PIK


Puluhan warga dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) melakukan aksi pelestarian lingkungan dengan menanam mangrove di Taman Wisata Alam (TWA) Muara Angke, Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta. Kegiatan ini dilakukan oleh relawan yang tergabung dalam komunitas SOUL, yang berada di bawah naungan Yayasan Cahaya Cinta Kasih (YCCK). Pada Sabtu (15/11), mereka berhasil menanam 100 pohon mangrove dengan harapan dapat berkontribusi pada pemulihan ekosistem pesisir Jakarta.

Kawasan mangrove Muara Angke merupakan benteng ekologis penting yang melindungi Jakarta dari abrasi dan intrusi air laut. Selain itu, kawasan ini juga menjadi habitat bagi banyak spesies burung dan biota pesisir. Penanaman mangrove menjadi langkah penting untuk memulihkan fungsi ekologisnya dan menjaga keberlanjutan lingkungan sekitar.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Perwakilan pengelola TWA Mangrove, Ratih Maduretno, menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. "Seratus pohon ‘sahabat mangrove’ ini akan memberikan kehidupan baru bagi generasi berikutnya, bagi hewan-hewan di kawasan ini, bagi anak cucu kita di masa yang akan datang dan bagi kita semua," ujar Ratih dalam pernyataannya.

YCCK yang didirikan oleh Guru Meditasi Bunda Arsaningsih menilai bahwa kegiatan penanaman mangrove di PIK ini bukan hanya sekadar kegiatan lingkungan. "Ini adalah perjalanan spiritual, mengajak manusia kembali menyentuh bumi dengan kesadaran, rasa syukur, dan cinta," kata Koordinator SOUL di Jabodetabek, Eva Yuliana.

Deret Manfaat Mangrove

Berdasarkan data Kementerian Kehutanan, Indonesia memiliki 3,44 juta hektare hutan mangrove yang mewakili 23 persen dari total mangrove global. Dengan luas tersebut, Indonesia memiliki tanggung jawab ekologis sekaligus potensi besar untuk menjadikan restorasi ekosistem sebagai garda terdepan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Mangrove memiliki fungsi penting seperti sebagai filter air alami yang efektif. Dua hingga lima hektare mangrove mampu menyaring polutan yang dihasilkan oleh satu hektare tambak ikan. Selain itu, mangrove juga berperan krusial dalam mitigasi iklim karena kemampuannya menyimpan karbon tiga hingga lima kali lipat lebih banyak dibandingkan hutan tropis daratan.

Mangrove pun memberikan perlindungan pesisir yang terbukti lima kali lebih hemat biaya dibandingkan pembangunan infrastruktur keras seperti beton. Hal ini membuat mangrove menjadi solusi yang sangat efektif dalam menjaga kestabilan ekosistem pesisir.

Selain itu, ekosistem ini menyediakan habitat bagi lebih dari 3.000 spesies ikan, menjadi sumber pangan dan pendapatan bagi jutaan komunitas pesisir. Dengan begitu, penanaman mangrove tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar.

Pentingnya Partisipasi Masyarakat

Partisipasi masyarakat dalam kegiatan penanaman mangrove seperti ini sangat penting untuk memastikan kelangsungan hidup ekosistem pesisir. Dengan melibatkan komunitas lokal dan organisasi nirlaba seperti YCCK, upaya pelestarian lingkungan bisa menjadi lebih berkelanjutan dan berdampak luas.

Keberhasilan penanaman 100 pohon mangrove di PIK menunjukkan bahwa setiap individu dapat berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Dengan kesadaran dan partisipasi aktif, kegiatan seperti ini bisa menjadi contoh nyata tentang bagaimana masyarakat dapat bekerja sama untuk menjaga alam dan kehidupan bersama.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan